Hobi Adalah Cita-Cita yang Tertunda

Hobi Adalah Cita-Cita yang Tertunda Banyak dari kita yang suka bingung ketika ditanya soal hobi. Karena saking banyaknya, sampai tidak ...

Hobi Adalah Cita-Cita yang Tertunda
Hobi Adalah Cita-Cita yang Tertunda
Banyak dari kita yang suka bingung ketika ditanya soal hobi. Karena saking banyaknya, sampai tidak bisa menentukan mana yang kegemaran, mana yang pelarian untuk mengisi waktu luang, mana dilakukan dengan passion. Nah, karena udah mulai pusing, mari kita cari arti dari kata hobi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, hobi berarti kegemaran, kesenangan istimewa pada waktu senggang dan bukan merupakan pekerjaan utama. Sedangkan menurut wikipedia, hobi adalah kegiatan rekreasi yang dilakukan pada waktu luang untuk menenangkan pikiran seseorang.

Bagi saya pribadi, hobi adalah cita-cita yang tertunda. Sebagai manusia yang sedari kecil punya banyak harapan, ingin ini ingin itu banyak sekali. Maka mustahil segalanya akan berjalan sempurna, karena hidup adalah tentang memilih. Jadi ketika saya memutuskan untuk kuliah di bidang farmasi, tentunya ada keinginan-keinginan lain dalam diri saya yang harus dikompromikan. Berikut adalah daftar cita-cita tertunda, yang kini menjadi hobi saya :

DEKORASI RUMAH
Hobi ini berawal dari cita-cita saya di masa kecil, yaitu ingin menjadi seorang Desainer Interior. Yah, pokoknya suka hias-hias dan nata rumah gitu, lah. Namun ketika lulus SMA sepertinya profesi Desainer Interior masih kurang familiar di lingkungan kami, jadilah banyak pertanyaan yang muncul dari orang tua, seperti "Kalau udah lulus jadi pinter ngapain?" "Kerjanya di perusahaan apa?" dan sebagainya. Maklum saja, dulu industri kreatif belum berkembang pesat seperti sekarang. Profesi yang berhubungan dengan kreatifitas dan seni pun dipandang sebelah mata.

Setelah menikah dan tinggal di rumah sendiri, akhirnya saya jadi semacam punya tempat menuangkan ide-ide yang tertahan sejak dulu. Maka 'nguprek' rumah pun jadi salah satu aktifitas favorit saya dan anak-anak di rumah, mulai dari suka ganti cat tembok, membuat berbagai hiasan dinding, bereksperimen dengan wallpaper, hingga gonta ganti dekorasi taman. Satu lagi, satu-satunya game di gawai saya juga mainan home design! Anak-anak pun suka banget pinjam hp cuma buat main nata ruangan, hahaha

REMAKE PAKAIAN
Selayaknya para wanita yang menyukai dunia fashion, saya pun suka bereksplorasi dengan pakaian. Salah satu hobi saya adalah meremake pakaian lama. Beberapa pakaian ibu saya yang sudah lama maupun sudah tidak muat, akan saya bawa ke penjahit untuk diremake. Biasanya dengan mengubah model pakaian asli serta menambahkan beberapa aksesoris yang memungkinkan. Atasan lengan panjang, bisa saya ubah jadi minidress casual untuk di rumah, kemeja dirubah cuttingnya agar terlihat lebih kekinian, dan masih banyak ide-ide liar di kepala saya. Remake pakaian bisa menjadi kepuasan tersendiri ketika bisa mengubah barang lama yang modelnya sudah out of date tapi masih bagus dan enak dipakai, menjadi sesuatu yang lebih modern.

MENULIS dan MEMBACA
Dua kata kerja di atas sepertinya tidak mungkin dipisahkan, karena tak ada penulis yang tak suka membaca. Mustahil banget ini! Jaman saya Sekolah Dasar dulu, hampir semua murid perempuan memiliki buku diary. Lucunya di masa itu, buku diary diedarkan ke setiap teman di sekolah untuk diisi biodata hingga pesan kesan mereka terhadap si pemilik buku. Diary macam apa itu? Hahaha.. Era seperti ini masih berlanjut hingga SMP, dan barulah di masa SMA buku diary dipergunakan sebagaimana mestinya, yaitu sebagai catatan harian. Selain curhatan nggak penting, diary saya berisi catatan jadwal ulangan, nilai hasil ulangan, catatan siapa saja yang meminjam buku saya, buku apa saja yang saya pinjam dari teman, hingga catatan kebutuhan sehari-hari. Maklum, anak pondok! Hehehe...

Seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi, kini diary saya sudah berpindah ke diary elektronik, alias blog. Sebagai konsekuensi karena kini tulisan saya dibaca oleh banyak orang, maka saya harus belajar bijak dalam menulis serta menentukan tema, yang sebisa mungkin mendatangkan manfaat bagi pembacanya. Setelah mengetahui serunya menulis, putera sulung kami pun meminta untuk dibuatkan blognya sendiri di www.azkakucil.blogspot.com meski ngisinya masih jarang pake banget! Wkwkwk

Itulah cita-cita tertunda saya, sebagai jawaban atas challenge dari Mba Arina, blogger yang sering banget menang kompetisi. Udah segrup di beberapa komunitas, tapi baru sekali ketemu, hehe.. dan Mba Ika Puspita yang tulisan-tulisan khasnya bisa dibaca di www.bundafinaufara.com di #ArisanBlogGandjelRel kali ini. Semoga bermanfaat,

Salam Hangat,

Related

Omong Kosong 7455552275560011644

Post a Comment

  1. Wah mbak nurul keren ih..kapan-kapan bisa nih sharing ilmu menata rumahnya :D

    ReplyDelete

Hai, saya Nurul.
Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar pada artikel ini. Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Salam hangat.

emo-but-icon

item