Hindari Kematian Mendadak Setelah Olahraga, Ilmu Bermutu dari Temu Blogger Kesehatan

Hindari Kematian Mendadak Setelah Olahraga, Ilmu Bermutu dari Temu Blogger Kesehatan Kematian seseorang secara mendadak setelah olahrag...

Hindari Kematian Mendadak Setelah Olahraga, Ilmu Bermutu dari Temu Blogger Kesehatan
Hindari Kematian Mendadak Setelah Olahraga,
Ilmu Bermutu dari Temu Blogger Kesehatan
Kematian seseorang secara mendadak setelah olahraga bukanlah hal yang baru, mendiang aktor senior Adjie Massaid adalah salah satunya. Bahkan di lingkungan sekitar saya pun, beberapa kali pernah terjadi hal serupa. Salah satunya seorang bapak berusia 60 tahun meninggal setelah bermain bulutangkis, yang notabene merupakan olahraga favoritnya. Banyak spekulasi muncul di masyarakat, mulai dari telah uzurnya usia sang bapak, faktor stress, terlalu letih berolahraga, yang kesemuanya hanyalah anggapan pribadi tanpa bisa ditelisik kebenarannya.

Bersyukur saya berkesempatan mengikuti kegiatan Temu Blogger Kesehatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang. Acara yang baru pertama kali diagendakan oleh DKK Semarang ini merupakan salah satu wujud komitmen Dinas Kesehatan untuk melakukan promosi-promosi kesehatan yang diharapkan dapat menjangkau msyarakat yang lebih luas melalui dunia maya. Secara tidak langsung, para blogger kesehatan diberi amanat menjadi agen kesehatan dengan semboyan Be a Healthy Hero.

Penyebab Kematian Mendadak Setelah Olahraga, Ilmu Bermutu dari Temu Blogger Kesehatan
Acara Temu Blogger Kesehatan DKK Semarang, 27 - 28 November 2017
Sumber gambar : Tim Blogger Kesehatan
Meski berprofesi sebagai seorang apoteker, namun ilmu untuk mengetahui tingkat kebugaran jantung dan paru adalah hal baru bagi saya. Dan saya pun yakin masih banyak orang-orang pecinta olahraga di luar sana yang belum mengetahui pentingnya melakukan Tes Kebugaran Jantung - Paru sebelum memutuskan untuk melakukan olahraga tertentu. Salah satunya adalah dengan melakukan Tes Rockport secara mandiri.


Tes kebugaran dengan metode rockport merupakan salah satu metode untuk menilai kesanggupan kardiovaskuler saat beraktifitas fisik dengan mengestimasi kapasitas aerobik (sumber : Pusat Kesehatan Haji). Singkatnya, dengan melakukan tes rockport, bisa diketahui kategori tingkat kebugaran jantung dan paru kita, yang pada akhirnya menentukan jenis latihan fisik / olahraga jenis apa saja yang aman untuk dilakukan. Dengan tes ini diharapkan olahraga yang kita lakukan sudah mengikuti empat prinsip, yaitu baik, benar, teratur dan terukur. Sehingga dapat meminimalisir terjadinya kasus Kematian Mendadak Setelah Olahraga.

Penyebab Kematian Mendadak Setelah Olahraga, Ilmu Bermutu dari Temu Blogger Kesehatan
Para Blogger Kesehatan Melakukan Pemanasan Sebelum Melakukan Tes Rockport
Sumber gambar : Tim Blogger Kesehatan

Persiapan Tes Rockport :
  • Lintasan datar sepanjang 1,6 km
  • Alat pencatat waktu
  • Sepatu olahraga yang nyaman
Cara Pelaksanaan Tes Rockport :
  1. Tes diawali dengan melakukan pemanasan dan peregangan seluruh tubuh, terutama otot tungkai dan dilanjutkan dengan jalan kaki kecil selama 10 - 15 menit.
  2. Melintasi jalur dengan jalan cepat, jogging atau berlari dengan kecepatan konstan. Karena kita tidak sedang berlomba, lakukanlah sesuai dengan kesanggupan masing-masing. Namun pastikan usaha yang kita lakukan sudah maksimal.
  3. Catat waktu tempuh setelah melintasi 1,6 km.
  4. Gunakan tabel 1 (Hubungan Waktu Tempuh - VO2 max) untuk mengetahui nilai volume oksigen maksimal. 
  5. Gunakan tabel 2 untuk mengetahui Kategori Tingkat Kebugaran Jantung - Paru kita.
Penyebab Kematian Mendadak Setelah Olahraga, Ilmu Bermutu dari Temu Blogger Kesehatan
Lingkari berapa waktu tempuh anda untuk mengetahui nilai VO2 max
Sumber gambar : www.kesehatanhaji.com

Penyebab Kematian Mendadak Setelah Olahraga, Ilmu Bermutu dari Temu Blogger Kesehatan
Lihat Kategori Tingkat Kebugaran Kita
Sumber gambar : www.kesehatanhaji.com

Setelah diketahui tingkat kebugaran kita, maka sesuaikan dengan program latihan fisik berikut :

A. Tingkat Kebugaran Kurang :
  • Frekuensi latihan fisik cukup 2x seminggu
  • Lama latihan fisik 20 - 30 menit, diluar waktu pemanasan dan pendinginan
  • Jenis latihan fisik : jalan santai, jalan cepat, jogging, bersepeda
B. Tingkat Kebugaran Cukup

  • Frekuensi latihan fisik 3x seminggu
  • Lama latihan fisik 30 - 40 menit, diluar waktu pemanasan dan pendinginan
  • Jenis latihan fisik : jalan santai, jalan cepat, jogging, bersepeda, senam, renang, step aerobik, disko robotik, dan yang sejenis
C. Tingkat Kebugaran Baik
  • Frekuensi latihan fisik 4-5x seminggu
  • Lama latihan fisik 40 - 60 menit, diluar waktu pemanasan dan pendinginan
  • Jenis latihan fisik : jalan santai, jalan cepat, jogging, bersepeda, senam, renang, step aerobik, disko robotik, olah raga permainan (seperti sepak bola, tenis, basket, bulutangkis, voli, dan yang sejenis)


Jadi sudah tahu ya, kalau seperti saya yang hasil tesnya kurang bugar, ya jangan memaksakan diri buat zumba kalau cuma mau gaya-gayaan aja. Hahaha.. 

Lalu apakah tingkat kebugaran bisa berubah? Bisa banget! Seperti saya yang males olahraga ini, kalau 2x seminggu mau jogging atau sepedaan (seperti rekomendasi di atas), bisa jadi 3 bulan kemudian dengan menjalani tes yang sama, hasil tingkat kebugaran saya jadi cukup, atau bahkan baik. Yang artinya, aktifitas fisik yang bisa saya lakukan juga lebih beragam. 

"Intinya, Olahraga itu harus Baik, Benar, Teratur dan Terukur"
Nah, terukur ini yang seringkali kita lupakan. Sehingga tak jarang melakukan olahraga yang ternyata justru melebihi kapasitas kita yang seharusnya. Semoga bermanfaat!

Related

Tips 8361929186045142990

Post a Comment

  1. Setuju olahraga kudu baik, benar, teratur dan terukur 😊

    ReplyDelete
  2. Wah berguna sekali ini infonya.
    Serem ya karena ternyata para pecinta olahraga jg banyak yg mendadak meninggal karena kesalahan teknis.
    Terimakasih sudah berbagi :)

    ReplyDelete
  3. Duh, bermanfaat banget pengetahuan ini jadi kita ngga forsir olahraga, disesuaikan dengan kondisi kebugaran kita yaa..

    ReplyDelete
  4. Asyik aku insyaallah pengin aktif, semangat dan gerak olahraga teratur

    ReplyDelete
  5. PR banget nih buat merubah tingkat kebugaran tubuhku..
    anw, thanks informasinya berguna banget :))

    ReplyDelete
  6. Aku tingkat kebugaran cukup dan ternyata cuma butuh latihan 3kali seminggu. Selama ini sampain5 kali, tapi kurang maksimal, hikss

    ReplyDelete

Hai, saya Nurul.
Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar pada artikel ini. Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Salam hangat.

emo-but-icon

item