Feb 29, 2016

Maafkan Bunda Nak, Bila Belum Menjadi Teladan Terbaikmu

Maafkan Bunda Nak, Bila Belum Menjadi Teladan Terbaikmu
Maafkan Bunda Nak, Bila Belum Menjadi Teladan Terbaikmu
:: Maafkan Bunda Nak, Bila Belum Menjadi Teladan Terbaikmu::

Hari Minggu kemarin, saya perhatikan si Adek suka sekali berkata dengan nada mengancam kepada Abangnya. Berebut buku sedikit, terlontar "Bener lho ya", "Awas lho kalau lama..". Entah dalam sehari kemarin berapa kali ia mengulang-ulang kalimat yang sama, seakan kegirangan mendapat "sesuatu" yang baru.

Malam harinya seusai maghrib saya panggil si Adek, mendudukkannya di pangkuan saya, memeluknya dan mengatakan bahwa saya menyayanginya. Lalu saya ungkapkan kerisauan yang saya rasakan seharian ini, "Adek sayang, kenapa ya hari ini Bunda dengar Adek sering sekali bicara dengan mengancam? Bunda tau, Adek sedang menirukan seseorang. Bunda atau Abang yang sedang Adek tiru?"

Dan dengan wajah polosnya, ia menjawab "Bunda...". Kemudian saya lanjutkan, "Anak sholeh boleh nggak bicara sambil mengancam?" Lalu iapun menggelengkan kepala. Saat itu juga saya mengucap istighfar dan mengulurkan tangan padanya untuk meminta maaf. "Maaf ya Dek, Bunda udah ngasih contoh yang nggak baik sama Adek. Lain kali kalau Adek dengar Bunda bicara seperti itu lagi, tolong Bunda di ingatkan. Bilang aja, Bunda ayo istighfar, bicara tidak boleh sambil mengancam.."

Pembicaraan sarat pelajaran itu pun ditutup dengan pelukan kecil dan tosh kami dengan penuh semangat. Ahh... Masih banyak PR saya untuk menjadi teladan terbaik bagi mereka.

Gambar diambil dari hanifatmayuniar.wordpress.com

Feb 26, 2016

Fun Time #10 : Misi Penyelamatan Hewan

Fun Time #10 : Misi Penyelamatan Hewan
Fun Time #10 : Misi Penyelamatan Hewan
Fun Time #10 : Misi Penyelamatan Hewan ini merupakan percobaan perubahan wujud, khususnya mencair. Yaitu perubahan wujud dari zat padat menjadi zat cair.

Berawal dari materi perubahan wujud mencair, membeku, menguap, mengembun dan menyublim yang sedang kami pelajari dan kesemuanya sudah pernah dipraktekkan, jadi kali ini kami sedang ingin bereksperimen tentang campuran zat cair mana yang bisa lebih dahulu menyelamatkan hewan beku kami.

Alat & Bahan :
  • Cup kecil tempat hewan mainan
  • Mangkuk untuk tempat media pencairan
  • Berbagai macam hewan mainan
  • Air dan Es batu

Langkah-langkah :
  1. Masukkan hewan mainan (kami menggunakan mainan harimau, ceetah, zebra dan onta) ke cup masing-masing
  2. Isi tiap cup dengan air yang sama jumlahnya
  3. Bekukan hewan di dalam freezer
  4. Setelah beku, keluarkan hewan dan rendam dalam wadah sebagai berikut :
  5. Wadah pertama berisi : harimau + 90 ml air panas + 90 ml air suhu ruang
  6. Wadah kedua berisi : ceetah + 180 ml air panas
  7. Wadah ketiga berisi : zebra + 180 ml air suhu ruang
  8. Wadah keempat berisi : onta + 180 ml air dingin (diambil dari almari pendingin)
  9. Lakukan pengamatan setiap 15 menit dan catat apa yang terjadi
Fun Time #10 : Misi Penyelamatan Hewan
Fun Time #10 : Misi Penyelamatan Hewan
Dari Fun Time #10 : Misi Penyelamatan Hewan ini anak-anak jadi tahu bahwa air panas lebih cepat mencairkan dibanding yang lain, terbukti bahwa ceetah paling dahulu terselamatkan dari kebekuan, yaitu 30 menit setelah keluar dari freezer. Menyusul berikutnya harimau, zebra dan onta. Kami juga jadi belajar tentang pengaruh suhu terhadap kecepatan mencair.

Fun Time #10 : Misi Penyelamatan Hewan
Data Hasil Pengamatan Fun Time #10 : Misi Penyelamatan Hewan
Bunda juga bisa mencoba aktifitas yang sama di siang hari, bandingkan kecepatan mencair bila dipanaskan dengan sinar matahari antara pagi dan sore hari, atau dapat menggunakan media lain sesuai kreatifitas Bunda. Selamat bersenang-senang!

Salam Hangat,

Feb 24, 2016

Sakit Kepala? Jangan ASAL Minum Obat

Sakit Kepala? Jangan ASAL Minum Obat
Sakit Kepala? Jangan ASAL Minum Obat
Sakit kepala pasti sudah tidak asing lagi bagi kita, hampir setiap orang pernah mengalami sakit kepala. Namun kebanyakan orang ASAL Minum Obat tanpa memperhatikan sebab sakit kepala yang dirasakannya.

Sebelum menikah, suami saya selalu sedia obat merk PARA**X di dalam tasnya. Saya sampai terheran-heran, karena di setiap tas yang dimilikinya selalu terdapat obat tersebut yang sengaja ditinggalkan. Saat saya tanya, ia mengaku sering sakit kepala atau pusing, dan setelah minum obat jadi mengantuk sehingga bisa beristirahat dan kembali bugar setelahnya.

Hal ini terlihat sepele, mungkin beberapa dari Anda juga melakukannya. Tapi bayangkan berapa obat yang telah ditelan dalam sebulan jika setiap merasa sakit kepala selalu meminumnya?

Hampir semua obat sakit kepala mengandung paracetamol yang berfungsi sebagai antipyretik dan analgetik (penghilang rasa sakit), padahal penggunaan paracetamol secara terus menerus dapat merusak fungsi hati. Belum lagi zat aktif lain yang direspon sebagai "zat asing" oleh tubuh dan berpotensi besar memperberat kerja ginjal. Bukankah sudah sering kita dengar bahwa orang yang mengkonsumsi banyak obat justru berakhir dengan penyakit ginjal?

Dari kebiasaan suami tersebut saya jadi penasaran, akhirnya setiap sakit kepalanya kambuh saya cek tekanan darahnya (tensi). Ternyata tekanan darah tinggi (hipertensi) lah penyebabnya, jadi solusinya adalah mentimun, seledri, melon, apel dan buah-buahan serta sayuran yang bisa menurunkan tekanan darah. Bukan lagi PARA**X.

Namun sebaik-baik penanganan penyakit adalah mengobati sumbernya, sebagaimana tekanan darah tinggi maupun tekanan darah rendah juga ada sebabnya. Gula (diabetes) kah? Lemak (kolesterol) kah? Atau ada penyumbatan serta masalah yang lain? Dalam kasus suami saya terjawablah bahwa ujung pangkalnya adalah si "kolesterol'. Nah, jelas sudah mana yang harus dikendalikan. Jika kolesterol normal tentu tekanan darah akan terkendali, maka sakit kepala tidak akan muncul lagi.

Tentu setiap orang memiliki keluhan dan kasusnya tersendiri, tapi pada intinya adalah Obati Penyebabnya, Bukan Gejala yang Timbul. Dalam dunia kesehatan, pengobatan dikatakan gagal apabila terapi hanya bersifat mengurangi gejala / akibat suatu penyakit, bukan penyakitnya itu sendiri.

Secara umum, saat Anda atau keluarga Anda mengalami Sakit Kepala, Jangan ASAL Minum Obat. Tapi perhatikan terlebih dahulu hal-hal berikut :
  1. Apakah ia sudah makan? You know, banyak dari kita yang mendadak pusing karena lapar. Termasuk saya, hehe...
  2. Apakah ada riwayat migrain?
  3. Cek tekanan darahnya. Sediakan tensimeter digital di rumah atau datanglah ke apotek terdekat yang saat ini banyak melayani berbagai tes sederhana.
  • Jika tekanan darahnya rendah, perlu asupan yang dapat meningkatkan tekanan darahnya
  • Jika tekanan darahnya tinggi, pelajari lebih lanjut bagaimana kadar gula dan kolesterolnya. Karena sebagian besar penyebab tersumbatnya aliran darah adalah kedua hal tersebut.
Selanjutnya tentukan terapi yang akan dilakukan. Utamakan terapi non medis terlebih dahulu. Bagaimanapun bahan-bahan alami akan lebih mudah diterima tubuh dibanding zat kimia, kecuali terdapat kondisi khusus yang perlu penanganan medis.

Salam Hangat,


Sumber Gambar : mencegahpenyakit.com