Mar 17, 2016

Ini yang Perlu Ayah Bunda Tau Sebelum Memulai Homeschooling

Ini yang Perlu Ayah Bunda Tau Sebelum Memulai Homeschooling
Ini yang Perlu Ayah Bunda Tau Sebelum Memulai Homeschooling
Pengantar Materi Homeschooling

Narasumber : Cikgu Adrian
HS (Home Schooling) yang kami jalani sebenarnya sederhana saja, menggabungkan konsep pendidikan sekolah alam yakni :
1. Mengutamakan pembinaan keimanan (akidah/tauhid)
2. Fahmul Quran wa Sunnah
3. Pembinaan akhlak (karakter) 
4. Belajar bersama alam
5. Belajar bersama bisnis
6. Bahasa Bunda Bahasa Cinta
7. Literasi

Disamping itu kami juga menerapkan konsep Talents Mapping (Baca artikel : Pemetaan Bakat / Talents Mapping) dalam memfasilitasi talenta anak-anak dengan fokus kepada KEKUATAN (Bakat Surplus), sehingga tidak terlalu pusing dengan KELEMAHAN (Bakat defisit)nya, krn kami menyadari bahwa sebagai manusia yang bersosialisasi, manusia bisa bekerjasama dalam menutupi kelemahannnya dengan manusia lain yang mempunyai bakat surplus dibidang yang tidak ia kuasai.

Seperti kita ketahui bersama, konsep TM (talents mapping) yang merupakan 'turunan' dari ilmu Psikologi Positif yang awalnya dikembangkan oleh Gallup Organization USA, dengan meniliti 2 juta responden, sehingga diperoleh data-data tentang tema bakat yang ribuan banyaknya. Lalu oleh Donald Clifton, dikelompokkan menjadi 34 tema bakat. Di Indonesia Ir.Rama Royani (Abah Rama) alumni ITB angkatan 1964 yang sudah lebih dari 30 tahun menggeluti dunia kerja dan terutama HRD, berinisiatif menterjemahkan teori dan penelitian tersebut dengan membuatkan 'tools' untuk mengetahui TM seseorang, yang bahkan sekarang di dunia kerja digunakan untuk job analisysstrenght based human resources management dsb

Sedangkan untuk akademis kami persiapkan ananda untuk UN (dan ujian PTN) sekitar 6-12 bulan saja.

Sesi Tanya Jawab
1. Bunda Ratna 
Saya ini seorang ibu bekerja, yang ingin sekali menerapkan HS di rumah. Anak tertua saya sekarang kelas 5 SD dan saya ingin belajar memanage waktu dirumah dengan optimal bersama anak. Apa yang harus saya persiapkan ya Cikgu?

Jawaban 
Yang perlu disiapkan antara lain :
  1. Paling penting anak, ibu dan ayahnya komitmen terhadap keputusan memilih HS,
  2. Ibu dan/atau ayah (setidaknya salah satu) siap memberikan pendampingan alias tidak bekerja. Karena jika keduanya bekerja maka terbayangkan bahwa anak tidak ada yang menangani, maka yang terjadi anak malah tidak berpendidikan.
  3. Usahakan ber-amal jama'i (bersinergi dan berkomunitas) sehingga beban berat tidak dipikul sendiri. Selain itu bisa saling share ilmu, skill, keahlian, pengetahuan, info dan pasti seperti QS 61 : 4 , "bunyanun marsuus" dan seperti makna hadits Rasulullah saw mengenai silaturrahim membuka pintu rizki,  insya Allah.
Tanggapan
Dimana saya bisa belajar HS dulu ya agar memantapkan pengetahuan saya tentang HS. Maklum cikgu saya awam HS.

Jawaban
Sudah benar ikut HSMN ini, sehingga ada komunitas untuk bertukar banyak hal yang saya sebutkan diatas tadi

2. Bunda Aan
Bagaimana penjelasan tentang belajar bersama bisnis?

Jawaban
Belajar Bersama Bisnis, merupakan perangkat belajar untuk level SMP-SMA, dengan asumsi lebih tepat untuk anak yang telah akil baligh, karena ia harus belajar menjadi manusia dewasa yang utuh, disamping menelusuri apa yang telah dialami Rasulullah saw. Jadi satu sisi jika ia telah akil baligh ada taklif (beban) ibadah, juga ada beban mampu berdiri dikaki sendiri.

Belajar bersama bisnis diantaranya anak bisa belajar :
a. bertransaksi
b. mengenal karakter orang
c. berkomunikasi
d. menyapa
e. membuat laporan
f. membuat administrasi. dsb

Mengenai TM, sinergi bapak, ibu dan anak bisa terjadi dan bisa juga tidak, tergantung apakah bisa saling mengambil kekuatan dengan mengisi kelemahan oleh anggota keluarga yang punya kekuatan dikelemahannya. Jika tidak maka dibutuhkan orang lain atau tools untuk membantu menutupi kelemahannya. 

Saya harus tahu urutan bakat bapak, ibu dan anak, sehingga bisa memberi saran apa yang harus dilakukan.


3. Bunda Dyah
Saya ibu dengan 3 anak, umur 8 th, 3 th dan 3 bulan, perempuan semua. Yang ingin saya tanyakan, Bagaimana aplikasi / contoh TM untuk anak usia tersebut? Terimakasih. Oh ya, saya ibu bekerja juga. Mohon penjelasannya Cikgu...

Jawaban
Untuk anak-anak sampai usia 15-16 tahun, sebaiknya anak mendapatkan dulu "3 BANYAK" yakni BANYAK interaksi, dengan BANYAK orang, dalam BANYAK kegiatan/aktifitas. Jadi orang tua membantu anak agar bisa melakukan, mencoba,  mengetahui, mencicipi. Bahasa gaulnya anak gak boleh cupu, gak boleh kuper, gak boleh kudet dan gak boleh mager.

Tanggapan
Namun bisa saja sebelum usia 15-16 anak sudah tampak bakat superiornya ya Cikgu. Putri saya mengikuti TM di USIA 13. Tetapi memang sejak kecil kami sudah melakukan 3 BANYAK. Dan sekarang menjalani HS sambil mengasah bakat nya menjadi sesuatu yg produktif.

Jawaban
Bu Meydiana benar, sebaliknya jika anak amat sedikit 3 BANYAK nya, beberapa kasus ada seseorang diusia 20 tahunan malah gak bisa mengerjakan Assesment TM. 


4. Bunda Winda 
Tadi kan cikgu bilang kalo persiapan UN hanya 6 - 12 bulan saja. Berarti hanya pas kelas 3 aja dikasih pelajarannya? Pas kelas 1 & 2 bagaimana? Mohon maaf kalau saya gagal paham. Mohon penjelasannya Cikgu.

Jawaban
Soal UN itu mudah kok bu, dengan kurikulum yang kurang lebih sama, ya soalnya kayak gitu-gitu aja, jadi kami cukup melatih anak dengan :
  • Buku kumpulan soal jawab UN untuk 5 tahun terakhir dari 2-3 penerbit beda kota, misal terbitan Jakarta dan Yogyakarta.
  • Soal Tryout resmi Disdik Kota/Kabupaten dan Propinsi
Mengenai pengajarnya, jika bisa sendiri silakan ajar sendiri, jika ada komunitas bisa urunan cari guru/pengajar dan membiayainya. Bisa juga ikut bimbel pilih program persiapan khusus UN, bisa privat dsb.

Alhamdulillah selama ini anak-anak kami dan kawan-kawan yang pernah kami share pengalaman ini dan kemudian mencoba, bisa lulus dengan baik kok bu.


5. Bunda Atika 
Saya punya suami yang super sibuk dalam bekerja, kadang sering luar kota juga tapi beliau mempunyai penguasaan materi yang baik dalam pembelajaran, sedangkan saya sendiri sebagai seorang istri waktu saya itu banyak untuk bersama anak, karena saya seorang ibu rumah tangga. Cuman untuk penguasaan materi dalam pembelajaran agak sedikit kurang, apabila kondisinya seperti ini bagaimana cara menerapkan HS?

Jawaban 
Kehadiran ibu dengan kasih sayang seorang ibu yg hangat penuh kasih itu mahal loh bu, yang penting ibu tetap menempa, sadar untuk membimbing dan membina, tidak memanjakan atau sebaliknya membiarkan apalagi melakukan kekerasan. Selain itu doa dan qiyyamul lail ibu agar semua amanah dari Allah swt ini dapat dengan mudah dikerjakan karena banyak pertolongan dan kemudahan dari Allah swt disana

.....  وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا
(QS 65 : 2)
Baca juga : Tanya Jawab Seputar Homeschooling

Lalu apa fungsi ayah?
Insya Allah selama beliau bekerja sungguh-sungguh dengan mencari nafkah yang halal dan selalu menyisihkan hak-hak anak yatim, fuqara wa masakiin, dan gemar berinfaq itu semua jadi jihad beliau yang membuat keluarga ibu makin diberkahi, insya Allah. Apalagi ditambah beliau sebagai ayah sekaligus musafir tetap mendoakan dan qiyyamul lail. Ingat bu, khan doa seorang musafir mustajab.

Masalah konten pelajaran mah masalah yang bisa diselesaikan dengan komunitas, saudara-saudara seiman dan banyak tenaga lain diluar rumah. Semoga jadi mudah ya bu. Barakallahu lakum. 

Tanggapan
Terkait konsep point 6 yaitu "Bahasa Bunda Bahasa Cinta" Bagaimana penjabaran konkretnya?Kadang-kadang "bahasa cinta" menjadi terbaca "bahasa galak" oleh anak.
Jawaban
"Bahasa Bunda Bahasa Cinta" adalah bahasa kasih sayang dan bahasa positif dalam menempa anak yang tepat. Perlu pelatihan tersendiri, agak susah kalau dalam ruang terbatas seperti WA ini. Di sekolah Alam (yang bukan sekadar namanya saja Sekolah Alam atau cuma belajar di sekolahan hijau), konsep ini adalah bagian yang TIDAK BOLEH TIDAK & WAJIB dilatih ke guru-guru, dan guru-guru yang direkrut sudah punya passion yang mendukung Bahasa Bunda tsb. Kalau galak, bukan bahasa cinta bu.

Bahasa Bunda adalah istilah yg dibuat oleh bu Septriana Murdiani (guru generasi awal Sekolah Alam), yang merupakan Core Values bagi Pendidikan Akhlak / Karakter. Sumber konsep berasal dari Kajian (tafahum dan tadabbur)  terhadap Al Quran dan Sunnah Nabi Muhammad saw serta penelitian ilmiah terhadap psikologi perkembangan anak.

Ada 5 Bahasa Cinta
1. Bahasa Cinta Verbal
2. Bahasa Cinta Sentuhan
3. Bahasa Cinta Waktu Berkualitas/Kehadiran
4. Bahasa Cinta Hadiah
5. Bahasa Cinta Pelayanan

Lalu ada tentang Kecerdasan Emosi didalamnya. Banyak deh bu. Biasanya butuh setidaknya 2 hari Pelatihan membedah Konsep Bahasa Bunda, bahkan jika dengan Workshop bisa 3 hari. 


6. Bunda Novita
Anak saya kelas 4 SD sampai sekarang masih susah belajar matematika. Saya juga bingung bagaimana cara mengajari agar anak paham. Yang mau saya tanyakan teknik praktis belajar matematika yang mudah anak paham itu bgmn? Dan ada buku panduannya ndak ya? Karena anak saya sekarang jadi ogah sama matematika malah dianggap sebagai momok. Mohon pencerahannya Cik Gu. Jazakallah khoir

Jawaban 
Kadang anak yang usia dibawah SD sudah dipaksa belajar Calistung. Itu salah satu hal yang membuat anak benci terhadap Calistung. Buatnya Calistung adalah hal yang membuat dirinya tidak nyaman. Belum lagi metoda yang dipakai,  anak dipaksa cepat membaca, BUKANnya gemar membaca. Anak dipaksa cepat bisa berhitung, BUKANnya gemar berhitung, yang terjadi mereka jadi tidak suka dengan Bacaan dan Hitungan.

Selain itu bisa juga ia tidak ada passion di Matematika, mungkin ia lebih punya passion ke Art 'n Design, atau passion ke kuliner.  Khan gak buruk juga.

Pertama, pengajaran termasuk Matematika itu sebaiknya membangun logika dan memotivasi anak menjadi seorang yang punya tradisi belajar yang baik, punya semangat untuk belajar. Karena itu salah satu akhlak/karakter yang harus terbentuk.

Kedua, media massa (cetak dan elektronik) saja yang bikin UN menyeramkan, padahal UN itu biasa-biasa saja. Anak ketiga saya setahun lalu saat kelas V SD ingin mengejar kakaknya yang melompat kelas di SMP lalu ia bilang, "Abi, aku mau UN SD donk". aSetelah saya dan umminya ngajak ngobrol beberapa hari sambil memastikan benar bahwa ia serius mau UN,  maka kami buatkan ia rutin belajar yang di UN khan, yakni Matematika, IPA (Sains) dan Bahasa Indonesia sepekan 3 x.

Di semester 10 ia mengundurkan diri dari sekolahnya lalu ia belajar bersama kami Senin s.d, Jumat 1-2 pelajaran setiap harinya dengan Sabtu dan Ahad refreshing. Baru 1 bulan menjelang UN agak padat kami buat sehari bisa 2-3 pelajaran dengan try out. Alhamdulillah lulus dengan nilai bagus bu.

Kawan saya ngadu ke saya, anaknya diancam gak naik ke kelas VI oleh gurunya. Lalu saya sarankan ikut UN SD saja. Kemampuan anaknya di pelajaran pas-pasan bu, karena waktu kecil pernah sakit cukup keras.  Namun bi-idznillah, ia bisa lulus UN dengan nilai sedang. Alhamdulillah.

Lebih jauh bu, UN khan bukan ukuran keberhasilan pendidikan. Jadi manusia yg sholeh/ah ya khan? 

Untuk Al Quran, ahsannya (baiknya) anak-anak itu ditalaqy oleh orang tua atau ustadz/ah yang diminta mentalaqy namun tetap dalam koridor pendidikan dengan cinta dan kasih sayang. Karena Al Quran dibuat (dimulai) Ar Rahman dan Ar RahiimNya Allah swt. Dan diusia anak-anak pengajaran Al Quran sebenarnya bukan membaca, namun mendengar langsung (tasmi') dari ortu atau ustadz/ahnya, dan lebih penting Fahmul Quran ketimbang mengejar target hafal sekian juz-nya, kecuali anak-anak tertentu yang punya kemampuan lebih dalam menghafal Al Quran. Wallahu a'lam.


7. Bunda Faiza
Saya faiz, InsyaAllah kami menjalankan HS untuk anak kedua saya (6th). Selama ini anak saya sama sekali belum bersentuhan dengan sekolah. HS yang kami jalankan saat ini baru sekedar mengalir saja. Kami belum memperhatikan maslah kurikulum dan kami memang tidak ingin memindahkan "sekolah" ke rumah kami. Selama ini kami masih bebaskan anak untuk belajar apa saja. Terutama adab kami tekankan dalam  pembelajaran. Apakah cara kami ini sudah sesuai utk anak 6 th?

Dari 7 poin HS yang diberikan cikgu tadi, manakah yang bisa kami lakukan untuk anak 6 th?Kemudian, banyak yang membenturkan bakat dengan syariat. Misal anak punya bakat musik, tapi ortu melarang karena dianggap tidak sesuai syariat, apakah bakatnya itu harus dikubur? Mohon penjelasannya Cikgu.

Jawaban
Kecuali Belajar Bersama Bisnis, semuanya perlu bu, plus Outdoor Activity dan Olahraga tentunya,  agar sehat jasmani juga. Khan tarbiyah (pendidikan) harus mencakup tarbiyah ruhiyah, fikriyah dan jasadiah.

Bermain musik, memasak, menari, menggambar, berpidato dsb itu bentuk aktifitas. Yang saya maksud dengan bakat sebenarnya adalah : Personality Yang Positif dan Produktif (Memberi Manfaat), dan biasanya ini dalam banyak hal muncul berulang-ulang.

Menurut penelitian Personality itu ada sekitar 18.000-an, lalu 5000-an diantaranya adalah Personality Yang Produktif tadi, lalu oleh para ahli Psikologi Positive, seperti Donal Clifton, dari Gallup Organization coba dikelompokkan jadi 34 Cluster (34 Tema Bakat). Dari 34 tema bakat inilah,  Abah Rama (Ir. Rama Royani,  ITB 1964) yg 30-an tahun malang melintang di dunia pendidikan dan SDM membuat 'tools'  yang kita kenal sekarang sebagai "Assesment Talents Mapping". 

Bahkan dari 34 Tema Bakat ini untuk membantu munculnya bakat pada anak baik yang Nature maupun Nurture, di-breakdown oleh Abah Rama, 114 activity, yang oleh guru/ortu bisa dijadikan acuan porto folio anak.

Bakat itu perangkat yang Allah swt berikan kepada manusia sebagai fitur dirinya (syakilah) agar bisa menjadi manusia yg bermanfaat bagi manusia lainnya.
قُلْ كُلٌّ يَعْمَلُ عَلَىٰ شَاكِلَتِهِ فَرَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَنْ هُوَ أَهْدَىٰ سَبِيلًاKatakanlah: "Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya (SYAKILAH)  masing-masing". Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya. (QS.17:84)
***
وَخَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. (HR. Ath Thabarani, Al Mu’jam Al Awsath No. 5787. Al Qudha’i, Musnad Syihab No. 129. Dihasankan Syaikh Al Albani. Lihat Shahihul Jami’ No. 6662)
***
Jadi, gak ada bu bakat yang bertentangan dengan syariat. Karena itu dari Allah swt sebagai kelengkapan kita menjadi manusia yang totalitas beribadah (mengabdi)  padaNya dan menjadi manusia yang bermanfaat buat manusia lain. Yang ada kita gagal memahami maqoshid syar'iyah. Wallahu a'lam. 

Tanggapan
Afwan Cikgu, Mungkin yang dimaksud Bunda Faiza tentang bakat yang bertentangan dengan Syariat misalnya pada anak yang berbakat menari, sementara penari tradisional biasanya berpakaian yang tidak sesuai syariat.

Jawaban
Apakah menari atau belajar Matematika atau ngapain aja, kalau memperlihatkan aurat kepada yang bukan hak, ya haram atuh bu.

Prinsipnya yang tegas khan diharamkan adalah memperlihatkan dan melihat aurat yang bukan hak-nya, jadi memang harus diatur sedemikian rupa mengenai ini. Pembahasan lain, bagaimana jika masih kanak-kanak dan bagaimana setelah akil baligh dan siapa pula yang menjadi penontonnya. Lalu bagaimana dengan menari yang sudah tertutup auratnya, sebagian muslim berpendapat jika tertutup auratnya seperti tari saman, itu masih bisa diterima. Namun buat sebagian muslim yang cukup ketat itu tetap tidak boleh. 

Nah, disitu wilayah fiqh yang memang ada pilihan. Buat saya pribadi dan keluarga adalah memilih tasamuh (toleransi)  terhadap pilihan-pilihan tersebut. Namun kalau aurat terbuka dan memperlihatkan gerakan meliak-liuk apalagi erotis itu jelas tidak bisa ditoleransi.

Sedangkan berenang, sebagaimana memanah dan berkuda, adalah olahraga yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad saw, namun tetap dalam pelaksanaanya tidak juga boleh melanggar batas-batas aurat tadi. Wallahu a'lam. 

Hadits Arbain Ke 6 Halal dan Haram Telah Jelas
DALIL YANG HALAL DAN YANG HALAM TELAH JELAS 
عن أبي عبدالله النعمان بن بشير رضي الله عنهما قال : سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول " إن الحلال بين و الحرام بين , وبينهما مشتبهات قد لا يعلمهن كثير من الناس , فمن اتقى الشبهات فقد استبرأ لدينه وعرضه , ومن وقع في الشبهات فقد وقع في الحرام , كالراعي يرعى حول الحمى يوشك أن يرتع فيه , ألا وأن لكل ملك حمى , ألا وإن حمى الله محارمه , إلا وإن في الجسد مضغة إذا صلحت صلح الجسد كله , وإذا فسدت فسد الجسد كله , ألا وهي القلب
Terjemahan:
Dari Abu 'Abdillah An-Nu'man bin Basyir radhiallahu 'anhuma berkata,"Aku mendengar Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya yang Halal itu jelas dan yang haram itu jelas, dan diantara keduanya ada perkara yang samar-samar, kebanyakan manusia tidak mengetahuinya, maka barangsiapa menjaga dirinya dari yang samar-samar itu, berarti ia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya, dan barangsiapa terjerumus dalam wilayah samar-samar maka ia telah terjerumus kedalam wilayah yang haram, seperti penggembala yang menggembala di sekitar daerah terlarang maka hampir-hampir dia terjerumus kedalamnya. Ingatlah setiap raja memiliki larangan dan ingatlah bahwa larangan Alloh apa-apa yang diharamkan-Nya. Ingatlah bahwa dalam jasad ada sekerat daging jika ia baik maka baiklah seluruh jasadnya dan jika ia rusak maka rusaklah seluruh jasadnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati”.
[Bukhari no. 52, Muslim no. 1599] 


8. Bunda Ratna Fitri
Bagaimana mengetahui dengan mantap bakat anak kita dan bagaimana cara efektif mengembangkan bakatnya? Berapa jam sehari atau seminggu harus disisihkan unt mengembangkan hobi (bakat) anak?Mohon penjelasanya Cikgu.

Jawaban
Bedakan Hobi dengan Talents. Karena hobi belum bermanfaat, sedangkan talents adalah hobi yg bermanfaat/produktif. Hobi baru ada 3 unsur yaitu Easy, Enjoy & Excellent. Sedangkan Hobi plus Earn jadi 4E itulah yg disebut TalentsBakat manusia secara sebenarnya sudah ada dalam dirinya, karena itu fitur (syakilah)  yang Allah swt berikan pada setiap manusia sebagai perangkat untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia dan semesta ini. Jadi 'pekerjaan rumah' kita adalah bagaimana menemukan atau memunculkan bakat sehingga menjadi berguna.

Di diskusi kemarin sudah saya singgung bahwa orang tua jangan keburu-buru untuk mengetahui bakat anak. Berilah anak 3 BANYAK sehingga secara alami nanti akan match antara bakat dan minat. Karena bakat itu tetap, sedangkan minat itu berubah-ubah sesuai kondisi yg melatar belakangi atau mempengaruhinya. Nah, tugas kita para ortu membantu anak mempertemukan bakat dengan minatnya yg match.

Mengenai pengasahan bakat proporsional saja terhadap kegiatan lain, ada fahmul Quran, belajar Sunnah Rasulullah saw, sirah Nabawiyah, olahraga, pembinaan akhlak/karakater, sholat dhuha, doa/dzikir, bermain, bercengkerama (liqo keluarga dengan ayah dan ibu), berinteraksi dengan teman dan orang lain, outing dan waktu istirahat dsb.


9. Bunda Farida
Saya mau bertanya tentang konsep fahmul quran wa sunnah untuk anak2 usia 5 dan 10 th. Bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari?

Jawaban
Tematis saja bu, bisa dengan buku-buku juz ama' dengan gambar-gambar, buku seperti Muhammad Teladanku dan sarana audio visual lainnya bu. Cerita-cerita dan dongeng atau bermain peran dari ibu dan anak juga bisa mengantarkan pemahaman bukan hanya tentang Al Quran dan Sunnah, namun banyak hal kepada anak-anak.


10. Bunda Amalia 
Bagaimana menumbuhkan motivasi belajar pada anak? Anak saya 6,5 tahun maunya maiiinnn saja. Belum ada minat belajar sama sekali. Mohon penjelasannya Cikgu.

Jawaban
Anak ibu sekolah dimana? Full day school kah atau SD Negeri atau HS? Bu Amalia, TK s.d, 3 SD sebaiknya masih diselingi dengan bermain dan dibuat happy bu. Apalagi jika ia sudah full di sekolahan, pasti melelahkan, perlu waktu ia bersosialisasi dengan temannya dan anggota keluarga lainnya.

Pelajaran terstruktur, maksudnya apa bu?

Tanggapan
Maksudnya mulai belajar membaca dan mengaji cikgu, keder juga lihat anak saya paling lambat kemampuan membacanya dibanding teman-temannya yang mulai lebih awal. Sebelumnya saya tunggu sampai usianya di atas 6 untuk mulai belajar membaca.

Jawaban
Nah itu dia bu, dulu kita SD kelas 1 usia 7 tahun juga baru belajar INI BUDI,  INI IBU BUDI dst. Yang terjadi, anak dipaksa untuk bisa cepat membaca bukan cinta bacaan, sehingga marak deh tuh Calistung yang dampaknya diusia 3 SD mulai membenci bacaan dan hitungan.

Tanggapan
Nah ini dia cikgu yang saya takutkan, jadi saya menunda mengajarkan membaca tapi memperbanyak dengan bacaan yang saya bacakan. Jadi saya harus bagaimana ini cikgu? Semacam dilema antara teori dan tuntutan sekolah sekarang?

Jawaban
Khan anak ibu, jangan mau anak ibu dirusak, jadi tidak harus disekolah seperti itu khan? Masih banyak kok sekolah yg tidak seperti itu. Jazaanallaah waiyyakum.

Di Sekolah Alam tidak mensyaratkan anak bisa baca bu, malah banyak yang masuk semester 1 dengan tidak bisa baca, di semester 2 dengan metoda Bengkel Baca Bengkel Tulis, anak jadi mulai senang membaca dan apa hasilnya bu? Anak jadi sangat senang membaca. Saking senangnya membaca, anak itu belum seminggu beli buku minta dibeliin lagi, habis buku dilahap, anak tersebut jadi cinta terhadap bacaan, bahkan dengan metoda Literasu tersebut anak bisa membuat karya berupa tulisan, bisa cerita, laporan, komik dsb.


11. Bunda Winda Puspita
Bisa minta tolong dijelaskan tentang Talent Mapping cikgu? Maaf saya pendatang baru di grup ini jadi masih meraba2.

Jawaban
TM sudah panjang lebar dijelaskan diatas bu, scrool up ya bu, afwan


12. Bunda Nurul
Bagaimana  menggali bakat anak di bawah 2 tahun? Apa cukup dengan 3banyak atau perlu stimulasi lain?

Jawaban
3 Banyak, sambil tentunya memperhatikan perkembangan motorik halus dan kasarnya ya bu.


13. Bunda Febri
Anak saya usia 6th, di sekolah sudah hafal bacaan sholat, surat pendek juga sudah hafal sampai Al'adiyat. Tapi kalau sholat wajib dirumah dia seperti kebut-kebutan, nggak dibaca bacaan sholatnya. Kalau ditanya jawabnya ga tau bacaannya, padahal saya tau persis kalau dia hafal. Apa yang harus saya lakukan?

Dia sangat suka menggambar dan mewarnai tapi hasil mewarnainya tidak rapi dan gambarnya juga kurang, tetapi kalau dikasih tau dia selalu menjawab gapapa dong terserah aku. Apa yang harus saya lakukan?

Jawaban
tanya ya, anak ibu sholat sendiri atau berjamaah kalau ngebut?

Tanggapan
Belum mau diajak sholat berjama'ah katanya lama, kalaupun akhirnya mau sholat berjamaah dipertengahan sholat dia akan mendahului imam jadi selesai duluan.

Jawaban 
Tetap dilatih sholat berjamaah tentu bersama ortunya alias didampingi. Jadi anak melihat contoh. Dan sifatnya memotivasi bukan mengancam. Yang jelas dampingi dan berikan teladan terus kepada anak. Wajar ia 'bertransaksi', namun ortu tidak boleh kalah, tetap dengan kasih sayang, berikan toleransi jika ayat imam yang dibaca panjang, maka izinkan ia sholat sambil duduk.

Tanggapan
Anak saya agak ngeyel kalau dikasih tau, bagaimana cara mengajak sholat berjamaah yang tepat. Suami pulang kerja malam jadi tidak bisa mendampingi. Apa harus sholat di mushola ya cikgu? Saya memang jarang sholat dimushola karena anak saya yang kedua masih balita, kalau ada orang sholat suka nik ke punggung ?

Jawaban
Sholat berjamaah dirumah bu. Kalau perlu 'orang'kan ia dengan menjadi imam, toh ibu bisa sholat sendiri lagi jika khawatir sholatnya tidak afdol. Jika ia menolak karena alasan capek, buat konsekuensi, "kakak khan capek, jadi berarti tidak boleh main, harus tidur dirumah, khan gak mau sholat berjamaah karena capek."

Ingat, ibu harus sabar, tidak boleh marah, tetap senyum tapi tegas, jangan mau di-drive si kakak. Itulah seninya bu. Ayahnya saat libur atau saat dirumah WAJIB mendampinginya ke masjid ya.

Tanggapan
Pertanyaan yang kedua bagaimana ya cikgu? Tentang hobi anak saya menggambar dan mewarnai tetapi tidak mau di arahkan?

Jawaban
Bagus itu bu, kalau ia suka yang abstrak khan gak salah juga. Biarkan ia mengekspresikan dirinya pada coretan yang ia inginkan. Misalnya warna daun ingin warna biru, lalu nanti warna yang lain. Yang terpenting ibu bangun komunikasi dengan pertama apresiasi lalu minta ia jelaskan kenapa demikian. Ibu bisa juga menggambar dan mewarnai biar ia juga melihat hasil buatan ibu, silakan ia juga menilainya dan juga mendengar cerita ibu tentang gambar ibu, jadi indah khan bu belajarnya?


14. Bunda Yayuk
Menyambung pertanyaan bunda Febri..."Ingat, ibu harus sabar, tidak boleh marah, tetap senyum tapi tegas, jangan mau di-drive si kakak". TEGAS, Biasanya anak akan berusaha untuk berpendapat sesuai nalar nya, ya mungkin bisa dikatakan ngeyel tadi ya. Sehingga banyak para bunda yang emosi nya naik. Bagaimana menetralisir emosi ketika anak ngeyel? Dengan harapan tetap bisa tegas dengan senyuman, Silahkan cikgu?

Jawaban
Ya harus melatih diri bu, dengan menghela nafas atau yang dikatakan dalam banyak hadits, duduk atau berbaring dulu atau ambil wudhu. Yang pasti ibu harus ingat bahwa anak ibu sedang ajak ibu 'play the game', jadi di kepala kita sudah ada mindset kurang lebih begini ,"hmmm, cerdik anak ini,  mau menaklukkan aku dia"

Nah, itu ujiannya, seberapa sabar dan seberapa banyak ibu cari cara yang berbeda untuk menjelaskannya. Namun ibu tetap harus tegas. Ingat, mendidik akhlak/karakter itu harus dengan tempaan, sedangkan talenta dengan fasilitasi, jangan dibalik.

Yang kedua, kadang sifat anak itu 'membuka aib' ortunya, yakni bisa jadi dulu apakah ibu atau ayahnya sewaktu kecil,  ya seperti itu. Jadi terbayang khan betapa 'seru'nya ortu kita duluYang pasti juga bu, dalam usaha kita mendidik anak, ortu harus sadar tidak boleh mengalir, lalu jangan lupa doakan ia selalu khususnya saat qiyyamul lail. Insya Allah banyak kemudahan. Kita bukan malaikat,  kalau salah, mintalah maaf ke anak, melatih fairness.


15. Bunda Rina
Saya Rina, anak saya usia 10th dan 8th, pertanyaan saya :
1. Saya masih awam tentang istilah 3 banyak, jika cikgu  berkenan, mohon penjelasannya

2. Mengenai TM, di penjelasan awal, ada tools untuk mengetahuinya, apa bentuk tools tsb, apakah bisa digunakan oleh semua orang? Jika iya, dimana kita bisa mendapatkannya? Karena jujur saja, saya pingin sekali  mengetahui talenta anak sehingga bisa mulai mengerucutkan kegiatan mana yang harus mulai difokuskan?

Jawaban
1. Ibu scrool up ya
2. Tools itu adalah 2 form tes, yaitu Talents Mapping Assesment yg terdiri atas 170 pertanyaan yg harus diselesaikan tidak boleh lebih dari 30 menit dan Personal Strenght Statement terdiri atas 114 pertanyaan yg harus diselesaikan juga tidak boleh lebih dari 30 menit. Nanti hasilnya berupa :
a. Urutan Bakat
b. Peta Bakat
c. Strength Cluster Map
d. Potensi Yang Perlu Dilatih
e. Personal Branding

Tes ini sebaiknya setelah anak-anak melakukan 3 BANYAK, dan untuk anak-anak yang sekolah formal dan masih berinteraksi di sekolah dan masih bermain dirumah, maka biasa diusia 16 tahun sudah akurat dilakukan tes TM. Bahkan yang 3 BANYAKnya intens bisa saja diusia lebih muda dilakukan padanya dan akurat.

Tes TM hanya bisa diolah di Leadpro, namun formnya ada di saya. Bunda Rina, dari jawaban cikgu, untuk mengikuti tes bisa hub cikgu ya. Tahun lalu HSMN Semarang sudah pernah mengadakan tes TM dengan cikgu dan abah rama.


16. Bunda Ita
Anak saya laki-laki 7 tahun. Anaknya sampai sekarang pendiam dan pemalu. Mau main sama teman kalau dipanggil. Kalau ga ada yang manggil dia kurang mau keluar rumah. Saya sudah menawarkan beberapa playdate di komunitas ini seperti memanah, pramuka atau panjat tebing.

Di luar saya ajak berenang, berkuda, dll tapi ga mau. Dia punya hobi main lego cikgu. Utak utik sendiri meski kadang masih suka putus asa kalau gagal merakit sesuatu. Dia kumpulkan angpao pemberian siapapun tuk beli lego. Akhirnya satu-satunya kegiatan yang dia mau ikut adalah les robotik di luar sekolah. Menurut cikgu apakah hobi nya dia ini perlu di asah lebih lanjut atau bagaimana cikgu? Jazakillah khoiron katsiro

Jawaban
Salah satu tema bakat ada yang disebut WOO (Winning Over Others)  artinya Penyapa. Nah,  jika WOO pada 7 urutan pertama, seseorang gak usah disuruh dan gak usah dibantu akan mudah mencari teman atau menyapa orang, sebaliknya orang yg WOOnya rendah, maka ia butuh didampingi, atau butuh katalisator untuk bisa dekat dengan seseorang, apakah katalisatornya itu ortunya, teman dekatnya,  lingkungan,  hal yg ia sukai dsb

Ada lagi bakat ACTIVATOR. Jika activator rendah, maka seseorang cenderung didorong-dorong untuk bisa melakukan sesuatu,  sebaliknya jika activatornya di 7 terkuat, orang seperti ini gak usah disuruh,  malah sering gak sabar ingin langsung melakukan.

Untuk Lego dan Robotik kadang harus dicermati bu, kadang itu hanya musiman atau trend, bukan memang ia suka konstruksi. Maka sebenarnya perlu dilihat dulu 4E yg sudah saya sebutkan diatas (scrool up ya )

Ini yang Perlu Ayah Bunda Tau Sebelum Memulai Homeschooling, semoga bermanfaat.
Salam Hangat,



Sumber gambar : rumahbunda.com
Sumber : 
Diskusi HSMN Semarang
Rabu, 09 Maret 2016
Narasumber: Cikgu Adrian

(Pendidikan : Fisika ITB (setahun) , lalu pindah ke Teknik Gas & Petrokimia (T. Kimia) UI
Kegiatan :
1. Konsultan Pendidikan, khususnya Pelatihan Guru dan Strategi Belajar
2. Konsultan HS
3. Trainer Talents Mapping (TM) 
4. Pengajar Matematika
5. Koord Pokja Talents Mapping di JSAN
6. Superintensif Camp masuk PTN (acara tahunan)

Nama Istri : Sulistyowati dan berputra 3 yg ketiganya menjalani HS terutama sejak level SMP.
Aluamdulillah, bi idznillah,  kedua anak tertua sudah kuliah di FEUI dan FISIP Unsoed. Sedang si bungsu sekarang HS di level kelas 7 SMP)
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
hsmn
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
 facebook.com/hsmuslimnusantara
 FB : HSMuslimNusantaraPusat
 instagram : @hsmuslimnusantara
 twitter : @hs_muslim_n
 web : hsmuslimnusantara.org

Mar 15, 2016

Keahlian Menawar, Perlukah?

Berbicara tentang tawar menawar, pasti sangat identik dengan kaum hawa, yang acap kali juga dikaitkan dengan kemampuan seorang istri dalam mengelola keuangan keluarga. Semakin pintar menawar, maka semakin irit belanjaan, sehingga layak mendapat label 'ibu hemat' dan mahir memutar keuangan keluarga. Sebenarnya keahlian menawar, perlukah?

Tentunya tidak ada seorangpun mau dicap sebagai istri boros atau ibu yang suka menghabiskan uang, bukan? Di titik inilah saya sempat merasa ketidakmampuan dalam menawar menjadi salah satu kekurangan saya.

Ya, saya dan suami sama-sama tidak pandai menawar. Ya karena tidak tega, memang tidak bisa dan tidak tau harga pasaran. Hehehe..

Biarpun sering belanja untuk kebutuhan rumah, entah kenapa saya tidak pernah ingat harga suatu produk tertentu. Bahkan sembako dan sayur mayur yang notabene dibeli setiap beberapa hari sekali pun saya tak terlalu paham harganya. Paling ampuh tau harga naik ya dari berita di televisi! Wkwkwk

Keahlian Menawar, Perlukah?
Keahlian Menawar, Perlukah?
Dengan keterbatasan dalam menawar, maka saya jarang sekali membahas tentang harga buah, sembako, ikan dan sebagainya. Karena kalau sampai ada bahasan seputar itu pasti saya bakalan dibully karena dianggap 'keblondrok' lah, kemahalan lah, dan bully-an lain yang pasti merontokkan kepercayaan diri saya sebagai pengelola rumah tangga. :(

Kesedihan lain menjadi orang yang tidak pandai menawar adalah saat ingin membeli cindera mata ketika sedang jalan-jalan ke luar kota. Suami yang (juga) tidak pintar menawar sering kali meminta saya memilih sekaligus menawar harganya, padahal saya sendiri pun tak jauh beda dengannya. Dan drama menawar saya pun selalu diakhiri dengan protes suami, "Kok mahal, Bund", "Ditawar dong.." atau "Jangan mau kalau begitu.." Hiks, saya hanya bisa pasrah sambil tersenyum kecut, aaahh.. sudah biasaaa... Tapi saya jadi terbiasa saat akan traveling selalu menyempatkan diri searching souvenir khas daerah tersebut termasuk harga pasarannya. Minimal untuk bekal saya agar nggak terlalu keblondrok dan kalaupun nawar juga nggak kebangetan :)

Namun di sisi lain ada banyak hal yang patut saya syukuri menjadi orang yang tidak pandai menawar,

1. Saya jadi tidak terlalu pusing apakah hari ini harga tempe naik? Ayam turun? Bawang 1/4 kg berapa? Dan sebagainya. Karena bagi saya, kalau uang mencukupi ya saya beli, kalau tidak cukup ya beli separoh, seperempat atau se-ons. Secukupnya lah. Toh masih banyak pilihan menu belanja lain yang sesuai budget saya. Intinya ada uang dibeli, tidak ada ya jangan dipaksakan. Kalau kata alm. Gusdur, gitu aja kok repot ^_^

2. Mungkin saya adalah orang paling cepat saat belanja di pasar tradisional, karena HAMPIR tidak ada proses tawar menawar. Bonusnya, si penjual melayani dengan ramah plus sering ditambahi bonusan. Menyenangkan bukan? Walau kata orang, itu mah bukan bonus karena kita bayar lebih mahal. Whatever, yang penting saya senang, sang penjual juga bahagia. :)

3. Para penjual yang berhubungan dengan saya jadi sangat loyalis, mereka selalu memilihkan yang terbaik.
Seperti suatu ketika saya ditanya oleh si sulung, kenapa selalu beli buah di toko A? Saya bilang karena beli buah di situ selalu enak (meski ada yang bilang lebih mahal dibanding toko lain), cukup minta dipilihkan melon yang manis pasti benar-benar melon manis yang saya bawa pulang. Toh selisih berapa rupiah sih, harga sesama abang-abang buah. Selama memuaskan itu sudah cukup bagi saya. Terlebih saya juga tidak pintar memilih buah melon, semangka maupun alpukat yang sangat memerlukan ilmu kebatinan itu (yang ini juga kekurangan saya). ^_^


Semua ini bukan lantas saya jadi menyombongkan diri sebagai orang yang nggak pernah mikir harga. Sebagaimana ibu-ibu (baca : mbak-mbak sudah punya anak) rumah tangga lainnya, saat di swalayan pasti juga teliti dalam memilih produk dengan harga termurah. Namun saat di pasar tradisional rasanya kok tidak perlu terlalu memusingkan diri untuk hal-hal yang seperti itu.

"Bukankah hidup adalah hari ini? Maka berfokuslah pada yang membaikkan"

Bukankah hidup adalah hari ini? Maka berfokuslah pada yang membaikkan. Baik untuk diri sendiri (jiwa kita), maupun orang lain, agar bisa menutup hari dengan senyum penuh syukur. :)

Salam Hangat,

Sumber gambar : bisnis.news.viva.co.id

Mar 3, 2016

Fun Time #11 : Playdate Komunitas HSMN "Mengenal Tata Surya"

Fun Time #11 : Playdate Komunitas HSMN "Mengenal Tata Surya"
Fun Time #11 : Playdate Komunitas HSMN "Mengenal Tata Surya"
Kegiatan Fun Time #11 : Playdate Komunitas HSMN "Mengenal Tata Surya" diselenggarakan atas kerjasama komunitas Homeschooling Muslim Nusantara (HSMN) Semarang bersama kakak-kakak di Himpunan Astronomi Amatir Semarang (HAAS). 

Acara playdate dengan tema "Mengenal Tata Surya" kali ini berlangsung seru!! Anak-anak bisa mencoba pengamatan melalui teleskop satu persatu, mewarnai sambil menebak nama-nama planet, membedakan antara bintang, planet dan satelit, belajar membaca peta bintang (yang ini saya juga baru tahu) dan tentunya memberi pengetahuan kepada mereka tentang fenomena gerhana matahari yang sebentar lagi dapat kita amati.

For Your Information, perkumpulan ibu-ibu arisan, acara reunian, kumpul keluarga besar, bahkan rapat dharma wanita pun bisa sekaligus kita jadikan playdate bagi anak-anak dengan berbagai tema. Jadi ga cuma emaknya aja yang sibuk, anaknya juga tambah wawasan 
smile emotikon

*Jadi bayangin reunian plus playdate buat anak-anak, pasti manfaat berlipat.

Salam Hangat,

Mar 1, 2016

Kedudukan Para Sahabat Nabi dalam Islam

Kedudukan Para Sahabat Nabi dalam Islam
Kedudukan Para Sahabat Nabi dalam Islam

PENGANTAR
Perlu diketahui, topik mengenai kedudukan dan keutamaan shahabat, adalah topik yang banyak diangkat oleh para ulama. Seluruh ulama mengakui keutamaan para shahabat.

Mengapa kita perlu mempelajari tentang kedudukan shahabat? Karena Islam sampai ke kita melalui perantara Shahabat. Tentu kita memerlukan untuk mengenal dari siapa kita mendapatkan agama yang mulia ini. Jika sekarang kita sholat, maka orang pertama yang melaksanakan sholat adalah para shahabat. Kita bisa melaksanakan sholat juga dengan belajar tata cara sholat dari shahabat.

Demikian juga dengan amal ibadah lainnya. Puasa, sedekah, haji, jihad. Semua yang melaksanakan pertama kali adalah shahabat. Merekalah kaum pertama yang melakukan amal sholih dalam Islam. Jika kita sekarang membaca Al-Quran, maka ketahuilah bahwa mushaf Al-Quran yang kita baca itu adalah hasil usaha para shahabat yang membukukannya dari yang tadinya tersebar di tulang-tulang, pelepah daun kurma, batu, hafalan dan lain-lain.

TANYA JAWAB
PERTANYAAN 1
Prtanyaan saya, terkait dengan poin pertama diskusi kita malam ini, yaitu siapakah yang di maksud dengan sahabat Nabi, yang menjadi rujukan kita setelah wafatnya nabi?

JAWAB 1
1. Siapakah yang disebut Sahabat Nabi?
Dari sekian banyak ulama yang mendefinisikan para Sahabat, maka definisi yang paling mewakili adalah:  ialah orang yang bertemu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beriman kepadanya, dan meninggal (wafat) dalam keadaan muslim.

2. Apa prestasi yang diraih para sahabat?
Sahabat adalah satu-satunya golongan yang dipuji dalam Al-Quran dalam keadaan masih hidup. Allah banyak memuji dalam Al-Quran. Para Nabi dan Rasul, para orang shalih yang bukan Nabi (Imran, Ashabul Kahfi, Ashabul Ukhdud). Namun, mereka ini sudah wafat ketika Al-Quran turun, kecuali Nabi Isa yang diangkat Allah ke langit.

Ayat-ayat yang memuji para shahabat amatlah banyak, baik secara langsung maupun dengan isyarat / perumpamaan. Salah satu ayat tentang shahabat yang paling gamblang adalah:
"Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar." (QS Attaubah : 100)

3. Apa sifat istimewa para shahabat?
Adapun sifat paling istimewa dari para shahabat adalah ketaatannya. Ketika turun larangan khamr, mereka memecahkan kendi-kendi khamr mereka. Padahal itu adalah harta berharga bagi mereka. Ketika turun batasan menikah dengan 4 orang wanita, ada di antara mereka yang punya 10 istri, maka ia menceraikan 6 di antaranya. Padahal kita tahu bagaimana cintanya seorang suami kepada istrinya. Ketika turun perintah hijab, maka mereka menggunakan kain-kain yang ada untuk hijab mereka. Tidak ada yang menunda melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya.

4. Mengapa harus mengikuti para sahabat dalam hal beragama?
Pertanyaan ini bisa terjawab dari dua sisi : Pertama, apakah Allah dan Rasul-Nya memerintahkan agar kita mengikuti shahabat. Kedua, apakah para shahabat adalah sosok yang pantas utk diikuti?‬

Jawaban untuk pertanyaan kedua, sudah kita ulas sedikit di atas. Bahwa mereka adalah generasi yang sukses dunia dan akhirat, generasi terbaik, memiliki sifat-sifat istimewa dan keutamaan-keutamaan, sehingga pantas utk diikuti.

Bagaimana dgn jawaban utk pertanyaan pertama? Ada sedikitnya 23 ayat, 20 hadits, puluhan atsar shahabat, dan ratusan pendapat ulama yang kerap digunakan dalam kitab-kitab untuk menjelaskan wajibnya mengikuti para shahabat.

5. Bagaimana kedudukan shahabat dalam hukum Islam?
Shahabat memiliki kedudukan yang tinggi dan istimewa dalam hukum Islam. Kedudukan ini tidak dimiliki oleh selain shahabat. Beberapa di antaranya adalah:
  • Kesepakatan shahabat adalah sumber hukum Islam setelah Quran dan Sunnah
  • Dalam ilmu sanad hadits, setiap perawi dalam suatu rantai hadits, akan ditimbang tingkat kevalidannya dengan sebuah ilmu yang bernama Jarh wa Ta'dil. Namun, ketika sanad tersebut sudah sampai pada Shahabat, maka tidak ada seleksi / pertimbangan Jarh wa Ta'dil untuk para Shahabat. Yakni, semua shahabat berpredikat adil dan diambil ilmunya.

6. Bagaimana adab kita kepada shahabat?
  • Tidak mencela mereka. dari Abu Sa’id Al Khudri Radhiyallahu 'ahnu, beliau berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda,”Janganlah kalian mencela sahabat-sahabatku. Seandainya salah seorang dari kalian berinfaq emas seperti Gunung Uhud, tidak akan menyamai satu mud (infaq) salah seorang dari mereka dan tidak pula setengahnya.
  • Tidak berkomentar yang tidak pantas atas perselisihan yang terjadi di antara para shahabat

7. Apanya yang diikuti dari para shahabat?
Yang perlu diikuti dari para sahabat adalah pemahaman mereka terhadap Quran dan Sunnah. Sehingga sering kita temui para ulama berkata : berpeganglah pada Quran dan Sunnah dengan pemahaman para shahabat.

8. Apa manfaatnya mengikuti para shahabat?
Manfaat mengikuti para shahabat: kaum muslimin akan bersatu di atas akidah yang shahih, dan meraih kembali kejayaan Islam. Demikian materi kulwap kita malam ini. Semoga dapat dipahami dengan baik, untuk selanjutnya diamalkan oleh kita semua.

PERTANYAAN 2
Assalamualaikum Abu Abas, saya Meydiana. Bagaimana menanamkan / mendorong kepada anak-anak untuk meneladani sekaligus mengidolakan para sahabat? Sebagaimana kita perhatikan bahwa generasi sekarang lebih mengidolakan tokoh dalam film fiksi.

JAWAB 
Waalaykumussalaam warahmatullahi wabarakaatuh. Di sini berlaku pepatah 
Tak kenal maka tak sayang. Tak tahu maka kenapa harus mengidolakan?
Tentu langkah pertama adalah mengenalkan anakanak kita kepada para shahabat. Sebenarnya, dengan sirah nabi saja sudah banyak terlihat peran shahabat dalam sejarah Islam. Sahabat yang mudah dikenalkan kepada anak-anak adalah para khulafaur Rasyidun yang empat. Lalu 10 orang sahabat yang dijamin masuk surga (hafal kan ya bu?). Dari 10 orang sahabat yang dijamin masuk surga saja, tiap orang punya sejarah sendiri yang menarik untuk disampaikan. Lalu, sahabat-sahabat lain yang banyak dan mudah kita temui kisahnya terlebih dahulu.

PERTANYAAN 3
Bagaimana Penggambaran sosok sahabat Nabi bagi anak2 dibawah 7th agar mudah diterima?

JAWABAN
Ya yang sesuai saja bu. Jujur jujur saja. Misalnya : 
Abu Bakar selalu membenarkan Nabi.
Umar, tegas.
Utsman, sopan, pemalu dan kaya raya.
Ali, kuat, cerdas, berani mengorbankan diri utk Nabi.
Yang sulit di bagian mananya ya? Yang perlu ibu pahami dahulu sebelum menceritakan kepada anak, sahabat ini bukan tokoh fiktif. Mereka benar-benar ada di dunia ini. Nasabnya jelas, sampai sekarang anak keturunannya juga masih ada. Lokasinya jelas. Malah menurut saya, lebih sulit mengenalkan tokoh fiktif kepada anak, karena pasti ada unsur bohongnya, dan kebohongan pasti akan kontradiktif nantinya. Misal : Upin ipin tinggal di mana?

Jangan sampai terbalik, yang fiktif mudah diterima, yang nyata jadi sulit diterima. Karena penyampaiannya masif ke anak-anak. Ini perlu diajarkan ke anak, mana yang nyata, mana yang tidak. Dari yang nyata, mana yang pantas dicontoh, mana yang tidak. dst. Semoga ALlah jadikan anak keturunan kita menjadi generasi sholih, dan kita dijadikan perantara mencapai hal tsb.. aamiin.

PERTANYAAN 4 
Jaman dulu para sahabat sangat dekat dengan Nabi hingga bisa melihat secara langsung dan meniru bahkan menanyakan langsung bila ada yang blm jelas kepada Nabi. Bagaimana dengan era kita sekarang ini yang sudah sangat jauh bahkan banyak yang simpang siur ini hadits/sunah atau bukan. Maksud saya, bagaimana aplikasinya secara nyata dikehidupan kita agar bisa meneladani para sahabat? Terima kasih

JAWABAN
Pertanyaannya bagus sekali, dan sebenarnya menjadi inti dari materi kulwap malam ini. Untuk dapat mengikuti NAbi dan sahabatnya, tidak ada jalan lain kecuali belajar. Mengikuti jalannya dan metodenya orang-orang yang satu visi dengan kita, yaitu mengikuti Nabi dan shahabat. Siapa mereka? Mereka adalah para ulama.

Mengenal ulama, adalah seri ketiga dari rangkaian kulwap yang saya sampaikan. Nanti insya Allah akan kita ikuti. Jalan mereka dalam mengikuti Nabi adalah dengan mempelajari Islam melalui dalil yang valid. Yakni ayat-ayat Quran, hadits2 Nabi, perkataan shahabat. dst. Orang-orang seperti ini (paham dan dekat dengan agama) adalah orang-orang yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, sebagaimana dalam hadits:
“Barangsiapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan maka Dia akan memahamkan baginya agama (Islam).”
Sampai-sampai, Syaikhul Islam ibnu Taimiyah ketika masih jadi pelajar, beliau kalau tidak paham suatu bahasan, beliau merasa cemas, jangan-jangan bukan termasuk orang yang dikehendaki baik oleh ALlah. Jadi, dorong anak-anak kita utk mendapat kebaikan dari Allah melalui ilmu.

PERTANYAAN 5

Saya sendiri sangat kesulitan untuk memberi gambaran betapa hebatnya para sahabat kepada anak, disamping memang ilmu agama yang minim, bolehkah kita memberi gambaran misalnya lebih mudah dengan sdongeng pada anak-anak?

JAWABAN

Ibu bercerita kepada anak itu adalah senjata ampuh menanamkan nilai-nilai kepada anak. Tinggal kita yang mengupgrade saja dengan content pengetahuan yang pokok. Saran praktisnya, ibu siapkan saja materi yang mau disampaikan kepada anak. Bahannya bisa ambil dari buku, dari Quran juga ada, dari kitab-kitab sirah, kitab hadits, kalau pun googling harus hati-hati.

Maaf, kalau boleh berbagi URL : bisa memanfaatkan http://muslimkecil.com/, http://bam.raudhatulmuhibbin.org/ dll

Wikipedia cukup valid bu, untuk info tentang shahabat Nabi. Buku kisah shahabat bergambar, sejauh ini yang saya tahu terbitan Perisai Quran bu. Tanpa menutup yang lain juga bagus, cuman saya belum ketemu saja. Kitab Sirah Nabi seperti karangan Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarakfuri, juga bagus. Bisa dibaca oleh anak. Kitab ini meraih penghargaan pada kompetisi menulis Sirah yang dilakukan kerajaan Saudi, mungkin sudah 30 tahun yang lalu. Artinya, kualitas dan validitas isi bisa dipertanggung jawabkan, karena lolos dari review panitia yang cukup ketat. Dan seperti dikatakan tadi, jika sejarah disampaikan dengan jujur, mudah ditangkap. Tidak ada yang perlu disembunyikan, malah bangga dgn kisah tsb.

PERTANYAAN 6
Bagaimana memilih buku yg isinya Sesuai dng Alqur'an Dan sunnah?

JAWABAN
Cara yang paling selamat tentu dengan metode takhrij (meneliti satu per satu sumbernya) seperti pada hadits. Namun jika hal ini tidak mampu kita laksanakan, dengan banyak membaca, akan ada proses konfirmasi antara satu buku dengan buku lainnya. Karena alhamdulillah, mayoritas ulama umumnya berusaha mengikuti Quran dan Sunnah. Apalagi ulama yang jujur, dan tidak memiliki agenda pribadi.

PENUTUP
Dari materi di atas, kita dapat mengetahui kedudukan tingginya sahabat nabi. Serta adanya perintah untuk mengikuti mereka dalam beragama. Menariknya, dalam tafsir ibnu katsir, ketika beliau menafsirkan ayat 7 dari alfatihah. Yaitu, penggalan ayat
"Tunjukilah kami jalan yg lurus, jalannya orang-orang yang Kau beri nikmat."
Maka ibnu katsir menafsirkan siapa "org yg diberi nikmat" merujuk pada Annissa ayat 69
"Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan ORANG-ORANG YANG DIANUGERAHI NIKMAT nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. "
Dan para ulama menafsirkan ayat ini, shiddiiqiin adalah Abu Bakar, orang yang mati syahid adalah Umar bin Khatab dan Ustman. Berdasarkan hadits :
"Bahwasannya Anas bin Maalik radliyallaahu ‘anhu telah menceritakan kepada mereka : Bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam pernah mendaki bukit Uhud yang diikuti oleh Abu Bakr, 'Umar, dan 'Utsmaan. (Tiba-tiba), Uhud bergetar (gempa), maka beliau bersabda : "Tenanglah wahai Uhud, karena di atasmu sekarang ada seorang nabi, seorang shiddiiq, dan dua orang syahiid" [Diriwayatkan oleh Al-Bukhaariy no. 3675].

Artinya, sedikitnya selama 17 kali dalam sehari ketika membaca Al-fatihah dalam sholat, kita sedang meminta kepada Allah agar dapat mengikuti para shahabat Nabi, yaitu orang-orang yang diberi nikmat. Demikian materi kulwap kita malam ini. Semoga dapat dipahami dengan baik, untuk selanjutnya diamalkan oleh kita semua. Sampai di sini dulu kebersamaan kita malam ini, mohon maaf atas segala kesalahan. Mari kita tutup dengan doa kafaratul majelis. 
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Wassalamualaykum warahmatullahi wabarakaatuh



Resume Kulwap HSMN Semarang
Hari : Kamis
Tanggal : 25 Februari 2016
Waktu: 20.00 -22.22 
Tema : Kedudukan para sahabat (Contoh nyata yang menjalankan wahyu)
Narasumber : Ust. Beta Andri (Abu Abbas)
Peserta : Grup HSMN Semarang
Moderator : Indah Purwanty
Notulen : Arina Mabruroh

PROFIL NARASUMBER
Bismillahirrahmanirrahim..
Perkenalkan nama saya Beta Andri (Abu Abbas), saya PNS, saat ini bertugas di Pusdiklat KNPK dan mengajar akuntansi di STAN. Saya ayah dari 3 org anak: 12, 9 dan 5 thn. Dalam kesempatan ini saya akan membawakan tema Kedudukan Shahabat dalam Islam.

Sumber gambar : rapungsamuddin.com