Mar 11, 2017

Cinta Monyet, Apaan Sih?

Cinta Monyet, Apaan Sih?
Cinta Monyet, Apaan Sih?
Demi menyemangati diri sendiri untuk bangun dari 'mati suri', akhirnya ikutan juga writing challenge-nya Kampus Fiksi yang kali ini digagas bareng Basabasi Store selama 7 hari kedepan. Di hari pertama ini temanya ngomongin soal Cinta Monyet. Apaan sih? Antara lucu dan bingung kalau negbahas cinta monyet ini. Secara saya adalah wanita yang kalem, lemah lembut, baik hati dan tidak sombong, paling ya cuma naksir-naksiran aja. Maksimal juga dipacokin temen-temen. Hehehe...

But anyway, hal paling saya ingat tentang cinta monyet ini adalah sewaktu masih SD. Pastinya yang saya taksir anak paling ganteng di kelas lah ya :) dan itupun sebatas maksimal tadi, dipacokin temen! Saya sih malu-malu seneng aja. Hahaha.. Bisa dibilang dia inilah cinta monyet saya. Pasalnya dalam hidup cuma ada 3 pria yang pernah saya taksir, si temen SD ini, temen SMA dan suami saya sekarang. Kalau berapa yang nembak nggak perlu dihitung sih ya.. Jadi, lucky you hei suamiku, wkwkwk

Cinta monyet saya ini selain paling ganteng juga kulitnya paling putih di kelas, meskipun dia agak lebay dalam hal perawatan tubuh. Bayangkan, saya yang masih SD aja bisa bilang dia lebay!! Disaat temen-temen berkeringat, dia wangi sendiri karena pakai parfum (anak SD pake parfum, woy!). Ketika yang lain banyak-banyakan bekas luka di kaki akibat bermain, si cinta monyet ini justru pake handbody lotion tiap ke sekolah! Kalau dipikir-pikir lagi, darimana saya tau ya dia pake lotion? Ah entahlah, yang jelas gitu!!

Baca juga : Sosok Ibu dalam Waktu

Seiring berjalannya waktu saya pun meninggalkan cinta monyet tanpa kenangan apapun, no cinta-cintaan, no surat-suratan, no bilang sayang. Ya sekedar naksir aja! Tapi GeeRnya saya sih, kayanya dia juga naksir sama saya. Hwakakakak....

Time flies, sampai akhirnya saya kembali ke kota kelahiran saat kuliah. Si cinta monyet sudah bekerja di sebuah hotel, saya pun beberapa kali mampir untuk sekedar ngobrol. Ada rasa-rasa kayanya dia masih naksir saya, hihihi... Tapi lagi-lagi, kami cuma ngorbrol dan curhat-curhatan aja. Sampai suatu malam saat dia main ke rumah, akhirnya keGeeRan saya jadi nyata! Intinya saya nggak cuma GeeR deh selama ini, wkwkwk. 

Meski happy karena si cinta monyet akhirnya nembak, tapi pikiran saya masih waras. Okelah dia kerja di hotel dengan karier bagus (anyway, sekarang dia jadi manager di salah satu Hotel Management ternama), wajah rupawan, tapi tentunya juga akan mengundang banyak konsekuensi. Dari lingkungan kerja, relasi, dll yang sepertinya saya nggak bakal sanggup menerimanya. Gimana mau nerima kalau hari-hari yang lalu dia selalu curhat kalau pacar dia itu banyak, ada jadwalnya lagi, beuh!!!

Sampai saat ini hubungan kami masih baik-baik saja. Hampir nggak pernah contact dan saya pun tidak pernah mengharapkannya. Kadang kami masih bertemu di pernikahan teman dan masih ngobrol asyik, orang tuanya pun masih sangat baik pada saya. Meski agak berlebihan juga baiknya, mungkin dulu ngarep dijadiin mantu. Hahahaha..

Baca juga : Dandan dan Perempuan

Satu hal yang baru saya sadari adalah bahwa bicara cinta selalu bisa membuat kita banyak merenung, merenungkan segala hal yang ada di sekitar kita. Maka tak heran setiap orang memiliki kutipan cintanya masing-masing, tentang cinta pada pasangan, anak, orang tua, passion, impian yang membuat jiwa kita semakin bertumbuh. Dan pada akhirnya berhasil menemukan makna hidup.

Cinta Monyet, Apaan Sih?
Kutipan dibuat dengan aplikasi Canva

Ya, tentu saja begitupun dengan yang saya alami. seringkali nilai-nilai pelajaran itu saya tuangkan dalam bentuk kutipan. Dengan dukungan teknologi dan berbagai aplikasinya seperti canva yang editable, downloadable serta free copyright untuk dicetak maupun dibagikan ke media sosial, makin mudah pula untuk menuliskan quote sederhana namun mengena untuk banyak orang. Inilah yang paling membuat saya bahagia ketika menulis, karena saya akan merecall segala hal yang pernah saya alami, merenungkannya, lalu menuliskan kembali sebagai pelajaran hidup. 

Hei cinta monyet, terimakasih telah memberikan pengalaman lucu nan bernilai di hidupku. Sukses dan bahagia selalu ya! ^_^

Mar 10, 2017

Fun Time #17 : Membuat Proyektor Sederhana

Fun Time #17 : Membuat Proyektor Sederhana
Fun Time #17 : Membuat Proyektor Sederhana
Sumber gambar : http://palingmudah.wordpress.com
Proyektor adalah sebuah alat optik yang digunakan untuk menampilkan gambar di sebuah layar proyeksi atau permukaan serupa (sumber : https://id.wikipedia.org). Nah, proyektor sendiri dibagi menjadi 3 macam, ada proyektor elektronik (LCD), proyektor transparansi (film, slide, overhead), dan proyektor matematika.

Kali ini, dalam rangka belajar tentang berbagai macam lensa, kami punya project Fun Time #17 : Membuat Proyektor Sederhana. Eniwei, nantinya, kita bisa nonton video atau film dari handphone yang dipantulkan oleh lensa cembung ke bidang datar seperti tembok, sehingga gambar yang muncul menjadi lebih besar. Yaaa.. istilah kerennya kaya nonton layar tancap gitu, hehehe...

Apa aja sih, yang dibutuhkan untuk Fun Time #17 : Membuat Proyektor Sederhana?

Fun Time #17 : Membuat Proyektor Sederhana
Step by step Fun Time #17 : Membuat Proyektor Sederhana
Alat & Bahan :
  • Kardus sepatu bekas
  • Lensa cembung (kami membeli di toko buku seharga Rp. 45.000,-)
  • Cutter / Gunting
  • Lem tembak
How to make it?
  1. Lepaskan lensa cembung dari rangkanya
  2. Buat lubang sebesar lensa cembung pada kardus 
  3. Tempelkan lensa menggunakan lem tembak (kami sudah mencoba berbagai lem lain, namun semuanya berujung mudah lepas, jadi direkomendasikan pakai lem tembak ya..)
  4. Buat penyangga handphone (seperti pada gambar)
  5. Setting handphone pada kecerahan maksimal (brightness-nya diatur maksimal)
  6. Letakkan handphone pada tempatnya dan tutup rapat kardus
  7. Matikan lampu di ruangan (semakin gelap hasil gambar semakin jernih), tempatkan pada ketinggian yang diinginkan dan selamat menikmati pertunjukan!
Fun Time #17 : Membuat Proyektor Sederhana
Letakkan handphone pada penyangga dan
atur maju mundur sampai didapat gambar yang jelas
Mudah bukan Fun Time #17 : Membuat Proyektor Sederhana kali ini? Tidak sampai 30 menit untuk membuatnya. Namun berhasil tidaknya pantulan pada proyektor sangat ditentukan pada penentuan jarak, ketinggian serta gelap terangnya ruangan.

Jujur saja di hari pertama kami merasa gagal, karena hanya mendapatkan gambar blur pada tembok. Saya sampai melihat berbagai tutorial lain dan merasa yakin apa yang kami lakukan sudah benar. Nggak seru dong, sudah beli lensa mahal tapi nggak bisa menikmati layar tancap. Kami pun mencoba lagi di hari kedua. Berpindah ke ruangan yang lebih gelap, maju mundur berulang-ulang hingga gambar muncul, serta mengatur jarak handphone dalam kardus. Lumayan butuh kesabaran untuk menemukan titik yang pas, tapi happy banget saat bisa nonton ipin upin di gelapnya kamar sambil ngadep tembok. Hehehe...

Intinya jangan pernah merasa gagal, coba lagi, coba lagi sampai berhasil. Pasti sepadan dengan kesenangannya! So, selamat mencoba ya...

Salam Hangat,