Sep 26, 2017

Ingin Menjelajah Kota Solo dengan Bus Tingkat Werkudara? Begini Caranya!

Ingin Menjelajah Kota Solo dengan Bus Tingkat Werkudara? Begini Caranya!
Ingin Menjelajah Kota Solo
dengan Bus Tingkat Werkudara? Begini Caranya!
Kota Surakarta atau lebih dikenal dengan Kota Solo tentu sudah tak asing lagi bagi kita. Kota tempat Pakubuwana tinggal di Keraton Surakarta Hadiningratnya ini pun tak kalah istimewa dengan Yogyakarta. Bagi saya pribadi, Solo seperti rumah kedua. Sebagai tujuan mudik sejak kecil, tempat Bapak lahir dan dibesarkan, tempat saya mengenyam pendidikan SMP hingga SMA di sebuah pondok pesantren, pokoknya wara wiri Semarang - Solo itu sudah hal lumrah. Meski begitu, ternyata saya tak pernah benar-benar mengenal Kota Solo. Bahkan hingga berumah tangga dengan dua orang putera, saya masih buta arah dan terlalu banyak bangunan, tempat kuliner, museum maupun tempat wisata yang telah saya lewatkan. Duh, selama ini ngapain aja di Solo? 

Kebetulan beberapa hari lalu saya dan anak-anak ke Kota Solo untuk bertemu suami yang sedang bertugas di sana. Kurang cinta apa coba, kerja aja ditengokin. Hahaha.. Tak ingin mengulang kesalahan yang sama, sembari menunggu sang Ayah bekerja, saya mengajak anak-anak menjelajah Kota Solo dengan Bus Tingkat Werkudara.

Bus tingkat adalah barang langka di masa sekarang. Saya sebagai generasi Y alias anak 90an sih, masih merasakan bus Damri tingkat yang wara-wiri di Kota Semarang setiap harinya. Namun bagi anak-anak saya. menaiki bus tingkat adalah hal yang istimewa. Bus Tingkat Werkudara merupakan bus wisata yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Kota Surakarta. Bus ini dioperasikan secara khusus untuk city tour menjelajahi Kota Solo, mulai dari kantor Dishub Kota Surakarta yang bertempat di belakang Stadion Manahan hingga Kebun Binatang Jurug dan kembali lagi ke Dishub dengan rute yang berbeda.

Perjalanan menjelajah Solo dengan Bus Tingkat Werkudara memakan waktu sekitar 2 jam. Cocok banget buat yang merasa mati gaya dan bosen ngeMall atau udah kehabisan uang buat belanja di Pasar Klewer maupun Pusat Grosir Solo, hehe.. Bus ini beroperasi setiap hari. Senin hingga Jumat disewakan untuk peserta rombongan, sedangkan di hari Sabtu, Minggu serta hari libur nasional diperuntukkan bagi masyarakat umum (perseorangan).

Ingin Menjelajah Kota Solo dengan Bus Tingkat Werkudara? Begini Caranya!
Tiket Bus Wisata Werkudara

Bagi masyarakat umum, Bus Tingkat Werkudara memiliki jadwal 3 kali sehari, yaitu pukul 09.00 WIB, 12.00 WIB dan 15.00 WIB dengan tiket seharga Rp. 20.000,- per orang. Murah, kan? Pemesanan tiket bisa dilakukan via telpon, sms maupun whatsapp ke Mbak Indri di 0856 4200 5156 atau ke Bp. Sandi di 0852 2979 0462 (kemarin saya chat via whatsapp ke Mbak Indri dan langsung mendapat respon). Silakan menanyakan ketersediaan kursi hari tersebut dan melakukan booking. Selanjutnya kita tinggal datang ke Dinas Perhubungan Kota Surakarta di Jl. Menteri Supeno No. 7 Manahan, Surakarta untuk membayar tiket dan langsung menuju bus yang diparkir rapi dalam garasi khusus.

Ingin Menjelajah Kota Solo dengan Bus Tingkat Werkudara? Begini Caranya!
Sesi foto-foto di Bundaran Gladag

Kami sempat kecewa karena ketika sampai di Dishub ternyata kursi di bagian atas sudah penuh, padahal kami tiba 30 menit sebelum keberangkatan. Tak disangka setelah sampai Halte Jurug dilakukan rolling tempat duduk, yang di bawah pindah ke atas dan begitu sebaliknya. Duh, senangnya si Abang dan Adek merasakan semilir angin dari atas bus tingkat yang memang tidak diberi jendela kaca. Bus berangkat tepat waktu sesuai jadwal. Jadi pastikan kita datang 30 menit atau maksimal 15 menit sebelumnya. Kemudian menyusuri jalan protokol Kota Solo yaitu Jl. Slamet Riyadi hingga Gladag. Berhenti sejenak untuk turun di bundaran Gladag yang digunakan sebagai waktu foto-foto serta jajan-jajan cantik. Berlanjut ke arah Universitas Sebelas Maret Surakarta hingga Jurug, untuk selanjutnya dilakukan pergantian tempat duduk dan kembali ke Dishub dengan rute yang berbeda.

Ingin Menjelajah Kota Solo dengan Bus Tingkat Werkudara? Begini Caranya!
Tempat pembelian tiket
dan pemberangkatan Bus Werkudara

So far, Menjelajah Kota Solo dengan Bus Tingkat Werkudara sangat menyenangkan. Dengan panduan guide yang memberi penjelasan singkat pada setiap bangunan, jalan maupun patung-patung yang dilewati semakin menambah wawasan kami tentang Kota Solo. Jadi, pastikan kamu  juga mencobanya, ya!

Salam Hangat,

Sep 19, 2017

3 Aplikasi Ini Bisa Menjadikanmu Seorang Blogger Pemula

3 Aplikasi Ini Bisa Menjadikanmu Seorang Blogger Pemula
3 Aplikasi Ini Bisa Menjadikanmu
Seorang Blogger Pemula
Beberapa tahun terakhir, profesi blogger semakin hits dengan adanya dukungan warganet dan media sosial. Blogger kini dianggap sebagai micro influencer atau orang yang dapat memberi pengaruh di lingkungan sekitarnya, baik di dunia nyata maupun maya. Maka tak heran, banyak pihak yang memanfaatkan para blogger sebagai sarana untuk menyampaikan pesan mereka, mulai dari blogger gathering bersama anggota MPR dan Presiden, kerjasama para blogger dengan berbagai Instansi Pemerintah, Sosialisasi peraturan maupun MoU para pengusaha, hingga review berbagai produk dan jasa. Bisa dibilang, blogger adalah media komunikasi yang menyentuh akar rumput, atau masyarakat hingga kelompok terkecil.

Saya sendiri mulai menulis di blog sejak November 2013. Berawal dari blog gratisan yang isinya berbagai curhatan tentang lika-liku ibu bekerja dalam mengasuh kedua putra saya. Barulah di bulan November 2016 lalu, saya meniatkan diri untuk lebih fokus dan konsisten dalam mengelola blog.

Bergabung dengan komunitas blogger Gandjel Rel yang merupakan komunitas blogger perempuan Semarang, menjadi titik balik saya di dunia blogging, mengganti blog dengan domain berbayar, jadi makin rajin update post lewat #ArisanBlogGandjelRel, dapat banyak info gathering dan event seputar blogging, dapat banyak ilmu tentang menulis dan copy writing yang pada akhirnya bisa meningkatkan kualitas blog serta konten di dalamnya. Kalau sudah begitu, tawaran kerjasama pun mulai berdatangan, hehe...

Baca juga : Kenapa Ngeblog?

Jadi, buat kalian yang suka menulis dan berniat bikin blog, jangan pernah ragu atau minder, karena 3 Aplikasi Ini Bisa Menjadikanmu Seorang Blogger Pemula.

1. Blogger atau Wordpress
Saya memulai perjalanan ngeblog dari dua aplikasi ini, yang kesemuanya bisa di unduh melalui ponsel. Kedua aplikasi ini sangat mendukung blogger pemula untuk membuat blog pertamanya. Dengan berbagai dukungan template yang sangat beragam, kita tinggal menyesuaikan tampilan dengan kesan yang ingin dimunculkan. Karena blog adalah sebuah personal branding. Silakan pilih salah satu atau mencoba keduanya, lalu tentukan mana yang lebih kalian sukai dan mualilah menulis.
3 Aplikasi Ini Bisa Menjadikanmu Seorang Blogger Pemula
Logo Blogger

3 Aplikasi Ini Bisa Menjadikanmu Seorang Blogger Pemula
Logo Wordpress
2. Snapseed
Belakangan ini saya lagi suka banget sama aplikasi ini, mudah digunakan untuk berbagai kebutuhan. Memiliki fitur edit foto yang sangat lengkap, aplikasi Snapseed bisa mengubah fotomu menjadi lebih dramatis. Kelebihan lainnya adalah untuk membuat tulisan, baik judul artikel, quote, maupun membuat pengumuman. Saya pribadi menyiasatinya dengan mencari background di google via smartphone, lalu dicrop sesuai keinginan, kemudian masuk ke aplikasi Snapseed untuk membuat tulisannya. Sangat membantu dengan hanya bermodal smartphone.
3 Aplikasi Ini Bisa Menjadikanmu Seorang Blogger Pemula
Judul Artikel dengan Aplikasi Snapseed
3 Aplikasi Ini Bisa Menjadikanmu Seorang Blogger Pemula
Kota Tua Jakarta - Diedit dengan Aplikasi Snapseed

3. Google Analytics
Aplikasi ini berfungsi untuk mengetahui performa blog kita, yang berisi rangkuman statistik secara real time. Dengan Google Analytics kita bisa mengetahui berapa orang yang mengunjungi blog kita setiap harinya, statistik gender, artikel mana yang paling diminati, jam berapa orang paling banyak membuka blog kita, hingga demografi pembaca artikel kita (dari negara mana saja). Pokoknya super duper lengkap. Aplikasi ini sangat membantu para blogger yang mulai ingin menjadikan blognya sebagai penghasil rupiah. Siapa sih, yang nggak mau dapat penghasilan dari hobbynya?
3 Aplikasi Ini Bisa Menjadikanmu Seorang Blogger Pemula
Logo Analytics
Itulah 3 Aplikasi yang Bisa Menjadikanmu Seorang Blogger Pemula versi saya, kalau Mbak Rahma dan Mbak Nyi pakai aplikasi apa aja? Selamat mencoba and happy writing!

Sep 18, 2017

Tips Berkomunikasi dengan Anak

Tips Berkomunikasi dengan Anak
Tips Berkomunikasi dengan Anak
Komunikasi adalah Proses mengungkapkan isi hati, jiwa dan pikiran secara verbal (lisan, tulisan, gambar dll)  atau non verbal (bahasa isyarat,  ekspresi  wajah, sentuhan, gerak tubuh dll). Sehingga orangtua dapat memahami anak untuk berkembang dan belajar, sedangkan anak bisa mendengar, menyerap dan memaknai apapun yang kita ucapkan, sehingga pikirannya akan berkembang dan dapat mengungkapkan isi hati atau pendapatnya berdasarkan penalarannya sesuai usia anak.

Tujuan membangun  komunikasi :

  1. Menjalin kedekatan orangtua dan anak.
  2. Sebagai sarana mengungkapkan kasih sayang. 
  3. Sebagai media menyatakan penerimaan atau penolakan atas pendapat yang disampaikan. 
  4. Sarana mengembangkan diri dan potensi yg dimiliki anak.
  5. Sebagai kontrol terhadap prilaku anak yang kurang baik.
  6. Anak dapat memahami / membangun pengertian dan mengenal dirinya sendiri melalui kata-kata orangtua
Komunikasi secara natural sudah dibangun semenjak anak dalam kandungan, biasanya ibu yang sedang hamil, mengusap perutnya sambil mengucapkan harapan-harapan atau mengajak bicara dan spontan janin yang ada dalam perut pun memberi respon dengan gerakan gerakan. Ungkapan keterbukaan dan spontanitas yang jujur lah yang kemudian membantu orangtua mengetahui dan mengikuti perkembangan jalan pikiran anak.

Syarat orangtua komunikatif adalah :
Menjadi pendengar yang baik dan memunculkan keterbukaan
Keterbukaan sangat penting dalam perkembangan kepribadian anak. Anak akan mengalami banyak masalah seiring dengan pertumbuhan dan perkembangannya sampai usia remaja. Orangtua dalam hal ini dengan kata-kata, senyuman, pelukan kasih, cium sayang menyampaikan fakta, gagasan, pengetahuan,  nilai dan norma. Sedangkan anak dengan mudah dapat menyampaikan pikirannya, perasaannya, keinginannya dan pendapatnya.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membangun komunikasi efektif kepada anak antara lain adalah :
1. Melakukan berbagai hal bersama anak dan menjadi teman baik. 
2. Bersikap adil dalam kedisiplinan dan menghargai hak anak.
3. Menciptakan suasana hangat, bahagia.
4. Memberi contoh yang baik. 
5. Menunjukkan rasa kasih sayang.
6. Bersikap cukup permisif dan luwes.

Dengan keterbukaan yang dilandasi kejujuran, ketegasan dan konsistensi, orangtua bisa mengetahui dan mendapat gambaran akan masalah yang sedang dialami oleh anak. Sehingga orangtua bisa membantu memberi masukan, pandangan,  atau alternatif solusi.


*SESI TANYA JAWAB*
1. Bunda An-Nahl_HSMN Surabaya
Assalaamu'alaykum
1. Mbak Meydian saya mau tanya komunikasi dengan keterbukaan bagaimana ya maksudnya? & mungkin contohnya?
2. Bagaimana caranya agar saat anak sedang menggoda dengan tidak mendengarkan nasehat / perkataan ortunya (saat melakukan hal yang salah), apa yang harus dilakukan? Apa diam sejenak?
3. Mbak kapan ya agar perkataan (memasukkan ilmu, nasehat dll) agar masuk & bertahan di dalam ingatan anak?
Jazaakillaahu khoyron atas jawabannya

*Jawaban Narsum* :
Waalaikumsalam Bunda...
1. Keterbukaan yang dimaksud adalah jujur dan memberi kesempatan kepada anak untuk menyampaikan semua yang dirasakan, bahkan tentang kekurangan atau kesalahan orangtua. Artinya ada kebebasan berpendapat, yang kemudian akan menjadi koreksi atau perbaikan diri bagi orangtua maupun anak .
2. Coba dengan sentuhan, pegang punggungnya usap usap, sambil panggil namanya. Anak sholih / sholiha, dengar Bunda kan? Kemudian tunggu responnya, InsyaAllah ada perbedaan saat anak hanya diajak bicara saja dan saat dengan sentuhan. Dicoba ya Bund... 
3. Biasanya saat menjelang tidur, atau saat anak sedang tidak melakukan aktifitas berat.. Misal sedang baca buku, main di taman, duduk-duduk.

2. Ifa_HSMN Malang Anak laki" usia 3th (Varo)

Assalamualaikum, Bagaimana cara mengatasi anak yang emosi ketika permintaannya tidak dituruti? Apalagi marah di depan orang lain, kadang terpaksa saya turuti karena dibelai oleh orang yang merasa kasihan.

*Jawaban Narsum* :
Waalaikumsalam Bunda Ifa Sholiha... 
Orangtua harus konsisten dengan aturan yang sudah disepakati, jadi jika anak menangis di depan orang banyak untuk mempertahankan keinginannya, dan kita orangtua tidak bertahan dengan aturan kita,  maka menangis dan meminta sesuatu di depan orang banyak atau didepan tamu misalnya akan menjadi senjata anak untuk memenuhi keinginannya.

Pilihannya adalah : orangtua tidak perlu malu dan kasian. Saat anak menangis di depan orang banyak, segera ajak anak pulang / masuk rumah. Tenangkan hatinya. Setelah tenang kemudian beri pengertian, kenapa orangtua tidak memenuhi keinginannya. Harapannya adalah anak tidak menggunakan tangis untuk meminta sesuatu.

3. Bunda Aprilia Rahma_HSMN Surabaya.

Dalam berkomunikasi dengan anak, kitalah pemegang tanggung jawab atas apa yang kita utarakan. Bagaimana cara berkomunikasi dengan anak yang masih dalam masa egosentris. Jazakillah khoir.

*Jawaban Narsum* :
Masa yang menggemaskan yaa Bund. Kata-kata yang sering keluar dari anak usia egosentris adalah "pokoknya aku......". Sebenarnya di setiap jenjang usia anak, ada masa dimana anak mempertahankan pendapatnya. Saya lebih senang menanggapi  dengan menggali keinginan keinginannya sekaligus menanyakan alasannya. Sehingga anak terbiasa untuk memberikan argumen tentang sesuatu yang diinginkan berdasarkan alasan yang benar. Dan orangtua wajib menghargai keinginannya jika benar. Perhatikan sudut pandang anak dan orangtua berbeda, sesuaikan dengan daya nalarnya. Dengan menghargai pendapatnya maka kita sudah menanamkan Percaya Diri pada anak.

*Tanggapan*dari Bunda April : 
Bund Mey, anak saya itu jika melakukan sesuatu, lalu saya tanya alasannya  kadang jawabannya ga nyambung. Itu bagaimana ya? Jadi udah ngeyel tapi kurang pas. Contohnya, kenapa kakak dorong adik? Jawabannya kakak lapar, seperti itu bund.

*Jawaban Narsum*:
Hihihihi... Iyya Bund. Karena lapar membuatnya marah dan kesel, jadi mukul deh. Hebat kakak sudah mau jawab. Jadi kita tau penyebabnya. Tinggal PR kita untuk mengarahkan perilakunya yang salah. Sampaikan kalau kakak lapar ya makan dong atau bilang sama Bunda. Demikian Bunda.

4. Bunda Dycka_HSMN Malang

Assalamu'alaikum wr.wb. Semoga mbak meydina selalu dalam rahmat Allah.
Saya mau bertanya bunda, putra saya usia 28bln. Alhamdulillah bicaranya sudah sangat lancar, saya pun sering mengajaknya berbicara seperti ungkapan bahagia setelah main seharian sama dia. Tapi kadang dia melakukan hal-hal yang saya larang dengan sengaja. Jika saya ingatkan, semakin menjadi-jadi dan tertawa lari. Selesai itu saya ajak ngobrol, dia tau kalau itu salah. Cara komunikasi yang baik saat anak bersikap seperti itu bagaimana ya bunda? Karena kalau didiamkan kadang membahayakan dirinya sendiri.

*Jawaban Narsum* :
Waalaikumsalam wrwb Bunda Dika...
Begitulah cara anak meminta perhatian orangtua nyaIngat ya Bunda, jika anak tidak mengeluh, bukan berarti ia baik-baik saja, saat bermain bersama anak coba tanyakan apa yang paling di sukai dan apa yang tidak disukai atau yang membuatnya sedih, supaya kita paham perasaan anak. Barakallah.

5. Bunda Ayu Ertika Sari_HSMN Malang
Bagaimana kalau penanganan anak perempuan (3 th) yang suka nangis keras dan guling guling?Ketika di keluarkan dari kelas, teman yang lain seperti ikut-ikutan karena senang keluar kelas. Kalau tetap di dalam kelas, teman yang lain jadi ikut-ikutan nangis. Terimakasih

*Jawab Narsum*:
Anak yang tidak bisa menyampaikan keinginannya secara verbal/lisan, biasanya diungkapkan dengan menangis. Saat anak tantrum, sebaiknya ditenangkan dulu, terpisah dari teman-temannya.

Langkah yang bisa diupayakan adalah membiasakan membacakan buku cerita, kemudian meminta anak untuk menceritakan kembali apa yang sudah didengar. Tujuannya untuk melatih anak mengungkapkan perasaannya dengan baik. Atau ketika anak bercerita maupun mengajak orangtua bicara, berikan respon dan dengarkan cerita anak dengan serius, sehingga anak senang berbicara dan bercerita, pada akhirnya akan mudah mengungkapkan perasaannya.

*Tanggapan* Bunda Ayu :
Kalo menangisnya lama sampai setengah jam, apakah kita harus menunggu sampai anak tersebut tenang sendiri? Ketika di tanya, "minta apa" malah nangis terus, kenceng. Kalau diajak ngobrol, geleng-geleng kepala..

*Jawaban Narsum* :
Iyaaa, bahkan sampai 1-2 jam pun tidak mengapa. Selama tidak mengakibatkan perubahan kesehatannya (pingsan), biasanya anak yang menangis terlalu lama akan muntah atau batuk-batuk, kemudian tenang.

Setelah tenang, jangan langsung dinasihati. Biarkan anak sedikit melupakan tantrum nya. Setelah jeda cukup lama dalam suasana yang menyenangkan baru kita cerita-cerita. Tanyakan kenapa kakak tadi begitu sedih? Menangis keras? Apa yang membuat dia menangis? Jadi tanyakan penyebabnya saja. Bukan menyampaikan larangan. Setelah anak menyampaikan penyebabnya kita diskusikan lebih lanjut. Sebaiknya bagaimana anak mengambil sikap. Disini dapat disisipkan pesan, apa yang harus dilakukan anak. Mungkin juga,  ketidaktahuan anak dalam merespon sikap teman atau guru yang menyebabkan anak tantrum. Begitu ya Bunda, semoga membantu.

Demikian sharing Tips Berkomunikasi dengan Anak, semoga bermanfaat. Salam Hangat,

Sumber :
KULWAP HSMN MALANG & SURABAYA
Tema : *Ilmu berkomunikasi denga Anak*
Narsum : Ibu Meydiana  Rahmawati - Ibu dari anak Homeschooler
Tanggal : Rabu, 5 April 2017
Pukul : 19.00-20.30 wib
Moderator : Bunda Sari (HSMN Surabaya)
Notulen : Bunda Ifa (HSMN Malang Raya)

*CURRICULUM VITAE NARASUMBER HSMN*
✨ Nama lengkap : Meydiana Rahmawati S. T
✨ Status keluarga : 
Anak : Alifia Afflatus Zahra (15 th Homeschooler) 
Suami : Didik Ristanto (PNS Kementrian Kelautan Perikanan)
✨ Domisili : Semarang
✨ Riwayat pendidikan/pengalaman: S1 Teknik Kimia Undip
✨ Aktivitas saat ini: Ibu Rumah Tangga, Praktisi HS,  Ketua HSMN
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
hsmn
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
facebook.com/hsmuslimnusantara
FB: Generasi Juara
 instagram: @hsmuslimnusantara
 twitter: @hs_muslim_n
 web: hsmuslimnusantara.org

Sep 15, 2017

Agar si Kecil Nggak Gaptek Tanpa Kecanduan Internet

Agar si Kecil Nggak Gaptek Tanpa Kecanduan Internet
Agar si Kecil Nggak Gaptek Tanpa Kecanduan Internet
Di era digital dimana dunia serba gawai dan teknologi seperti saat ini, kita bisa mendapatkan informasi tanpa batas, konten tanpa filter dengan biaya terjangkau, cepat dan mudah serta dapat diakses di manapun. Sehingga internet bisa diibaratkan seperti dua mata pisau. Bisa mendatangkan banyak manfaat sekaligus besar risikonya jika digunakan tanpa kontrol, karena internet hanyalah sarana yang sifatnya netral, kita sebagai penggunalah yang menentukan baik buruknya. Teknologi itu menjadi powerfull karena ada kreatifitas manusia di dalamnya. Jangan sampai kita hanya disibukkan meng-upgrade hardware handphone kita atau software aplikasi di dalamnya, tapi lupa untuk meng-upgrade pola pikir kita untuk lebih kreatif menggunakannya.

Beberapa hari lalu saya berkesempatan menghadiri acara Internet Baik yang diselenggarakan oleh sebuah provider telekomunikasi milik pemerintah di Hotel Santika Premiere, Semarang dengan tema Internet Baik. Saya merasa beruntung bisa belajar dan menimba ilmu bersama para guru, pendidik, orang tua, jurnalis serta komunitas untuk mengenal 1001 cara baru berinternet serta mengantisipasi dampak negatifnya.
Agar si Kecil Nggak Gaptek Tanpa Kecanduan Internet
Acara Internet Baik oleh Telkomsel
Acara ini menghadirkan tiga orang narasumber, yaitu Muhammad Nur Awaluddin atau Kang Mumu sang CEO Kakatu, sebuah aplikasi pintar pengawas digital anak, Kang Hilmi dari Yayasan Kita dan Buah Hati serta Mbak Widuri sebagai perwakilan dari ICT Watch yang merupakan pencetus komunitas internet sehat.

Hari itu saya banyak belajar tentang bagaimana anak kita diasuh. Jika dalam periode emas anak dari usia 0- 3 tahun kebutuhannya untuk bahagia serta bounding dengan orang tua tidak terpenuhi, akibatnya emosi anak menjadi tidak genap, yang di kemudian hari bisa menyebabkan anak murung, depresi serta mencari tempat lain atau segala hal yang bisa membahagiakan mereka. Itulah yang menjadi CIKAL BAKAL KECANDUAN mereka pada gadget.

Sahabat Rasulullah SAW, Ali bin Abi Thalib ra pernah berkata, "Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu". Tentunya perkataan beliau bukan tanpa dasar, itulah mengapa kita sebagai orang tua dari anak-anak generasi Z dan A harus mengerti tentang seluk beluk internet sebelum melepaskan anak kita tanpa pondasi yang kuat melalui 4 tahap, yaitu Membangun Komunikasi dan Kelekatan, Memunculkan Kepercayaan / TRUST, Mengedukasi anak tentang inetrnet serta Melakukan kontrol. Pahamilah bahwa bencana internet sangatlah dekat, bukan di luar rumah, bukan karena lingkungan, namun hanya beberapa centimeter dari kita ketika kita terlena tanpa mengetahui apa yang dilakukan si kecil dengan gawainya. 

Berdasarkan fakta di atas, melalui tulisan ini saya ingin berbagi 5 Prinsip Cerdas Berinternet Agar si Kecil Nggak Gaptek Tanpa Kecanduan Internet :

1. Keep Playing or Stop
Jelaskan pada anak tentang dampak fisik terlalu lama bermain gadget, cobalah minta mereka untuk menggerakkan ibu jari terus menerus selama 5 menit. Tanyakan apakah terasa lelah? Pasti iya. Maka itulah yang terjadi ketika mereka memainkan game terus menerus, tanpa disadari jari-jari mereka akan merasa kelelahan sehingga dapat menimbulkan efek di kemudian hari.

Ceritakan tentang paparan sinar biru yang berasal dari layar handphone yang akan mengikis lutein pada retina mata. Kita bisa memberi contoh sinar biru dengan senter yang disorot langsung ke mata, kemudian jelaskan bahwa lapisan lutein hanya setebal irisan bawang merah yang begitu tipis, sehingga dengan paparan terus menerus bukan tak mungkin akan menjadi layu bahkan robek. Dengan terkikisnya lutein, menyebabkan degradasi makula yang menyebabkan pandangan jadi blur, berbayang serta garis lurus yang jadi terlihat bergoyang.

Selain lutein, paparan sinar biru sebelum tidur menyebabkan gangguan produksi melatonin (hormon kegelapan, yang bekerja di malam hari), sehingga siklus tidur menjadi rusak (cenderung sulit tidur ketika sedang bermain hp). Akibatnya hormon pertumbuhan menjadi tidak optimal. Dampak lainnya adalah otak menjadi lambat berpikir dan merespon sesuatu, mudah lupa serta konsentrasi menurun (anak yang sedang bermain hp cenderung tidak fokus ketika diajak bicara).

2. Click or Close
Kita harus memahami bahwa media sosial seperti facebook, twitter, instagram dan lain sebagainya sebaiknya diperuntukkan bagi usia di atas 12 tahun. Bijaklah dan pikirkan kembali apa manfaat  atau urgensi media sosial tersebut bagi anak-anak yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar.

Ketika melihat suatu konten di internet yang tidak baik, seperti pornografi, sebaiknya kita jelaskan terlebih dahulu bahwa otak manusia memiliki pre frontal cortex (PFC), yang memunculkan rasa malu. PFC ini tidak dimiliki oleh hewan. Bila otak diberi tontonan asusila terus menerus (tidak malu telanjang, tidak malu mencuri, tidak malu melakukan bullying, dll), maka PFC akan rusak, jadilah kiat jadi tak memiliki lagi rasa risih dan malu seperti apa yang kita lihat di internet. Lakukan pemahaman ini berulang-ulang hingga si kecil tahu apa yang harus mereka lakukan jika menjumpai konten seperti itu di internet. Click or Close.

Agar si Kecil Nggak Gaptek Tanpa Kecanduan Internet
Pengaruh Otak terhadap Konten Porno

3. Think before Posting
Berpikir lagi sebelum memosting sesuatu. Ingat, saat ini ada Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 yang mengatur Informasi dan Transaksi Elektronik atau kita kenal dengan UU ITE yang tanpa sadar bisa menjerat kita. Undang-Undang ini memiliki yurisdikasi yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana yang diatur di dalamnya, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia.

4. Saring before Sharing
Biasakan untuk menyaring setiap berita yang beredar di sosial media sebelum kita membagikannya. Telusuri dan pastikan kebenarannya, jangan mudah terprovokasi dengan berita hoax.

5. Wise While Online
Bijaklah dalam berinternet, upgrade brainware (pola pikir) kita untuk lebih bijak menahan diri serta mengendalikan aksi dan reaksi yang bersumber dari internet. Jadikan hidup lebih efisien, mudah, produktif dan menyenangkan di era digital . Kuncinya adalah selalu berdiskusi tentang keinginan anak, dampingi mereka dan fasilitasi kebutuhannya. Orang tua bisa pula menerapkan prinsip pinjam - pakai ketika memberi gawai kepada anak, sehingga ada rasa tanggung jawab bagi mereka untuk menjaganya, terbuka ketika menggunakannya, sepakati aturan dan waktu pemakaiannya, diskusikan risikonya serta yang utama adalah tanamkan kontrol diri pada diri mereka.

Agar si Kecil Nggak Gaptek Tanpa Kecanduan Internet
Aduan Konten Menkominfo

Yayasan Kita dan Buah Hati menambahkan informasi rekomendasi durasi penggunaan gawai pada anak. Anak usia 0 - 2 tahun sebaiknya tidak terpapar gawai, 3 - 5 tahun maksimal 10 menit / hari, 5 - 7 tahun maksimal 20 menit / hari, 7 - 9 tahun maksimal 30 menit / hari, 9 - 12 tahun maksimal 1 jam / hari, 12 - 15 tahun maksimal 2 jam / hari. Sementara penggunaan gawai lebih dari 15 jam seminggu bisa menjadi indikasi adanya kecanduan pada anak.

Namun alangkah baiknya sebelum berdiskusi dengan anak, mari refleksi diri kita terlebih dahulu. Berapa jam kita menggunakan handphone setiap harinya? Bisakah kita meninggalkannya sesekali? Sudah optimal kah menanamkan kelekatan pada anak? Sudah terpenuhikah kebahagiaan mereka sehingga tak harus mengalihkan diri pada gawai? Mari belajar bersama...

Sep 6, 2017

4 Penulis Favorit dari Berbagai Genre

4 Penulis Favorit dari Berbagai Genre
4 Penulis Favorit dari Berbagai Genre
Tema Penulis Favorit yang dipilih Mba Irfa Hudaya Ekawati, empunya http://www.irfahudaya.net/ dan Dani Ristyawati yang cerita-ceritanya bisa dibaca di http://daniaku.com/ pada #ArisanBlogGandjelRel periode 10 ini cukup membuat saya hilang ide. Meski termasuk pecinta buku, entah mengapa saya kesulitan jika ditanya tentang penulis favorit. Mungkin karena setiap penulis memiliki ciri khasnya masing-masing. Namun sebagai penyuka buku yang ditulis berdasarkan kisah nyata, maka penulis favorit bagi saya adalah ia yang bisa menceritakan pengalaman hidupnya dengan apik hingga menginspirasi pembacanya. Berdasarkan definisi (versi saya) tersebut, maka beberapa penulis berikut adalah favorit saya!

1. Trinity
Trinity adalah penulis favorit saya untuk genre traveling book. Diantara buku-buku ngebolang yang saya miliki, paling banyak adalah seri The Naked Traveler karya Trinity. Mbak-mbak kantoran yang kini menjadi full time traveler dan part time writer ini sukses membuat saya (dan banyak pembaca lainnya) jadi baper kepingin piknik. Eksplorasinya yang anti mainstream di setiap destinasi yang ia tuju, membuat saya melihat sebuah obyek wisata dari sudut pandang lain. Bila umumnya ngetrip selalu identik dengan tempat wisata, maka Trinity telah berhasil mengembalikan ngetrip kepada makna harfiahnya, yaitu melakukan sebuah perjalanan.
4 Penulis Favorit dari Berbagai Genre
The Naked Traveler Series
pic by : bentangpustaka.com


2. Felix Y. Siaw
Saya lebih mengenal nama Felix Y. Siauw sebagai penulis, lebih tepatnya penulis biografi sejarah Islam, meski beliau sekaligus seorang pendakwah. Pesan dakwah yang disampaikannya melalui novel-novel sejarah kebudayaan Islam sangat menggugah hingga membangkitkan kecintaan saya pada tokoh-tokoh Muslim dalam sejarah. Setelah sukses mengangkat karakter khalifah pada masa Dinasti Ottoman (Utsmaniyyah) di Turki, semoga beliau juga mau menuliskan kisah-kisah pejuang Islam lainnya. Saya pastikan tidak akan melewatkan karya-karya sejarah berikutnya!
4 Penulis Favorit dari Berbagai Genre
Salah satu novel sejarah karya Felix Y. Siauw
pic by : bukalapak.com

3. Hanum Rais
Dua novel pertama karya Hanum Rais, yaitu 99 Cahaya di Langit Eropa dan Bulan Terbelah di Langit Amerika, membuat saya terbuai dengan kisah hidup yang mengantarkan seorang perantauan seperti dirinya menuju sebuah pengalaman untuk menemukan kebenaran-kebenaran agamanya. Dalam kategori buku yang diangkat dari pengalaman pribadi si penulis, saya suka banget dengan buku-buku Hanum Rais.
4 Penulis Favorit dari Berbagai Genre
Buku Karya Hanum Rais
4. Mbak Kerani
Nah kalau di genre komedi, pengalaman Mbak Kerani ini sepertinya belum ada yang ngalahin apes dan konyolnya! Penulis (atau yang lebih suka dipanggil Curhater) My Stupid Boss ini sampai sekarang sukses bikin fansnya penasaran. Saya aja penasaran banget gimana wajah asli Pak Boss ini. Pokoknya Mbak Kerani keren lah, bisa melihat pengalaman pahit di kantornya dari sisi komedi, pantas saja ada pepatah yang mengatakan bahwa komedi adalah sebuah tragedi yang telah melewati beberapa masa. Jadi segala tragedi itu pada akhirnya akan jadi komedi, hehe..
4 Penulis Favorit dari Berbagai Genre
Seri My Stupid Boss

Kalau dilihat lagi, empat penulis favorit saya di atas memiliki satu kesamaan, yaitu semua ceritanya based on true story. Hampir semua buku koleksi saya adalah berdasar kisah nyata, baik pengalaman pribadi maupun diceritakan kembali. Sisanya adalah sebagian kecil novel cinta-cintaan yang beli jaman sekolah dulu. Tapi kalau dipinjemin novel karya mbak Dee atau bang Tere Liye saya tetap nggak nolak kok, hehe... Kalau kamu, siapa penulis favoritmu?