Dec 22, 2018

Asus ZenBook Pro UX 580, Laptop Mumpuni Sarat Inovasi

Laptop mumpuni sarat inovasi
Apa yang kalian harapkan pada laptop seharga 35 juta rupiah? Duh, kalau saya sih jujur udah mules duluan dengernya. Yang kebayang mending dipakai beli pakaian anak-anak, belanja bulanan, perkakas rumah serta berbagai hal khas emak-emak.  Berbanding 180 derajat dengan pemikiran bang suami. Ia yang sehari-hari bergulat dengan laptop secara profesional, benar-benar memanfaatkannya secara maksimal, Seperti memasukkan data berbagai aplikasi pendataan di instansi tempat ia bekerja, membuat rencana anggaran belanja tahunan hingga berbagai laporan yang sangat bergantung pada performa laptop yang digunakan.

Itulah mengapa, bang suami lebih bersemangat ketika tahu bahwa saya akan menghadiri blogger gathering sekaligus demo inovasi terbaru dari Asus, yaitu Asus ZenBook Pro UX 580 pada 15 Desember 2018 di Gets Hotel Semarang. Sejak malam sebelumnya saya telah dicecar berbagai pertanyaan seputar speknya gimana? kelebihannya apa? harganya berapa? dan lain sebagainya yang sukses bikin saya tergagap-gagap. 

Om Yahya sedang menjelaskan
Berbagai kelebihan laptop unggulan Asus

"Emang nggak sayang ya, orang-orang yang pada beli laptop kok sampai 35 juta?" Komentar saya sore itu setelah bercerita panjang lebar tentang blogger gathering yang baru saja saya hadiri. "Lah Bunda sih enak, kalau pergi-pergi tinggal nunut laptop ayah buat nulis. Kalau ini laptop jelek, mana bisa dipakai nyimpen data kerjaan segitu banyak, masih ditambah arsip tulisan Bunda yang bejibun?" Ujarnya sambil menunjuk laptop seharga hampir 30 juta yang dipakainya. Hahaha... memang sih saya ini tergolong males repot, jadi kalau pergi kemana-mana mending nunut nulis di laptop suami daripada ribet bawa sendiri-sendiri. Tapi uneg-unegnya barusan sungguh jlebnya bukan main, wkwkwk.


Dari obrolan ringan kami saat itu, saya jadi tercerahkan (eeaaaa....) bahwa segala hal kecil yang menjadi spesifikasi sebuah laptop sangat berpengaruh bagi pekerjaannya. Bahkan karena kebutuhan performa laptop yang semakin meningkat, bisa dibilang bang suami ganti laptop hampir tiap tahun! Sampai yang awalnya saya melongo terheran-heran sampai ikhlas penuh suka cita karena bisa ikut nyobain pakai laptop bagus. Hahaha..

Kembali ke laptop! Jadi, Asus adalah salah satu merek yang paling rajin melakukan inovasi. Gimana enggak, dari pegawai Asus di seuruh dunia, lebih dari 1/3nya atau sekitar 5000 orang ada dalam divisi R&D (Research and Development). Hal ini menunjukkan bagaimana komitmen Asus untuk selalu menghadirkan pembaharuan sampai detil yang terkecil. Termasuk yang dilakukan pada Asus ZenBook Pro UX 580 yang diluncurkan pada November 2018 ini. 

Asus ZenBook Pro UX580 merupakan laptop premium dengan harga dan seri tertinggi di kelasnya. Dibanderol dengan harga Rp. 35.999.000,- Asus telah menunjukkan kelasnya melalui body metal yang solid dengan warna deep dive blue nan elegan. 

Kesan paling menonjol ketika mas Yahya Kurniawan, ST selaku pakar IT baru menyalakan laptop ini adalah tampilan warna pada layarnya. Dengan resolusi visual layar utama 4K menjadikannya layak disebut laptop kelas premium. Keunggulan lain yang membuat Asus ZenBook Pro UX580 berbeda adalah inovasi pada screen padnya. Jika pada umumnya screen pad hanya kita gunakan sebagai touch pad alias pengganti mouse, pada seri terbaru Asus ini screen padnya bisa beralih fungsi menjadi layar kedua! Keren banget sih, ini. Terus, bisa ngapain aja screen pad ini? Selain berfungsi sebagai layar tambahan atau extention display, screen pad Asus juga bisa diubah menjadi layar utama dengan layar besarnya sebagai tambahan (bertukar fungsi). Tak hanya itu, Hanya dengan menekan tombol F6 pada keyboard, screen pad cerdas ini bisa menjadi apa saja yang kita butuhkan, seperti task pad, numeric key, kalender & schedule, kalkulator, memainkan musik dari folder, hingga memutar spotify yang diatutkan dengan akun kita. Bahkan kita bisa mengatur dan mengubah wallpaper pada screen pad ini layaknya layar utama!

Keseruan asus blogger gathering


Jadi, apakah Asus ZenBook Pro UX580 ini adalah laptop yang kalian tunggu-tunggu? Kalau saya sih, iyess banget. Dan kali ini lagi ngomporin bang suami yang sepertinya sudah mulai tergoda. Doakan semoga berhasil ya, biar aktifitas edit foto, bikin infografis serta kebutuhan ngeblog lainnya makin lancar. Kerjaan suami jadi paripurna, si isteri blogger juga bisa nulis dengan bahagia. Hahaha..

Dec 20, 2018

Inilah 10 Ide Playdate Bagi Pra Remaja yang Patut Dicoba - Bagian Pertama

Inilah 10 Ide Playdate Bagi Pra Remaja yang Patut Dicoba - Bagian Pertama
Inilah 10 Ide Playdate Bagi Pra Remaja
yang Patut Dicoba - Bagian Pertama
Pra Remaja merupakan tahap perkembangan manusia antara masa anak dan sebelum menjadi remaja. Definisi kamus secara umum merujuk masa pra remaja ini berada di kisaran usia 10-13 tahun, dan biasanya diakhiri dengan awal pubertas. (Sumber : wikipedia.org) 
Mengacu pada pendidikan anak dalam Islam, usia pra remaja masuk dalam kategori 7 tahun kedua. Dimana setelah pada 7 tahun pertama anak diperlakukan selayaknya "raja kecil', maka pada fase ini anak dianggap sebagai pembantu atau prajurit. Fase inilah yang paling penting dalam pembentukan karakter dan akhlaq pada anak. Jika pada masa 7 tahun pertama anak masih asyik bermain dengan dunianya sendiri, berbeda dengan usia pra remaja yang sudah lebih banyak berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Sehingga anak usia ini akan lebih bersemangat ketika melakukan sesuatu secara berkelompok, terlebih dengan teman-teman. Mulai dari berolahraga bersama, bermain, mengerjakan tugas kelompok, jajan rame-rame dan sebagainya. 

Disinilah peran orang tua (khususnya ibu) mulai diuji. Ketika ibu tak pandai-pandai mencari celah untuk bisa masuk ke dalam lingkaran pergaulan sang anak, maka bersiaplah untuk perlahan ditinggalkan. Dengan kata lain, kalau orang tua tak lagi asyik diajak bergaul, tentulah anak lebih memilih untuk bersama teman-teman sebayanya. Hal ini pula yang menjadi dasar mengapa playdate itu penting. Karena dari kegiatan ini anak-anak (khususnya pra remaja) tetap bisa berkumpul bersama teman-teman mereka, sementara orang tua dapat turut serta di dalamnya tanpa dianggap sebagai pengganggu. 

Sejak April 2018 lalu, saya bersama para ibu yang memiliki satu pemikiran tentang hal ini mulai mengadakan kegiatan playdate manfaat setiap bulannya. Bahkan saking semangatnya para orang tua dan anak-anak, tak jarang kegiatan ini kami lakukan hingga dua kali dalam sebulan. Hal ini menunjukkan bahwa playdate adalah salah satu cara yang efektif untuk membangun kebersamaan anak dengan teman, memperkuat ikatan anak dengan orang tua, sekaligus sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan. 

Lalu kegiatan apa saja yang bisa dilakukan ketika playdate? Inilah 10 Ide Playdate Bagi Pra Remaja yang Patut Dicoba - Bagian Pertama : 


Motivasi Melalui Permainan

Kegiatan pertama playdate manfaat kami adalah pengenalan Spiritual Speed Reading kepada anak.  Bukan tanpa alasan, seorang sahabat ketika itu menawarkan kegiatan ini sebagai bentuk CSR (Corporate Social Responsibility) dari usaha persewaan mainan anak yang ia kelola. Tak butuh waktu lama untuk berpikir, saya langsung woro-woro ke tetangga, teman sekolah serta beberapa teman lainnya tentang acara ini. 


Inilah 10 Ide Playdate Bagi Pra Remaja yang Patut Dicoba - Bagian Pertama
Kegiatan playdate pertama kami (IG : @parenting_id)

Tak dinyana, kegiatan yang dilakukan secara sederhana di rumah kami dengan masing-masing anak membawa potluck untuk dimakan bersama, berlangsung dengan penuh kegembiraan. Dalam momen ini anak-anak bisa bermain bersama dan mendapat ilmu baru mengenai baca cepat. Para ibu yang berhalangan menemani putra-putri mereka pun dapat meninggalkan anaknya sejenak dengan hati tenang, dan kembali untuk menjemput saat kegiatan telah usai. 


Inilah 10 Ide Playdate Bagi Pra Remaja yang Patut Dicoba - Bagian Pertama
Fun english (IG : @parenting_id)


Fun English

Playdate manfaat kedua ini diisi oleh salah satu orang tua sebagai bentuk dukungan atas kegiatan rutin yang diadakan. Kami berkumpul bersama di rumah salah seorang teman, dengan setiap anak membawa satu jenis buah yang telah diberitahukan sebelumnya. Target dalam kegiatan ini adalah anak dapat mengetahui berbagai nama buah, bentuk, tekstur, rasa, serta melakukan percakapan dengan menceritakan pegalamannya tentang berbagai buah dalam Bahasa Inggris. Setelah kegiatan, buahnya kita makan bersama, deh! Hehhe.. 


Percobaan Sains

Percobaan sains menjadi kegiatan seru selanjutnya. Kali ini kami bekerja sama dengan Komunitas Ilmuwan Cilik yang digawangi oleh pasangan suami isteri asal Gunung Pati Semarang, Mas Falah dan Mbak Diah. Beserta 3 orang puteri mereka, pasangan ini selalu bersemangat mengajak anak-anak belajar dengan melakukan berbagai eksperimen seru! Informasi tentang komunitas ilmuwan cilik bisa kalian baca di laman www.ilmuwancilik.com


Inilah 10 Ide Playdate Bagi Pra Remaja yang Patut Dicoba - Bagian Pertama
Bereksperimen bersama KIC (IG : @parenting_id)


Tour De Kota Lama

Berfoto ria di kota lama Semarang itu sudah biasa. Keliling kota lama sambil belajar sejarah, itu baru luar biasa. Tahukah kalian bahwa daerah kota lama merupakan pusat Kota Semarang pada jaman kolonial Belanda? Kawasan ini disebut juga kota dalam benteng pada masa kejayaannya. Benteng atau bastion yang mengelilingi pusat Kota Semarang tempo dulu, baru-baru ini telah ditemukan melalui proses penelitian panjang dan penggalian. 


Inilah 10 Ide Playdate Bagi Pra Remaja yang Patut Dicoba - Bagian Pertama
Penjelasan Kak Ari dari komunitas Lopen
sebelum berkeliling kota lama (IG : @parenting_id) 

Mengelilingi satu per satu bangunan di sekitar taman sri gunting membuat kami ikut membayangkan suasana kala itu. Ketika rumah makan IBC merupakan gedung pengadilan pertama, gedung Oudetrap adalah sebuah swalayan yang berjaya, serta deretan bangunan di depan taman yang dulunya adalah galeri mobil terkemuka.  


Inilah 10 Ide Playdate Bagi Pra Remaja yang Patut Dicoba - Bagian Pertama
Beristirahat sambil bagi-bagi hadial lewat kuis!
(IG ; @parenting_id)

Teman-teman bisa juga lho berkeliling seru sambil belajar sejarah Kota Semarang, tinggal menghubungi kakak-kakak di Komunitas Lopen, yaitu komunitas pecinta sejarah di Semarang. Informasi tentang komunitas ini bisa dengan mudah diperoleh melalui media sosial instagram. Pasti kakak-kakak baik hati ini dengan senang hati menemani kita belajar sejarah.


River Tubing

Kegiatan yang satu ini sangat cocok dilakukan bersama keluarga. Selain bisa seseruan mencoba hal baru bersama teman-teman, sekaligus dapat memperkuat ikatan antara anak dan orang tua. Bonusnya, para keluarga peserta playdate juga makin akrab. Mengambil tema "Mengasah Keberanian si Kecil di Fun Tubing Watu Kapu", kami menempuh perjalanan selama dua jam menuju Kabupaten Klaten, tempat lokasi fun tubing berada.


Mengasah Keberanian Si Kecil di Fun Tubing Watu Kapu
Keseruan sebelum memulai tubing (parentingid.com)

Permainan river tubing di Kali Pusur ini sangat aman untuk segala usia, mulai balita hingga dewasa. Bila si kecil belum berani memakai ban sendiri, bisa dipangku oleh orang tuanya maupun para pemandu yang jumlahnya sangat memadai. Pengalaman river tubing dapat dijadikan ajang pengenalan sebelum melakukan aktifitas air yang lebih ekstrim. Kalau sudah merasakan sensasi keseruannya, bisa nagih sih sampai ngulang berkali-kali, hehe...

Baca juga : Mengasah Keberanian si Kecil di Fun Tubing Watu Kapu


Inilah 10 Ide Playdate Bagi Pra Remaja yang Patut Dicoba - Bagian Pertama
Melihat matahari melalui teleskop (IG : @parenting_id)
Inilah 10 Ide Playdate Bagi Pra Remaja yang Patut Dicoba - Bagian Pertama
Antrian roket air yang tak putus-putusnya (IG : @parenting_id)

Mengenal Benda-Benda Angkasa

Lebih tepatnya mengenalkan benda-benda angkasa melalui teleskop dan bermain roket air. Playdate manfaat kali ini kami didampingi oleh kakak-kakak komunitas HAAS (Himpunan Astronomi Amatir Semarang). Acara diisi dengan melihat matahari secara lebih jelas melalui teleskop, kemudian dilanjutkan permainan roket air dengan pipa paralon dan botol bekas sebagai roketnya. Kegiatan dipenuhi dengan riuhnya tawa anak-anak saat terkena air dari roket yang diluncurkan, hingga baju mereka semua basah kuyup! Bahkan antrian anak seakan tak mau berhenti karena selalu ingin mengulang dan mengulang  peluncuran roket lagi.


Pekan Ceria Bersama Kampung Dongeng

Siapa bilang dongeng tak lagi cocok untuk anak usia pra remaja? Banyak lho aktifitas yang bisa dirangkai dengan dongeng. Tak hanya bercerita secara monoton, kakak-kakak komunitas Kampung Dongeng semarang mengemas pekan ceria kami dengan berbagai hal seru lainnya. Seperti senam ceria, permainan kerja sama kelompok, perlombaan, origami hingga dongeng lucu nan sarat edukasi. Pokoknya tiada kata bosan main bareng kakak-kakak Kampung Dongeng. Oiya, berbagai kegiatan dari komunitas kampung dongeng juga dapat diikuti melalui akun instagram di @kado.semarangraya.
Inilah 10 Ide Playdate Bagi Pra Remaja yang Patut Dicoba - Bagian Pertama
Serunya berakhir pekan bersama komunitas
 Kampung Dongeng (IG : @parenting_id)


Family Camping

Setelah river tubing, ini adalah kali kedua kami mengadakan kegiatan bersama keluarga. Tak hanya keluarga inti, para peserta dipersilakan untuk mengajak saudara bahkan kakek nenek untuk turut serta. Playdate manfaat kedelapan ini mengambil tempat di Camping Ground Pinus Cuntel yang berada di kawasan wisata Kopeng, Kota Salatiga. Udara hutan pinus yang segar, pemandangan puncak Gunung Andhong dan Gunung Telomoyo yang langsung terhampar di depan tenda, fasilitas dan kebersihan yang sangat terjaga serta harga yang bersaing membuat kami semua gagal move on dari keseruan family camping kali ini.
Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel
Suasana perkemahan (parentingid.com)

Baca juga : Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel

Membuat Keju Mozarella

Acara yang dikemas dengan judul Cheesemaking bersama Nineri Dairy House ini menjadi pengalaman pertama anak-anak belajar tentang pembuatan keju, khususnya keju mozarella. Selain melakukan demonstrasi pembuatan keju mozarella secara tahap demi tahap, produsen keju home made asal Kota Salatiga ini juga menceritakan asal muasal terciptanya makanan keju. Kegiatan ini pun diakhiri dengan menghias pizza yang tentunya dilengkapi dengan keju mozarella dan makan pizza bersama.


Inilah 10 Ide Playdate Bagi Pra Remaja yang Patut Dicoba - Bagian Pertama
Teman-teman bersiap membuat keju mozarella (IG : @parenting_id)
Inilah 10 Ide Playdate Bagi Pra Remaja yang Patut Dicoba - Bagian Pertama
Yeay, kejunya udah jadi! (IG : @parenting_id)


Market Day

Rasa-rasanya kegiatan market day sudah jamak kita jumpai di berbagai komunitas maupun sekolah-sekolah yang memahami pentingnya menanamkan jiwa usaha pada anak sejak dini. Yang berbeda adalah market day ala playdate manfaat memicu anak-anak untuk kreatif dalam menjajakan dagangan mereka. Alih-alih duduk manis di meja stand sambil menunggu para pembeli datang, mereka berinisiatif untuk berkeliling dari rumah ke rumah dengan berjalan kaki guna menawarkan dagangannya.


Inilah 10 Ide Playdate Bagi Pra Remaja yang Patut Dicoba - Bagian Pertama
Yuk belajar jadi pengusaha! (IG : @parenting_id)

Kembali ke stand dengan wajah merah dan keringat yang membasahi sekujur tubuh, raut muka mereka justru menampakkan senyum ceria dan bahagia karena telah mengerahkan seluruh usaha secara maksimal. Melalui kegiatan ini, anak-anak jadi lebih menghargai uang sehingga diharapkan terhindar dari sikap boros. Merekapun tak lagi malu-malu dalam menawarkan dagangan, yang artinya melatih rasa percaya diri. Serta menyadari pentingnya inisiatif, kreatifitas serta jiwa pantang menyerah untuk memperoleh hasil yang maksimal. 

Demikian daftar 10 ide playdate bagi pra remaja yang patut dicoba - bagian pertama, nantikan keseruan playdate lainnya di bagian kedua yang semoga dapat segera ditulis. Selamat mencoba, para pembelajar!

Nov 27, 2018

Paxel, Antarkan Kebaikan di Setiap Pengiriman

Paxel, Antarkan Kebaikan di Setiap Pengiriman
Paxel, Antarkan Kebaikan di Setiap Pengiriman
"Innamal a'maalu binniyaat, setiap perbuatan tergantung dari niatnya". Begitulah Pak Djohari Zein merintis Paxel sebagai pendatang baru di dunia logistik Indonesia. Meski telah dikenal di industri pengiriman melalui JNEnya, beliau terus berinovasi di bidang jasa pengiriman demi tercapainya pemerataan harga hingga ke pelosok negeri. Spirit #AntarkanKebaikan inilah yang diyakini akan membawa Paxel mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan ekspedisi  lain yang telah ada.

Bersyukur pada Kamis (22/11) lalu saya berkesempatan hadir dalam acara blogger gathering yang diadakan oleh Paxel beserta start up lain yang terafiliasi. Seperti kolase.com, sebuah start up yang berfokus pada penggalangan dana bersama (fund raising) bagi para musisi yang ingin membuat album maupun melakuan konser. Serta Omiyago, aplikasi yang memungkinkan kita untuk mencicipi berbagai makanan Oleh-Oleh Nusantara langsung dari asalnya dengan jaminan rasa serta kemasan yang tidak akan mengubah rasa makanan tersebut, dengan tagline #BuahTanganOnTheGo. Acara yang bertempat di Han's Kopi Veteran, Semarang ini langsung menghadirkan Bapak Djohari Zein sang founding father Paxel, Mr. Bryant Cristanto selaku CoFounder Paxel, Mas Alexander Zulkarnain sebagai Brand Happiness Hero, serta Mbak Intan Saraswati selaku Chief Happiness Hero.

Paxel, Antarkan Kebaikan di Setiap Pengiriman
Semangat #antarkankebaikan dari Paxel

Dengan mengutamakan customer experience, Paxel menawarkan berbagai keunggulan, baik bagi individu maupun para pelaku e-commerce. Seperti :
  1. Penjemputan paket langsung ke rumah oleh Paxel Hero.
  2. Same day delivery, baik untuk pengiriman dalam kota maupun antar kota.
  3. Flat price, yaitu tarif pengiriman sama. Dengan hanya mengacu pada dimensi paket, tanpa memperhitungkan jarak maupun berat.
  4. Preferred time slot, kita bisa memilih jam berapa paket akan diambil di rumah dan jam berapa paket diantarkan ke tujuan.
  5. Money back guarantee, jika pengiriman melebihi estimasi waktu di aplikasi, maka dana kita akan langsung direfund saat itu juga (saat pengantaran) dengan metode top up.
  6. Free insurance up to 10 juta rupiah.
Untuk merasakan pengalaman pengiriman dengan Paxel, kita tinggal mengunduh aplikasinya secara gratis di Playstore maupun iOS. Hebatnya lagi, dengan mengunduh aplikasi Paxel sekarang serta menuliskan referral code NURULALDISE, kalian akan langsung mendapat FREE top up 100.000 yang bisa digunakan untuk merasakan pengalaman #antarkankebaikan bersama Paxel.

di Han's Kopi Veteran, Semarang
Mr. Bryant Cristanto memberikan opening speech di acara
blogger gathering bersama Paxel (dok.pri)

Setelah aplikasi terpasang, pengiriman paket dapat dilakukan dengan menentukan lokasi penjemputan (pick up) barang. Kemudian pilih waktu pengambilan barang. Time slot pengambilan barang dibagi per 2 jam, dari jam 08.00 - 10.00, 10.00 - 12.00 dan seterusnya. Next step, tentukan ukuran paket yang akan kita kirim, ada pilihan small, medium, large hingga custom size. Ingat ya, karena Paxel ini sifatnya flat price, jadi tidak memperhitungkan berat dan jarak pengiriman. Cukup tentukan ukuran dimensinya saja. Kemudian isi kolom penerima, alamat, waktu pengantaran serta notifikasi khusus bila ada. Selanjutnya tinggal duduk manis menunggu Paxel Hero datang melakukan pick up pada slot waktu yang telah kita pilih.

Paxel, Antarkan Kebaikan di Setiap Pengiriman
Download Paxel sekarang dan dapatkan saldo gratis
dengan refferal code NURULALDISE (dok.pri)

Saat datang, Paxel hero akan mengonfirmasi nama kita dan mengambil foto pengirim beserta paket yang akan dikirim. Tak lupa kita diminta tanda tangan sebagai tanda terima di layar hp sang hero. Kemudian hero mencetak tanda terima untuk ditempel pada paket dengan mesin khusus yang selalu dibawa para hero. Keren banget, deh! Setelah itu kita tinggal memantau status perjalanan paket via aplikasi.

Selain mengabarkan status paket via aplikasi, Paxel juga akan menyampaikan pesan bagi calon penerima paket di aplikasi Paxel miliknya. Bahkan jika sang penerima belum mengunduh aplikasi Paxel, berita pengiriman akan selalu diperbaharui dan dikirim melalui sms. Baik banget, ya!

Paxel, Antarkan Kebaikan di Setiap Pengiriman
Pemberitahuan via sms bagi penerima paket (dok.pri)

Jangan khawatir ketika paket sudah sampai namun penerima sedang tidak ada di tempat. Paxel hero mungkin akan menitipkan paket pada pihak keamanan (security), karyawan maupun tetangga kita dengan disertai nama, jabatan, tanda tangan serta foto mereka saat menerima paket kita. Hal tersebut juga saya alami ketika mengirim kunci pada suami, yang kebetulan sedang ada kegiatan di sebuah hotel. Paxel hero menyampaikan paket ke resepsionis lengkap dengan nama, jabatan, tanda tangan serta foto mereka bersama paketnya. Suami pun langsung menuju lobby untuk mengambil paket setelah sebelumnya mendapat pemberitahuan lewat sms.

Paxel, Antarkan Kebaikan di Setiap Pengiriman
Bukti bahwa paket kita telah diterima (dok.pri)

Oiya, Paxel juga menerima pengiriman frozen food, aneka kue dan oleh-oleh, tanaman dan bahkan hewan (ikan, hamster) dengan penanganan khusus. Jika kemasan kita dirasa kurang aman, Paxel hero siap membawakan bubble wrap serta plastik pengemas untuk kita.

Eits, jangan lupa kalau layanan same day delivery ini tidak hanya untuk pengiriman dalam kota. Namun kita bisa berkirim paket antar kota yang telah tercover, dan diterimakan di hari yang sama pula. Saat ini Paxel tersedia di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Jogja dan Solo. Selanjutnya dijadwalkan pada pertengahan tahun 2019 mendatang, Paxel telah melayani lebih dari 20 kota se Indonesia.

Last but not least, kalau perusahaan lain mendengung-dengungkan program CSRnya. Bagi Paxel setiap hari adalah untuk berbagi kebaikan. Karena sejak awal merintis hingga kini, Paxel telah membantu lebih dari 11 yayasan kanker  serta rumah singgah yang ada di Indonesia, termasuk membiayai sewa rumah singgah untuk Rumah Harapan Indonesia di Jakarta dan Bandung. Plus, dengan melakukan 25 kali pengiriman menggunakan Paxel, sama artinya kita telah membantu 1 hari kelangsungan hidup anak-anak penderita kanker di berbagai rumah singgah tersebut. Duh, ini mah kita yang butuh tapi sekaligus diberi kesempatan untuk berbuat baik bagi sesama. Selamat merasakan pengalaman pengiriman bersama Paxel, ya!

Nov 8, 2018

Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel

Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel
Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel
"Bund, kayaknya Ayah nggak bisa ikut camping besok nih, karena harus nemenin tamu dari Jakarta keliling. Berani nggak nyetir sendiri ke Kopeng?". Setelah membaca pesan singkat itu mendadak kepala ini mulai nyut-nyutan. Bukan apa-apa, meski terbiasa mengendarai di jalan naik turun sempit nan berkelok (karena rumah kedua orang tua kami berada di wilayah yang kontur tanahnya naik turun), namun tetap saja ada rasa khawatir ketika berada di daerah yang belum pernah dilalui. Begitulah mini drama yang terjadi sebelum Playdate Manfaat yang mengambil tema Family Camping dilaksanakan.

Ya, sesuai kesepakatan dengan para member (baca : emak-emak) yang lain, Playdate Manfaat kali ini kita mau camping bersama keluarga. Setelah melalui aneka survey dan perbandingan harga serta fasilitas yang dilakukan oleh penanggungjawab acara, kami dihadapkan pada berbagai pilihan lokasi camping. Ada camping rasa hotel (alias camp di pelataran resort), camping di lokasi outbond, camping di bumi perkemahan, hingga akhirnya pilihan jatuh pada Camping Ground Pinus Cuntel yang berlokasi di lereng Gunung Merbabu daerah taman wisata Kopeng, Salatiga. Lokasi ini dipilih oleh sebagian besar anggota tentu saja yang utama karena harganya yang paling bersahabat. Selain itu letaknya yang berada di hutan pinus nan sejuk, serta pemandangan Gunung Telomoyo dan Gunung Andhong yang langsung terhampar di depan tenda.

Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel
Pemandangan dari Camping Ground (dok.pri)

Setelah berdiskusi dengan Bang Suami, akhirnya Sabtu sore kami berangkat dari Semarang menuju Kopeng. Saya dan anak-anak mengendarai mobil sendiri yang diikuti suami menuju Kopeng. Kalau dipikir-pikir rada ribet juga sih, pakai acara dianterin tapi bawa mobil sendiri-sendiri. Namun saya jadi terharu karena si ayah harus susah payah bergegas kembali ke Semarang setelah kami sampai di gapura menuju Dusun Cuntel dan bertemu dengan penjemput dari pihak camping ground untuk menggantikan saya menyetir menuju lokasi kemah.

Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel
Tenda kami yang berjajar rapi (@campinggroundpinus)

Di luar dugaan, Mas Dimas yang menjemput dan membantu kami naik ke lereng Gunung Merbabu ini adalah sang pemilik Camping Ground Pinus Cuntel. Penampilannya yang sederhana serta pembawaannya yang humble membuat kami banyak bercerita di sepanjang perjalanan. Ternyata tempat camping ini baru dibuka sekitar 6 bulan yang lalu, hasil pencariannya dan sang istri yang memang menjadi camping ground kedua yang ia buka. Dengan pengalaman kerja selama belasan tahun di sebuah hotel & resort di kawasan Kopeng, membawanya melalui banyak pelatihan yang membuat Mas Dimas memiliki ketrampilan dalam menangani camping dan outbond, baik untuk per orangan maupun rombongan. Hal ini terbukti dari pelayanan para crew Camping Ground Pinus Cuntel yang selalu siap membantu dan sangat ramah mulai dari mobil yang siap membawa segala perlengkapan kami ke lokasi camping, sepeda motor yang dengan senang hati mengantar para ayah bunda yang nggak kuat hiking, mini cafe alias warung yang buka 24 jam, api unggun, serta mas-mas yang selalu stand by untuk membantu kami. Pokoknya pelayanan paripurna lah. Hahaha..

Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel
Suasana perkemahan di malam hari (@niaardani)

Gagasan Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel ini adalah untuk refreshing sekaligus saling mendekatkan antar anggota keluarga maupun teman. Jadi dari awal kami sudah siap repot untuk segala kegiatan yang akan dilaksanakan saat kemah. Jangan sampai momen langka ini terlewati dengan sia-sia atau sekedar leyeh-leyeh menghabiskan waktu. That's why kami saling berbagi tugas, ada yang bertanggung jawab menyiapkan tikar dll untuk tempat kumpul di pendopo, bertanggung jawab atas catering (makan malam & pagi), BBQ party alias bakar-bakaran, games malam hari, perfom (bahkan kami membawa keyboard dan minisound dari Semarang!), senam pagi, games pagi hingga persiapan pulang. Semuanya bahu-membahu saling melengkapi satu sama lain, baik anak-anak maupun ayah bundanya.

Baca juga : Hiking di Gunung Sikunir bersama Keluarga

Setelah tiba di lokasi dan pembagian tenda (anyway kami menyewa dome isi 4 orang untuk tiap keluarga, include kasur busa, 2 bantal dan 2 selimut), dilanjutkan dengan ishoma hingga isya. Kemudian para ayah mulai mengangkut kayu bakar untuk membuat api unggun, sementara sebagian yang lain memasang MMT, mempersiapkan sound sambil makan malam berupa nasi kotak yang kami pesan melalui catering. Selepas makan malam, acara diisi dengan penampilan anak (dan emak bapaknya) yang udah pada ngantri buat nyanyi, hehe... Bersamaan dengan BBQ party yang bahan-bahannya kami bawa dari rumah. Bahagia rasanya melihat anak-anak berlarian di sekitar api unggun, ada yang menyanyi, ada pula yang antri mengambil sosis bakar, jagung bakar & rebus hingga kacang rebus sembari menghangatkan badan.

Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel
Keseruan games di malam hari (dok.pri)

Pukul 20.30 WIB udara dingin mulai menembus tulang. Kaos kaki, kaos tangan, masker, slayer, jaket hingga penutup kepala tak bisa lepas dari badan ini. Agar dingin tak semakin mendera, kami mengadakan games untuk anak-anak. Pastinya dipilih permainan yang membuat mereka banyak bergerak. Malam itu kami bermain oper bola, pesan berantai dan tebak gambar sampai kantuk mulai terasa.

Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel
Kamar mandi yang bersih lengkap dengan air hangat (dok.pri)


Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel
Wajah-wajah belum mandi, hehe (@niaardani)

Pukul 04.05 WIB waktu subuh telah tiba, kami harus kembali bergulat dengan dingin untuk melangkahkan kaki keluar tenda. Bersyukur sekali di kamar mandi tersedia air hangat, jadi tak harus menahan dinginnya air pengunungan sambil menggigil.  Pukul 05.00 WIB anak-anak sudah terlihat berlarian. Diantara mereka ada yang main bola, tidur-tiduran di hammock atau sekedar bercanda di sekeliling abu sisa api unggun semalam. Mini cafe mulai ramai kami datangi sekedar untuk memesan teh hangat, susu atau mie instan. Meski dispenser tersedia 24 jam, namun bekal gula dan teh kami ternyata habis lebih cepat dari yang kita rencanakan. Hahaha...

Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel
Anak-anak menjadi instruktur senam kami ^,^
(@niaardani)

Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel
Bersantai di hammock (@ernysusiyanti)

Setelah udara mulai menghangat, kami memulai senam pagi. Tentu saja anak-anak yang menjadi mentornya. Mulai dari senam baby shark hingga SKJ 2012 yang mereka pelajari di sekolah, yang dilanjutkan dengan permainan telusur jejak dengan menggunakan playmatt. Mandi dan sarapan menjadi agenda selanjutnya. Menu sarapan kami pesan ke pihak Camping Ground Pinus Cuntel berupa soto ayam lengkap dengan garnish, krupuk serta teh panas yang disajikan secara prasmanan.

Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel
Sarapan sederhana namun berkesan (dok.pri)

Waktu menunjukkan pukul 10.00 WIB ketika kami kembali berkumpul di pendopo untuk melanjutkan games. Kali ini anak-anak berlomba menghabiskan sandwich secara berkelompok. Lucunya seusai lomba, seluruh sisa roti tawar dan meises habis dikeroyok oleh mereka. Duh, heboh banget! Yang tak kalah seru adalah games ayah dan anak. Di saat inilah si Adek rada bete sambil bergumam, "Ayahku ke luar kota..". Hiks, hati emak mana yang nggak ikut melow? Yah, semoga lain kali bisa camping sama ayah. Back to topic, 5 peserta yang terdiri dari pasangan ayah dan anak duduk saling berhadapan. Masing-masing dari mereka mengambil 3 pertanyaan secara acak untuk kemudian ditanyakan secara bergantian dan harus dijawab dengan jujur. Kebayang kan, gimana serunya ketika anak ditanya apa yang membuat mereka bangga pada ayahnya? Kamu ingin menjadi superhero apa? Apa tujuan wisata impianmu? Sifat apa yang ingin kamu perbaiki dari dirimu? Apa yang membuatmu betah di rumah? Atau ketika ayah menjawab pertanyaan, Apa yang membuat ayah merasa keren? Biasanya ayah bertengkar dengan teman karena apa? Hal memalukan apa yang pernah ayah lakukan? Sebutkan 3 hal yang membuat ayah sayang terhadap si anak? Ayah merasa hebat dalam hal apa? serta berbagai pertanyaan seru lainnya.

Baca juga : Ingin Liburan Berkesan? Yuk, Ajak si Kecil ke Gunung Bromo

Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel
Keseruan games ayah dan anak (@niaardani)

Melihat anak yang excited serta para ayah yang menjawab sambil malu-malu kucing itu merupakan momen yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Seperti hal kecil yang bisa mengubah hidupmu. Kalau dipikir-pikir lagi, semua pertanyaannya konyol, simple, namun sangat jarang kita utarakan. Hal itulah yang membuat permainan ini lebih bermakna.

Jam 11.00 WIB kami telah selesai membagi-bagikan hadiah games dan doorprize yang luar biasa banyaknya, untuk kemudian bersiap pulang. Mobil pengelola sudah nampak di tempat kemah untuk mengangkut tas perlengkapan kami menuju lokasi parkir. Tak lupa kami berfoto bersama dan berdoa sebelum berjalan menuruni bukit tempat kendaraan kami berada.

Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel
Berfoto bersama sebelum pulang (@niaardani)

Pengalaman Kemah Seru di Camping Ground Pinus Cuntel ini benar-benar tak terlupakan dan sukses bikin kami semua gagal move on selama berhari-hari. Sampai ketemu di cerita Playdate Manfaat selanjutnya ya, semoga bermanfaat!

Camping Ground Pinus Cuntel
Jl. Bukit Harapan dusun Cuntel, Kopeng
Kecamatan Getasan, Salatiga
CP. Mas Dimas (0856 4185 5585)

Oct 18, 2018

Nestle LACTOGROW Berbagi Tentang Gaya Pola Asuh Grow Happy

Nestle LACTOGROW Berbagi Tentang Gaya Pola Asuh Grow Happy
Nestle LACTOGROW
Berbagi Tentang Gaya Pola Asuh Grow Happy (dok.pri)
Selasa, 16 Oktober 2018 kemarin saya berkesempatan hadir dalam press release Nestle Lactogrow Berbagi Mengenai Gaya Pola Asuh Grow Happy Kepada Orang Tua, yang diselenggarakan di The Palis Semarang. Sebagai ibu bangsa (emak-emak) masa kini, belajar parenting udah jadi semacam passion saya. Bahkan saking semangatnya, saya adalah orang pertama yang datang tepat waktu di event media & blogger gathering ini! Hahaha..

Melangkah ke lantai dua The Palis, saya langsung disambut dekorasi table setting bernuansa biru nan damai. Hidangan coffee break dan aneka snack tersaji cantik di depan pintu masuk ruang gathering sambil menanti dimulainya acara. Seketika mood saya pun ikut naik. Terlebih lagi ketika di meja registrasi dibagikan bahan materi dan lembaran pertanyaan yang akan nantinya akan dibahas bersama psikolog, hmm.. kayaknya bakàl seru banget acara kali ini!

Dan benar saja, dengan ruangan yang luas, fasilitas dan dekorasi cantik serta peserta yang terbatas , membuat kami semua merasa istimewa. Terlebih lagi dengan hadirnya tiga narasumber luar biasa. Mulai dari Mba Sarastri Pramudita (Mba Dita) selaku Brand Executive Nestle Lactogrow, yang sepertinya sepantaran saya. Hahaha.. Ada Elizabeth Santosa, M.Psi, Psi, SFP, ACC atau akrab disapa Mba Lizzy, psikolog yang asyik banget, dan terakhir Dokter Spesialis Anak dr. Fatima Safira Alatas, Ph.D, Sp.A(K). Gimana? Aroma ilmu-ilmu bergizi sudah mulai tercium, bukan?

Nestle LACTOGROW Berbagi Tentang Gaya Pola Asuh Grow Happy
Disambut dekorasi table setting nan cantik (dok.pri)
Nestle LACTOGROW Berbagi Tentang Gaya Pola Asuh Grow Happy
Para narasumber keren (dok.pri)


Acara dibuka dengan pemaparan Mba Dita tentang Grow Happy, atau anak-anak yang tumbuh dengan bahagia. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pemaparan hasil studi Child Happiness yang diumumkan Nestle Lactogrow pada Juli 2018 lalu di Jakarta. Studi Child Happiness menemukan bahwa anak merasa bahagia saat bermain bersama orang tua, bahkan lebih bahagia dari ketika mereka bermain bersama adik atau kakaknya. Namun pada kenyataannya, lebih dari 50% dari 370 responden orang tua yang tersebar di 6 kota di Indonesia merasa belum cukup hadir dan terlibat dalam kegiatan bersama si kecil. 

Nah, melalui gerakan Grow Happy ini kita jadi tersadar bahwa kebahagiaan anak dimulai dari kebahagiaan orang tuanya. Sebagaimana dipaparkan oleh Mba Lizzy, "Bagaimana bisa mendukung kebahagiaan anak, apabila orang tuanya sendiri tidak mengetahui bagaimana cara membahagiakan diri sendiri?". See? Jelaslah bahwasanya kebahagiaan itu harus diusahakan dan dimulai dari diri kita sendiri. Kalau istilah kerennya, Happy Parents = Resilient Children.

Untuk mengenal dirinya sendiri, orang tua perlu memahami sumber kebahagiaan dan tingkat kepuasan dalam hidupnya, agar dapat mengajarkan anak bagaimana arti kebahagiaan yang sesungguhnya. Sumber kebahagiaan dapat kita ketahui secara harian, misalnya dengan menulis hal-hal yang telah berhasil kita lakukan (capaian) dalam seminggu terakhir. Selain itu, cobalah untuk jujur dan mengenal diri sendiri dengan menjawab perntanyaan dasar, seperti :
1. Saya mencintai diri saya sendiri karena .....
2. Saya berbakat dalam hal ....
3. Saya merasa bahagia jika ....
4. Menurut orang terdekat saya, saya berbakat dalam hal ....
5. Orang terdekat saya memuji sikap positif saya, yaitu ....
Ketika orang tua telah mengenal diri sendiri, maka kebahagiaan akan lebih mudah diusahakan. 

Tahap selanjutnya untuk mewujudkan Grow Happy adalah membangun keterikatan orang tua dengan anak. Bukan sekedar hadir, namun anak membutuhkan keterlibatan orang tuanya. Sering kali kita menemani anak bermain game dengan alasan pengawasan, namun tidak paham siapa saja tokohnya, bagaimana alur ceritanya, apa goals dari game tersebut, nilai-nilai apa yang bisa di dapat anak dari permainan itu, iklan apa saja yang mungkin tampil di layar, dsb.
Nestle LACTOGROW Berbagi Tentang Gaya Pola Asuh Grow Happy
Para ibu bangsa mau belajar dulu, hahaha (dok.pri)
Nestle LACTOGROW Berbagi Tentang Gaya Pola Asuh Grow Happy
Mari kosongkan gelas (dok.pri)

Proses keterlibatan atau membangun ikatan (connectivity) ini dicontohkan dengan meminta para peserta media & blogger gathering untuk mencari pasangan dan duduk berhadapan. Selanjutnya panitia akan membagikan pertanyaan yang kita ambil secara acak untuk kita tanyakan secara bergantian dengan pasangan kita. Apa yang terjadi? Ternyata pertanyaan-pertanyaan yang sering kali kita anggap remeh, sepele, aneh serta nggak penting itu bisa mendekatkan kita dengan orang lain secara emosional. Saya bisa merasakannya karena sering kali bermain truth or dare bersama suami dan anak-anak. Ajaibnya, meski pertanyaan itu terkadang memalukan, kami justru dengan suka rela bercerita di depan anggota keluarga lainnya. Seperti bergantian mengungkapkan apa yang membuat saya senang hari ini? Apa yang membuat saya sedih hari ini? Menurutmu, kamu hebat dalam hal apa? Kejadian paling memalukan apa yang pernah kamu alami? dll. Intinya ibu bangsa bikin pertanyaan sekreatif dan sespontan mungkin. Cobalah, pasti akan terasa kebahagiaan dan manfaatnya!

Nestle LACTOGROW Berbagi Tentang Gaya Pola Asuh Grow Happy
Simulasi membangun keterikatan (pic : https://adadisemarang.blogpot.com)


Lebih lanjut, saya dibuat tercengang dengan penjelasan dr. Fatima tentang pengaruh kesehatan saluran cerna (terutama usus) terhadap munculnya berbagai kelainan yang berhubungan dengan saraf, seperti tantrum, autis, dsb. Dalam dunia kedokteran selain sebagai organ kekebalan tubuh terbesar, usus dikenal sebagai otak kedua. Karena segala sesuatu yang terjadi pada usus akan mempengaruhi kerja otak kita. Atas dasar inilah saya mendapat pencerahan bahwa asupan serat pada anak pra puber (10-13th) akan membantu tercapainya hubungan antar saraf (sebagai neurotransmitter), sehingga anak lebih dapat mengontrol emosinya pada masa peralihan ini. Sebaliknya, kita sebaiknya membatasi asupan susu maksimal 2 gelas kecil sehari serta mengurangi asupan gula karena dapat berpengaruh pada agresifitas anak dalam mengelola emosinya, yang mana banyak terjadi karena perubahan hormon di masa pra puber. Nggak heran kan, ada istilah generasi micin?

Nestle LACTOGROW Berbagi Tentang Gaya Pola Asuh Grow Happy
Sehat luar dalam ^,^ (dok.pri)
Nestle LACTOGROW Berbagi Tentang Gaya Pola Asuh Grow Happy
Pulang dengan bahagia! (dok.pri)

Di akhir acara, kami diajak berolahraga bersama. Karena hormon endorphine, salah satu dari empat hormon yang mempengaruhi kebahagiaan diperoleh ketika kita melakukan aktifitas fisik. So, ternyata Grow Happy itu meliputi tiga aspek, yaitu keterlibatan orang tua, stimulasi serta nutrisi. Setelah ini akan ada artikel khusus yang membahas tentang ilmu parenting oleh-oleh dari Nestle LACTOGROW Berbagi Tentang Gaya Pola Asuh Grow Happy ya. Benar-benar acara yang bergizi luar dalam, kan? Let's grow happy together!

Oct 5, 2018

Gravity Trampoline Park, Surga Baru si Penyuka Aktifitas Fisik

Gravity Trampoline Park, Surga Baru si Penyuka Aktifitas Fisik
Gravity Trampoline Park, Surga Baru si Penyuka Aktifitas Fisik
(dok.pri)
Hari gini masih ada yang menganggap trampoline sebagai kegiatan lompat-lompat nggak jelas? Duh, sepertinya Anda kurang piknik, hehee.. for your information, trampoline mulai dipertandingkan secara internasional sebagai cabang displin senam sejak Asian Games 2014 lalu, lho! Yang memprihatinkan adalah fakta bahwa hingga tahun 2018 ini Indonesia belum memiliki atlet profesional pada disiplin trampoline. Itulah mengapa saat ini pemerintah sedang giat mencari bibit-bibit atlet trampoline melalui berbagai kompetisi, salah satunya dengan mengadakan 2018 Trampolining Championship di Houbii Urban Adventure Park pada April lalu. (sumber : https://www.idntimes.com/sport/arena/vanny-rahman/membahas-olahraga-trampoline-cabang-olahraga-senam-yang-dilertandingkan-pada-asian-games/full)

Bagi kami pribadi, sebenarnya Houbii merupakan salah satu tujuan dalam itinerary liburan tahun lalu kami. Namun ternyata waktu tiga hari tidaklah mencukupi untuk mengunjungi semua destinasi yang kami inginkan. Entah karena kelamaan main di SkyRink, muter-muter cari alamat Museum Macan serta berbagai hal tak terduga lainnya. Nah, sekarang duo krucil kami seolah mendapat 'rejeki anak sholih' dengan hadirnya  Gravity Trampoline Park, Surga Baru si Penyuka Aktifitas Fisik di Kota Semarang. Yeay!

Gravity Trampoline Park, Surga Baru si Penyuka Aktifitas Fisik
Baru masuk 10 menit, udah pada berkeringat ^,^ (dok.pri)


Gravity Trampoline Park ini memang wahana trampoline indoor pertama di Semarang. Berlokasi di jalan Dr. Cipto 226 Semarang, wahana ini baru melakukan soft launching pada 1 September 2018 lalu. Begitu mendapat info ini, sebenarnya saya dan anak-anak sudah tak sabar ingin segera ke sana. Namun karena merasa 'nggak sopan' kalau cuma kami bertiga yang merasakan first experience ini, maka kami sepakat untuk bersabar hingga sang ayah kembali dari tugasnya selama tiga bulan terkahir. Akhirnya 30 September 2018 lalu kami berempat siap merasakan pengalaman pertama main trampoline tanpa takut malu-maluin. Wkwkwk

Gravity Trampoline Park, Surga Baru si Penyuka Aktifitas Fisik
Loket depan Gravity Trampoline Park (dok.pri)

Di Gravity Trampoline Park punya banyak pilihan aktifitas yang dapat kita dilakukan, mulai dari arena kids & freestyle yang bebas lompat-lompatan dan salto kesana kemari, arena slam dunk buat main basket di trampoline, arena poam fit & wall climbing yang bikin kita berani panjat dinding tanpa takut jatuh, arena ninja warrior, arena spiderman yang dilengkapi dinding serta kostum khusus, sehingga bisa membuat kita menempel dinding ala spiderman (BTW, ini spot foto favorit buat anak-anak), hingga arena professional corner.

Gravity Trampoline Park, Surga Baru si Penyuka Aktifitas Fisik
Spot foto favorit di arena spiderman (dok.pri)

Tak hanya anak-anak, remaja bahkan dewasa pun bebas bermain di wahana ini. Intinya jangan takut trampolinenya bakal jebol karena berat badan kita yang berlebih, hahaha... Kalaupun orang tuanya mager (males gerak) atau malu-malu meong, tersedia mini bar tepat di depan arena. Jadi kita bisa melihat si kecil bermain sambil ngemil cantik atau bahkan ngerjain tugas! Bagi anak di bawah lima tahun (balita) disarankan masuk didampingi penjaga dari keluarga, sementara untuk usia di atas lima tahun sudah diperkenankan main sendiri yang nantinya ada banyak kakak-kakak 'flight crew' yang selalu berkeliling mengawasi dan mengajari anak-anak bermain. Para flight crew ini jago banget lho, main trampolinenya! Bagi yang berminat mendalami olahraga trampoline, disediakan juga kelas dengan personal trainer. Keren, ya?


Gravity Trampoline Park, Surga Baru si Penyuka Aktifitas Fisik
Kaos kaki khusus trampoline (dok.pri)
Oiya, kita diwajibkan memakai kaos kaki khusus untuk memasuki arena trampoline. Padahal nih ya, kami udah bawa kaos kaki sendiri atas nama pengiritan. Ternyata memang tetap harus membeli untuk setiap kunjungan pertama. Kaos kaki khusus ini seharga Ro. 25.000,-/pasang yang di bagian alasnya terdapat spot-spot yang diberi lapisan karet, untuk mengurangi tingkat kelicinan ketika berjalan maupun berlari di arena trampoline. Kita dipersilakan mengepas kaki pada gambar yang tersedia untuk menentukan ukuran kaos kaki masing-masing. Selanjutnya kaos kaki bisa kita simpan di rumah untuk dibawa kembali pada kunjungan-kunjungan berikutnya.

Lebih kerennya lagi, ada banyak program yang ditawarkan Gravity Trampoline Park. Seperti paket field trip sekolah pada hari Senin s/d Kamis, paket ulang tahun, atau paket booking per kelompok yang pastinya dengan harga lebih murah! Rasa-rasanya wahana ini bakal jadi idola baru buat anak-anak Semarang. Selamat mencoba!

Gravity Trampoline Park
Jl. Dr. Cipto 226 Semarang
Buka setiap hari
Tiket player : Rp. 90.000/2 jam (weekday) & Rp. 125.000/2 jam (jumat - minggu)
Tiket junior + guardian : Rp. 120.000/2 jam (weekday) & Rp. 175.000/2 jam (jumat - minggu)
Kaos kaki : Rp. 25.000 (hanya dibeli pada kunjungan pertama)
Sewa loker : Rp. 35.000 (jika dirasa perlu)