Feb 26, 2018

Inspirasi Tempat Wisata Jakarta di Musim Hujan

Inspirasi Tempat Wisata Jakarta di Musim Hujan
Inspirasi Tempat Wisata Jakarta di Musim Hujan
Jelang bulan puasa, semua orang pasti sudah sibuk menyambut libur lebaran yang sudah dinanti-nanti. Musim hujan yang biasanya masih berlangsung hingga 2 - 3 bulan lagi, tak lantas membuat semangat liburan jadi surut. Ada banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi meski di musim hujan seperti ini. Berikut Inspirasi Tempat Wisata Jakarta di Musim Hujan hasil liburan keluarga kami baru-baru ini :

1. Ice Skating
Ice skating di musim hujan? Why not? Kan ice skatingnya di dalam mall, hahaha... Arena ice skating selalu dipadati pengunjung bahkan di musim hujan sekalipun. Di Jakarta sendiri terdapat beberapa arena ice skating untuk umum, seperti SkyRink di Mall Taman Anggrek dan BX Rink di Bintaro Jaya X Change. Selain menerima kursus ice skating serta digunakan untuk berlatih hockey, kedua arena ini juga dibuka untuk umum. Jadi, boleh banget kalau mau uji nyali mencoba ice skating. Dijamin seru dan bikin nagih!
Inspirasi Tempat Wisata Jakarta di Musim Hujan
Arena Sky Rink di Mall Taman Anggrek (dok.pri)


2. Museum MACAN
Museum MACAN atau Modern and Contemporary Art in Nusantara ini adalah museum kontemporer pertama di Indonesia. Berlokasi di AKR Tower, Jl. Panjang No. 5 Kebon Jeruk, Jakarta Barat tak jarang membuat pengunjung yang baru pertama kali datang sedikit bingung, seperti yang kami alami kemarin. Koleksi dari Musem MACAN berfokus pada seni modern dan kontemporer dari Indonesia, Asia, Eropa dan Amerika. Museum yang baru dibuka pada 4 November 2017 ini begitu cepat terkenal karena tempat dan koleksinya yang sangat instagrammable. Buka setiap hari Selasa hingga Minggu, pengunjung dapat menikmati keindahan seni kontemporernya sejak pukul 10.00 - 19.00 WIB. Reservasi tiket dapat dilakukan secara online melalui www.museummacan.org maupun on the spot dengan harga Rp. 30.000,- untuk anak-anak, Rp. 50.000,- untuk dewasa dan Rp. 40.000,- untuk  pengunjung lansia.

Inspirasi Tempat Wisata Jakarta di Musim Hujan
Si kecil yang penasaran sama isinya monas ^,^ (dok.pri)

For your information, Jakarta sangat kaya dengan wisata museum, yang mana sangat cocok dikunjungi saat musim hujan. Selain Museum Macan yang memang tergolong baru dan merupakan museum kontemporer pertama, kita bisa mengunjungi Museum Gajah, Museum Bank Indonesia, Museum Nasional (Monas) yang tak kalah menarik, sekaligus untuk menambah wawasan sang buah hati. Orang tua jaman now itu harus rajin ngajakin anak ke museum, hehe... 

3. Jakarta Aquarium
Jakarta Aquarium merupakan inovasi baru yang dihadirkan oleh Taman Safari Indonesia. Berkonsep aquarium di dalam mall, Jakarta Aquarium menghadirkan sarana edukasi sekaligus rekreasi sekaligus rumah bagi lebih dari 600 jenis satwa. Bertempat di Neo SOHO Mall, Jakarta Barat, pengunjung bisa menikmati keanekaragaman hayati biota laut dengan tiket mulai dari Rp. 160.000,-/pax.

4. Houbii Urban Adventure Park
Tempat main yang satu ini dijamin bisa bikin anak-anak lupa waktu. Semacam tempat pelampiasan di usia anak-anak yang nggak kenal capek. Terletak di Jl. Metro Pondok Indah, Kebayoran Lama, Houbii adalah surganya anak-anak (dan orang dewasa) dengan jiwa petualang. Arena yang terdiri dari rope course, ninja course, dodge ball arena, extreme slide, slam dunk arena dan houbii air bag ini menempati gedung ex-Pro Arena Futsal Pondok Indah seluas 3000 meter. Dengan tiket yang dibanderol seharga Rp. 225.000,-/2 jam, rasa-rasanya sesuai dengan pengalaman seru yang akan didapatkan. Terbukti untuk mengunjungi Houbii, pengunjung disarankan melakukan reservasi secara online terlebih dahulu melalui www.houbii.com agar tidak kecewa saat tiba di lokasi.

Selain keempat pilihan wisata di atas, ada juga Planetarium dan perpustakaan di Taman Ismail Marzuki yang pastinya bikin si kecil betah berlama-lama. Hari gini masih mager keluar rumah karena hujan? Rugi, lho! Hahaha... 

Feb 20, 2018

Lunpia Cik Me Me, Transformasi Sarat Inovasi

Lunpia Cik Me Me, Transformasi Sarat Inovasi
Lunpia Cik Me Me, Transformasi Sarat Inovasi (dok.pri)
Apa yang pertama kali terlintas di benak Anda ketika mendengar kata toko oleh-oleh? Kalau saya sih, yang kebayang ruangan yang berisi deretan berbagai makanan khas, dimana kita harus cepet pilah pilih, antri bayar, lalu segera keluar! Yah, jujur masuk toko oleh-oleh seringkali bikin saya berasa terusir. Cepet pilih, cepet bayar, cepet pulang.

Hal tersebut nampak biasa saja, dan memang pada umumnya toko oleh-oleh tidak menyediakan tempat duduk dimana kita bisa melepas lelah sejenak atau sekedar menuju toilet. Wal hasil, tak jarang anak-anak terpaksa harus menunggu di mobil, alih-alih ikut turun yang bikin mereka pegel dan rewel.

Tapi jangan khawatir, di Semarang ada Lunpia Cik Me Me. Ikon Toko Oleh-Oleh yang Ramah Anak. Emang penting, ya? Jelas penting banget! Karena sesuatu yang ramah anak itu pastinya nyaman juga bagi orang dewasa. Coba bayangkan, di saat kita mau mampir beli oleh-oleh, anak-anak bisa melepas lelah di playground, toilet bersih tersedia, musholla yang luas dan nyaman siap untuk digunakan, ditambah lagi jajaran kursi set yang cozy untuk bersitirahat sambil mencicipi lunpia yang baru kita beli, atau sekedar duduk minum dan bercengkerama. Duh, enak banget ya..

Lunpia Cik Me Me merupakan transformasi dari Lunpia Delight yang berdiri sejak tahun 2014. Perubahan nama dilakukan atas usulan Bapak Setda saat itu, agar makanan khas daerah memiliki nama lokal pula. Berlokasi di kawasan pusat kota Semarang, tepatnya di Jalan Gajah Mada, Lunpia Cik Me Me tampak berdiri megah dan siap menyambut para pemburu kuliner khas ibukota Provinsi Jawa Tengah ini.

Secara asal usul, Cik Me Me adalah generasi ketiga dari pendiri Lunpia Semarang, Tjoa Thay Joe dan Mbok Wasi. Yes, kalau Anda termasuk pecinta lunpia, maka para pengusaha lunpia di Semarang ini adalah satu keluarga! Keren, ya. Lalu, apa yang membuat Lunpia Cik Me Me ini istimewa?

Lunpia Cik Me Me, Transformasi Sarat Inovasi
Lunpia Cik Me Me disajikan dengan wedang rempah (dok.pri)

VARIAN RASA
Lunpia Cik Me Me berkomitmen untuk terus berinovasi, baik dalam hal pelayanan maupun produk lunpia yang dihasilkan. Kalau kita mengenal lunpia dengan isian rebung dan telur saja, Lunpia Cik Me Me menawarkan 6 varian rasa. Ada lunpia raja nusantara (rasa jamur nusantara), lunpia kajamu (kambing jantan muda), lunpia fish kakap, lunpia crab, lunpia plain (untuk para vegetarian) serta lunpia original.

Lunpia Cik Me Me, Transformasi Sarat Inovasi
Keseruan bersua langsung dengan Cik Me Me (dok.pri)

HARGA BERSAING
Dengan porsi lunpia yang cukup besar, dimana satu porsi lunpia bisa dipotong menjadi 4 bagian, harga lunpia cik me me siap bersaing dengan lunpia serupa, namun tetap prima dalam kualitas. Untuk lunpia plain dibanderol dengan harga 10.000/pcs. Lunpia original 15.000/pcs. Sedangkan lunpia raja nusantara, kajamu, fish kakap dan crab seharga 22.000/pcs.


PELAYANAN PRIMA
Demi kepuasan konsumen, lunpia cik me me buka dari jam 04.30 pagi hingga jam 22.00 malam. Bagi yang menginginkan lunpia untuk di antar ke stasiun maupun rumah, tersedia layanan free delivery untuk pembelian minimal 10 pcs (rasa boleh campur). Para wisatawan lokal maupun asing tak perlu lagi risau dengan penerbangan pagi, karena telah terdapat outlet lunpia cik me me di Bandara Ahmad Yani Semarang yang buka sejak pukul 05.00 pagi.

Lunpia Cik Me Me, Transformasi Sarat Inovasi
Kesibukan di dapur Lunpia Cik Me Me (dok.pri)


Pengiriman ke luar kota juga menjadi perhatian Cik Me Me, sehingga pengiriman selalu menggunakan armada yang sehari sampai. Baik melalui travel maupun cargo pesawat. Urusan ketahanan, lunpia cik me me yang telah divakum dapat mempertahankan kualitasnya di luar freezer selama  8 jam untuk lunpia basah dan 24 jam untuk lunpia kering/goreng. Namun jika sudah masuk freezer, lunpia bisa bertahan hingga satu minggu.

For your information, jika lunpia tidak langsung habis dimakan, panaskan dengan cara yang benar agar tidak terlalu banyak menyerap minyak. Lunpia basah bisa dipanaskan di dalam microwave atau magic jar, sedangkan lunpia kering dipanaskan di atas teflon dengan minyak yang sangat sedikit.

FASILITAS LENGKAP
As I said, toko lunpia cik me me ini juara dalam hal fasilitas. Selain lunpia sebagai menu utamanya, tersedia pula berbagai makanan serta kaos oleh-oleh khas Semarang.


Kenyamanan toko juga menjadi nilai plus dibanding dengan toko sejenis. Selain dilengkapi playground, toilet, musholla, kursi set yang cozy, lunpia cik me me juga menawarkan ruangan yang bisa digunakan untuk acara meeting, gathering hingga arisan.

PELOPOR LUNPIA HALAL
Lunpia Cik Me Me, Transformasi Sarat Inovasi
Sertifikat Halal MUI (dok.pri)

Nah, ini salah satu alasan utama kenapa kita harus memilih lunpia cik me me. Karena telah mengantongi sertifikat HALAL dari MUI, kita tak perlu ragu dengan bahan serta cara pengolahan lunpia cik me me. Bahkan lunpia cik me me kini menjadi pelopor lunpia bersertifikat halal.


So, mau mencoba lunpia Semarang? ke lunpia cik me me aja!

Salam Hangat,

Feb 14, 2018

Mengulang Romansa di Danau Toba

Mengulang Romansa di Danau Toba
Mengulang Romansa di Danau Toba (dok.pri)
Siapa sih, yang nggak tahu Danau Toba? Danau terbesar di Asia Tenggara dengan panjang 100 kilometer dan lebar hingga 30 kilometer ini terdapat di pulau vulkanik, yaitu Pulau Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Tentunya bukan tanpa alasan mengapa saya ingin mengulang romansa di Danau Toba

Tahun 2009 adalah kali pertama saya menginjakkan kaki di tanah Sumatera dalam rangka mudik lebaran. Saya sendiri dari kecil ingin punya suami orang luar jawa. Alasannya sederhana saja, rasanya saya nggak akan bisa keluar pulau Jawa kalau bukan karena ikut suami. Hahaha... Allah memang Maha Baik, meski suami lahir di Semarang, namun seluruh keluarga besar mertua masih banyak berada di Tapanuli Selatan, tepatnya di Kabupaten Padangsidempuan. Jadilah saya bisa jalan-jalan ke Sumatera. Yippi...

Baca juga : Hiking di Gunung Sikunir Bersama Keluarga

Jalan-jalan ini bermakna harfiah, lho. Artinya setiap kami mudik ke Sumatera selalu melalui jalur darat, dengan mengendarai mobil yang memakan waktu sekitar 3 hari 2 malam. Sepanjang perjalanan, kami menyusuri lebih dari 10 Kabupaten di Pulau Sumatera, mulai Lampung hingga ke Provinsi Riau. Lelah sudah pasti, belum lagi menu masakan padang yang kami temui setiap hari. Kalau sudah begini, hanya mie instan yang mengerti kegundahan hati. Wkwkwk.. Tapi sebanding dengan keseruan yang di dapat, benar-benar tour de Sumatera! Kabar baiknya, saat ini sudah tersedia pesawat dari bandara Kualanamu, Medan menuju bandara kecil di dekat desa kami, yaitu Bandara Aek Godang, yang jaraknya tidak sampai 30 menit dari kampung.

Mengulang Romansa di Danau Toba
Perjalanan melintasi Selat Sunda selama 2 jam (dok.pri)

Back to topic, tahun 2009 itulah kami sekeluarga menyempatkan diri mengunjungi Danau Toba di sela-sela liburan. Keputusan ke Danau Toba ini benar-benar mendadak dan di luar rencana, yang akhirnya membawa kami pada pengalaman 'penuh perjuangan' menuju Parapat, titik wisata terdekat dari Danau Toba. Perjalanan yang katanya hanya ditempuh 3 jam itu, nyatanya berubah menjadi 4 sampai 5 jam. Maklum saja, itu adalah pengalaman pertama bagi kami semua. Dengan bermodal GPS dan tanya-tanya, sampailah kami di Parapat pada sore hari.

Kebingungan kedua pun dimulai. Karena kami belum memesan penginapan, sementara saat itu sedang high season libur lebaran, jadilah kami keluar masuk penginapan, dari pintu ke pintu untuk mencari kamar yang masih kosong. Sempat istirahat makan di warung tepi pantai, kami kembali bergerilya. Menjelang maghrib barulah kami mendapatkan kamar seadanya. Masa iya harus balik lagi, hiks..

Mengulang Romansa di Danau Toba
Pulau Tomok, gerbang wisata di Pulau Samosir (dok.pri)

Selepas isya' kami berjalan-jalan ke pasar oleh-oleh sekitaran danau. Pasar ini cocok untuk membeli berbagai oleh-oleh murah meriah, seperti gantungan kunci, kaos Toba dengan bermacam tingkat kualitas, kain ulos, hingga aneka pajangan khas Toba Samosir.

Mengulang Romansa di Danau Toba
Berforto ala Pengantin Batak (dok.pri)

Keesokan paginya, kami menyewa speed boat untuk berkeliling danau dan menuju Tomok, yang merupakan pusat konsentrasi turis di Pulau Samosir. Selain speed boat, ada juga kapal besar yang muat hingga ratusan orang dalam sekali angkut, tentunya dengan biaya lebih murah berkali lipat dibanding sewa speed boat. Terpaan angin segar yang beradu dengan kecepatan speed boat, serta pemandangan villa sepanjang danau nan asri dan bukit indah di lain sisi, menghadirkan desiran luar biasa takjub akan ciptaan Sang Kuasa.

Baca juga : Bukit Bintang, Surga Baru di Lereng Gunung Slamet

Oh iya, di sisi bukit Danau Toba terdapat batu gantung yang bentuknya menyerupai wanita tergantung dengan posisi terbalik. Menurut cerita pemilik speed boat, konon wanita itu bernama Seruni. Ia sedih karena hendak dijodohkan oleh kedua orang tuanya, sehingga memutuskan untuk menceburkan diri ke Danau Toba. Namun Seruni justru terperosok dan terhimpit batu yang merapat ke badannya (itulah kenapa wilayah ini bernama Parapat) hingga meninggal dalam keadaan tergantung.

Mengulang Romansa di Danau Toba
Pulau Samosir (dok.pri)

Pulau Samosir sendiri masih dihuni oleh penduduk asli yang secara turun temurun menetap di sana. Para penduduk ini masih memegang teguh adat istiadat nenek moyang mereka. Para wisatawan yang menuju Pulau Samosir dipusatkan di Tomok, dimana terdapat Museum Batak, Obyek Wisata Budaya Sigale-Gale, Makam Raja-Raja Batak terdahulu hingga pusat oleh-oleh. Sangat dianjurkan untuk menggunakan jasa guide selama berkeliling, dari mereka lah kita jadi tahu filosofi warna merah-hitam-putih yang banyak digunakan pada kain ulos, cicak sebagai simbol Suku Batak dalam bertahan hidup, filosofi pembuatan rumah, hingga cerita para raja. Sayang, tahun 2009 saya belum ngeblog, jadi cerita itu menguap begitu saja. Hahahaha...

Mengulang Romansa di Danau Toba
Area Pemakaman Raja-Raja Batak. (dok.pri)
Patung tersebut merupakan gambaran wajah dari raja yang dimakamkan

Saking terpesona dengan sejarah dan keindahannya, Danau Toba dan Pulau Samosir jadi salah satu tempat wisata impian di Indonesia yang ingin saya datangi kembali. Apalagi dulu baru ada si sulung yang berusia 1,5 tahun. Rasanya pantas untuk mengulang romansa di Danau Toba dengan personil lengkap dan usia anak-anak yang sudah cukup besar. Pasti akan lebih berkesan!

Special thanks to Mara dan Erina yang udah ngasih ide tema #ArisanBlogGandjelRel kali ini. Bersama tulisan ini terselip doa semoga bisa kembali ke Danau Toba dengan cerita dan pengalaman  yang lebih seru.

Salam Hangat.

Feb 5, 2018

Yuk, Bantu Si Kecil Wujudkan Resolusinya!

Yuk, Bantu Si Kecil Wujudkan Resolusinya!
Yuk, Bantu Si Kecil Wujudkan Resolusinya!
Tema #ArisanBlogGandjelRel yang dipilih sama mba Lestari kali ini adalah tentang resolusi di tahun 2018, yang mana sukses bikin saya mengalami writer block. Karena eh karena, saya memang nggak pernah bikin resolusi apapun setiap pergantian tahun. Bisa dibilang, pemikiran saya mirip sama vlog Resolusi Ampas Kacang dalam Motive yang dibuat Om Master di channel ucupnya. Karena bagi saya, If you can't do it now, you can't do it later.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, resolusi (n) berarti putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah / sidang). Resolusi juga bisa berarti pernyataan tertulis, yang biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal (sumber : https://kbbi.web.id/resolusi). Pada perkembangannya, resolusi menjadi sebuah trend setiap pergantian tahun. Resolusi selalu dijadikan bahan pemberitaan, terutama oleh media infotainment untuk ditanyakan pada setiap narasumber, dan pada akhirnya kita harus puas hanya dengan jawaban, "Menjadi orang yang lebih baik", "Lebih banyak ibadah", "Usaha makin lancar", yang sama sekali nonsense!

Well, dibalik sikap apatis terhadap trend resolusi tahunan, ternyata saya pun berhasil menemukan sisi positifnya. Beberapa waktu lalu, putera sulung kami pulang sekolah sambil membawa kertas tugas yang berisi tentang Resolusi Tahun Baru. Si Abang menuliskan 5 point resolusinya, dan guru meminta bantuan kepada orang tua agar anak bisa mewujudkan resolusi tersebut. Yap, ini baru pendidikan berkonsep, yang mengajarkan kerjasama anak dan orang tua untuk menjadi sebuah tim demi mewujudkan tujuan yang sama. Maka mulailah kami berpikir, apa yang harus dilakukan selanjutnya?

Break down
Karena resolusi adalah berupa tujuan, maka hal pertama yang perlu dibuat adalah dengan membuat breakdown, berisi cara-cara yang bisa ditempuh untuk mencapai tujuan. Salah satu resolusi yang ditulis Abang adalah ingin pandai Bahasa Inggris. Maka akan ada 2 pilihan, mau masuk lembaga bimbingan atau belajar di rumah? Karena Abang memilih belajar di rumah, maka dibuat lagi breakdown yang berisi kapan dan bagaimana dia akan belajar. Diantaranya :

  • Kami memasukkan "fun english" ke dalam jadwal mingguan kami yang akan diisi pengenalan kosa kata. 
  • Membuat tugas menerjemahkan sebuah lagu berbahasan Inggris yang Abang sukai, 1 lagu setiap minggunya, untuk kemudian diceritakan kembali kepada anggota keluarga yang lain.
  • Menjadikan hari Jum'at sebagai English Day. Boleh bicara campur-campur asal ada Inggrisnya, hehe...

Target Waktu
Tak ada resolusi yang akan berjalan tanpa target waktu yang jelas. Jadi tentukan sasaran yang harus dicapai dalam waktu tertentu. Dalam kasus ingin pandai Bahasa Inggris ini, kami membuat target per tema. Misalnya, Bulan Februari temanya tentang anatomi tubuh serta berbagai kegiatan yang berhubungan dengan anggota tubuh. Tentunya harus selalu ada review di akhir bulan.

Konsekuensi
Resolusi umumnya bersifat personal, jadi tantangan terberatnya adalah mengalahkan kemalasan diri sendiri. Oleh karenanya, akan sangat membantu jika ada sebuah tim (atau orang lain) untuk mewujudkan resolusi tersebut. Dalam hal ini tentunya Ayah, Bunda dan Adik, serta anggota keluarga lain di rumah. Konsekuensi kami sih, yang mudah-mudah saja.
  • Kalau sedang tidak bisa memenuhi 'fun english' sesuai jadwal, maka tentukan hari penggantinya (tetap dalam minggu tersebut).
  • Jika terjemahan satu lagu tidak selesai dalam seminggu, maka tugas minggu depan akan menjadi tiga kali lipat. Yang ini pasti emaknya bakal ikut capek juga bantu nerjemahin, makanya harus rajin-rajin ngingetin biar nggak kelewat deadline.
  • Kalau kebetulan semua orang rumah lupa ada English Day di hari Jum'at, konsekuensinya 3 hari berturut-turut setelahnya akan menjadi English Day! Ribet sih, tapi lucu dan sama sekali nggak memberatkan, kok.
Baca Juga : Wajib Militer Ala Anak SD

Yah, pada akhirnya resolusi hanyalah sebuah sarana menyemangati diri untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Tercapai tidaknya tentu bergantung kesungguhan masing-masing, plus support dari orang-orang terdekat. Yuk, Bantu Si Kecil Wujudkan Resolusinya! Jangan sampai hanya jadi basa basi resolusi.

Salam Hangat,