Sep 12, 2018

Fun Time #23 : Pekan Ceria Bersama Kampung Dongeng

Fun Time #23 : Pekan Ceria Bersama Kampung Dongeng
Fun Time #23 : Pekan Ceria Bersama Kampung Dongeng
Playdate Manfaat bulan September ini berlangsung lebih awal dari biasanya. Karena anak-anak akan menghadapi Penilaian Tengah Semester, maka jadwal playdate dimajukan sekaligus sebagai refreshing sebelum bertempur di PTS nanti.

Di Playdate Manfaat #07 kali ini, kami berkesempatan main bareng kakak-kakak komunitas Kampung Dongeng Semarang. Berawal dari perkenalan saya dengan Mbak Nunik, penggerak Kampung Dongeng (KaDo) Semarang di komunitas blogger Gandjel Rel, akhirnya bisa juga nyempilin jadwal KaDo yang memang lagi crowded banget di bulan ini dengan mengambil tema Pekan Ceria bersama Kampung Dongeng.

Honestly, awalnya saya agak ragu untuk mengundang tim Kampung Dongeng. Apalagi kalau bukan pemikiran orang awam soal "Anak-anak bosan nggak ya dengerin dongeng?", "Anak usia 10 tahun masih suka dongeng nggak, sih?" atau "Masa playdate 2 jam diisi dongeng aja?". Setelah melalui diskusi dengan Mbak Nunik barulah saya tercerahkan, bahwa kegiatan Kampung Dongeng bukan hanya berkisah saja, namun dipadukan pula dengan aktifitas fisik seperti senam, brain gym, fun games serta craft. Wah langsung semangat deh buat mengagendakan main bareng komunitas yang sudah ada di berbagai kota ini.

Fun Time #23 : Pekan Ceria Bersama Kampung Dongeng
Senam Kampung Dongeng (dok.pri)

Anak-anak peserta playdate manfaat #07 yang berasal dari beragam usia, mulai TK hingga kelas 5 SD sangat antusias menyambut kedatangan keempat kakak-kakak dari Kampung Dongeng. Acara dimulai dengan senam kampung dongeng sebagai pemanasan dan dilanjutkan brain gym yang dibimbing oleh Kak Ni'mah. Hanya dalam waktu 30 menit para peserta sudah mulai berkeringat dan siap untuk kegiatan berikutnya.

Keseruan berlanjut dalam permainan kerjasama di sesi fun game, mulai dari estafet hulahoop hingga estafet karet gelang melalui sedotan. Di era serba gawai seperti saat ini, keseruan bermain di luar ruangan sudah sangat jarang kita temukan. Menyaksikan tawa dan kehebohan mereka membuat hati kami para ibu mengembang bahagia.


Setelah lelah bermain, anak-anak diajarkan untuk tenang dan fokus melalui dongeng yang dikisahkan oleh Mbak Nunik dengan sangat apik. Mereka makin bersemangat dengan munculnya boneka lucu yang rambutnya udah mirip banget sama rocker! Hahaha... Cerita kali ini adalah tentang Jojo yang Jujur, tentunya dengan menyisipkan pesan-pesan kebaikan di dalamnya.

Fun Time #23 : Pekan Ceria Bersama Kampung Dongeng
Anak-anak sibuk membuat origami (dok.pri)

Sesi terakhir dari Pekan Ceria bersama Komunitas Kampung Dongeng adalah membuat ikan dengan teknik origami. Para ibu pun ikut sibuk membantu putra putrinya yang masih kecil untuk menyelesaikan lipatan-lipatan kertas sesuai contoh. Pada akhirnya, sesi terkahir ini mengajarkan anak untuk bersungguh-sungguh dan bersabar dalam menyelesaikan tugas.


Playdate Manfaat #07 ditutup dengan acara makan potluck bersama. Ya, alih-alih iuran untuk snack, kami lebih suka mempersilakan teman-teman membawa potluck dari rumah untuk dikumpulkan dan dimakan bersama selepas acara. Terlihat sepele, namun hal tersebut dimaksudkan untuk menanamkanpada mereka tentang pentingnya keikhlasan serta pembiasaan untuk selalu memberikan yang terbaik dari yang kita miliki. Bahagia rasanya melihat anak-anak pulang dengan kenyang dan gembira.

Fun Time #23 : Pekan Ceria Bersama Kampung Dongeng
Keseruan Playdate Manfaat #07

Yang istimewa dari playdate kali ini adalah kunjungan Kak Yusril dan Kak Dilla dari Surat Kabar Mahasiswa (SKM) Amanat UIN Walisongo Semarang yang ikut serta meliput selama acara berlangsung. Semoga bisa berbagi ilmu seputar jurnalisme di playdate selanjutnya ya..

After all, saya merasa bersyukur dikelilingi oleh teman-teman serta para ibu luar biasa yang senantiasa siap mensupport segala kegiatan positif bagi putra putrinya. Tanpa kalian saya hanyalah remahan rempeyek, hehehe... Semoga bermanfaat!