Respect

Respect Bukan Pengetahuan yang paling mendesak untuk kita tanamkan pada anak-anak kita, melainkan RESPECT . Respect is better than ob...

Respect
Respect
Bukan Pengetahuan yang paling mendesak untuk kita tanamkan pada anak-anak kita, melainkan RESPECT.

Respect is better than obedience
Respek itu lebih dari sekedar ketaatan
Respect = Ta'dzim = Memuliakan

Padahal adab utama dari menuntut ilmu adalah respect. Respect terhadap apa? Terhadap ILMU dan AHLUL ILMU. Oleh karenanya, meski sekarang sekolah dengan basic agama menjamur dimana-mana dengan masing-masing keunggulan yang ditawarkannya, namun sangatlah susah menemukan sebuah sekolah atau lembaga pendidikan dimana anak-anak didiknya begitu MEMULIAKAN sang Guru sebagai AHLUL ILMU.

Di jaman yang katanya demokratis ini, murid mendebat guru adalah hal yang lazim, bahkan membantah argumen guru dalam diskusi publik pun dianggap biasa. Anak-anak ditanamkan untuk menuntut ilmu setinggi mungkin tanpa didasari kecintaan pada ilmu dan para pemilik ilmu (guru, ustadz, pakar). 

Lalu apa yang terjadi? Para guru dan dosen berlomba-lomba memberikan teknik mengajar yang menarik, tidak membosankan, diselingi ini itu agar anak didiknya tertarik mempelajari materi yang akan disampaikan. Bukan berarti hal ini salah, namun jika tanpa didasari kecintaan akan ilmu (rasa ingin tahu atas ilmu tersebut) pada diri sang murid, anak akan mulai malas mengikuti pelajaran dengan alasan guru yang membosankan, materi nggak asyik, dsb.

Mari kita bandingkan dengan para pendahulu kita, ulama-ulama besar, salafussalih, mereka mendatangi guru-guru dengan penuh ta'dzim, bersabar mendengarkan penjelasan meski pada saat itu ilmu disampaikan dengan nada yang datar, tanpa banyak gerakan tubuh, pandangan tertunduk, tanpa improvisasi apapun. Tetapi para murid sangat segan terhadap gurunya, memuliakan sang guru, tetap bersabar meski guru berkata dengan terbata-bata saat usia mulai udzur, bahkan dengan suka rela menunggu sang guru kembali dari perjalanan maupun saat melakukan ibadah lain, serta patuh untuk melakukan sesuatu yang diperintahkan sang guru meski tanpa diberi tahu maksudnya terlebih dahulu (bayangkan kalau anak-anak sekarang pasti sudah protes duluan). Semua itu dilakukan karena mereka memiliki RESPECT, rasa cinta dan memuliakan ilmu serta para ahlul ilmu, yakin bahwa apa saja yang disampaikan atau diperintahkan oleh sang guru pastilah akan bermanfaat bagi mereka

Sehingga bisa kita lihat bangsa yang paling memuliakan ilmu dan para ahlul ilmu, adalah bangsa-bangsa Arab dan China, begitu hormatnya mereka terhadap para guru (ingat-ingat saja bagaimana hubungan guru dan murid dalam film kung fu, bagaimana mereka belajar kung fu).

Dan, guru yang paling tinggi kecintaannya terhadap ilmu adalah guru yang bisa mengatakan "AKU TIDAK TAHU" atas apa-apa yang tidak dikuasainya. Karena bentuk respect terhadap ilmu adalah hanya mengatakan apa yang jelas dasarnya, serta tidak pernah menduga-duga.

Jangan lupa, bahwa kita sebagai orang tua adalah guru pertama bagi anak-anak kita. 
Salam Hangat,

Related

Pendidikan Anak 2951328942896796132

Post a Comment

Hai, saya Nurul.
Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar pada artikel ini. Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Salam hangat.

emo-but-icon

Member of

Member of

Part of

Blogger Perempuan

Member of

Member of
Blogger Perempuan Semarang

Follow by Email

Random Artikel

item