Dec 7, 2015

Islamic Parenting

Islamic Parenting
Islamic Parenting
Islamic Parenting - Dalam pendidikan Islam pada dasarnya mengajak manusia untuk memahami kehidupan, mulai dari tujuan hidup, tugas kehidupan, pegangan hidup, visi misi strategi hidupnya, teman hidup, prinsip dan nilai hidup, hingga gaya hidup. Sayangnya banyak diantara kita harus perbanyak istighfar,  karena belum apa apa kita sudah melanggar perintah Allah.

Surah Al-Isra, ayat 36: 

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا 

"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya."

Surah Al-Isra, ayat 37: 

وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا إِنَّكَ لَن تَخْرِقَ الْأَرْضَ وَلَن تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًا 

"Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung."

Surah Al-Isra, ayat 38: 

كُلُّ ذَٰلِكَ كَانَ سَيِّئُهُ عِندَ رَبِّكَ مَكْرُوهًا 

"Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi Tuhanmu."

Yakni punya anak dulu baru belajar ilmu pendidikan anak, padahal adabnya adalah Ilmu Qabla Amal. Sehingga pengasuhan sering kali terjadi hanya karena kepanikan, reaksi, dan faktor tradisi saja, yang seharusnya pada dasar-dasar islam sudah dijelaskan secara lengkap 

Tanya Jawab

1. Abah bagaimana jika kita terlambat merancang visi dan misi keluarga islami? Apa yang harus dibenahi dahulu? Dari manakah kita harus memulai untuk menjalankan visi dan misi keluarga yang meneladani ruh islami.(bunda Noni)

Jawab
Pertama, perbanyak istighfar dan akui dibagian mana kita salah nya, buatlah mindmaping nya. 
Kedua, bicara dengan pasangan agar sinergi 
Ketiga, meminta maaf pada anak dan ubah pola komunikasi lebih positif 
Keempat, belajar kembali soal : tauhid, adab, akhlak dan tahapan pendidikan anak dalam islam 
Kelima, mulai buat program 3 bulanan 
Bagaimana pun kita terlebih dahulu yang harus diterapi sebagai ayah bunda agar dapat diputus mata rantai pola pengasuhan yang negatif.


2. Abah, bagaimana cara kita mengubah sudut pandang pola asuh anak dengan pola asuh yang kita dapat dari orang tua terdahulu? Terkadang ketika bersama keluarga besar kita pun terbawa arus mereka. Dan terkadang pula kita harus mengalah sebentar . (bunda Khansa)

Jawab
Pertama, akui dulu bahwa ada yang salah dan negatif serta menyadari dampak nya dari pola asuh yang lama. 
Kedua, fahami secara jelas mendalam, apa sih yang diinginkan oleh islam dalam pendidikan anak?
Ketiga, akui secara jujur, kondisi realita saat ini kelebihan dan kekurangan kita. Akui dengan tegas dan rendah hati, siapa diri kita senyatanya dan siapa diri kita yang seharusnya dalam pandangan psikologi islam. 
Keempat,  perkuat pemahaman kita tentang tauhid, sehingga Allah lagi, Allah saja dan Allah terus, sambil tetap tersenyum dan baik hati menikmati prosesnya.
Paling awal buat dulu TUJUAN PENGASUHAN ANAK. Yang penting mindmap dasarnya dulu yang terdiri dari : tujuan hidup, visi misi hidup, pandangan hidup, pegangan hidup, teman hidup, gaya hidup, strategi hidup. dan ini perlu coaching tersendiri 

3. Sebaiknya ilmu apa saja yang harus dimiliki para orang tua? Khususnya karena sekarang Alhamdulillah sudah terlanjur punya anak, bagaimana cara menyikapi & mengejar ketertinggalan tsb? (bunda Ryan)

Jawab
Ilmu Tauhid, Adab, pemahaman tentang manusia dan perkembangannya, pemahaman tentang takdir. psikologi pendidikan dan perkembangan anak. Memang harus ada kesungguhan buat belajar lagi. Karena sebenarnya hal diatas sudah selesai paling lambat usia 20 tahun. Nah, ibu-ibu punya target tidak, bahwa anak-anak harus sudah dewasa usia berapa? Jejakjiwa itu lebih kepada pemahaman tentang tahapan tahapan perkembangan dan belajar dari pola-pola yang salah dari pengalaman orang lain 

4. Apa yang harus dilakukan apabila ada perbedaan dalam visi misi bersama pasangan, atau visi misinya sama tetapi actionnya beda. Bagaimana membuat itu bersinergi? (bunda Dewi)

Jawab
1. Bicarakan semua yang berbeda di belakang anak, jangan didepan anak
2. Ajak suami ikut seminar workshop training konseling 
3. Tetapi semua dimulai dari perbaikan komunikasi 
4. Jangan menunggu pasangan berubah,  lakukan perubahan diri 
5. Doakan pasangan kita dengan tambahan ibadah nafilah (dhuha, wirid, ngaji, tahajud, layani pasangan sepenuh hati dll)  

Lalu bagaimanakah contoh program 3 bulanan? Yang penting kita harus punya rencana 3 bulan prinsip dan nilai hidup, wawasan, skill apa yang ingin diajarkan pada anak, baru setelah itu kita pikirkan strategi pembelajaran nya 

5. Terkadang bukan karena tidak belajar atau tidak punya ilmu tentang pendidikan dan pengasuhan anak, tapi bagi yang pembelajar saja ini selalu menjadi keluh kesah harian. Jujur, saya belum paham karena saya belum mngalaminya, sebenarnya apa yang salah dengan hal seperti ini? (bunda Tia)

Jawab
Islam itu the best 
Islam sudah sempurna 
Al Islam tertinggi 
itu aja bu, yg lainnya jadi makmum 

6. Bagaimana cara yang paling baik untuk mengajarkan anak untuk teguh pada syariat, misalnya pada anak perempuan, bagaimana agar membuat anak untuk teguh menggunakan hijab tanpa merasa terpaksa. karena anak kadang mungkin melihat temannya tidak berhijab akhirnya minta buka hijabnya. (bunda Nurul)

Jawab
Jangan sampai tahapan terlewatkan, dan harus ada teladan dulu, pendekatan bukan syariat belaka tapi tauhid lengkap dengan segala turunan nya. Intinya pola komunikasi yg positif.


7. Bagaimana dengan orang tua yang sudah buat perencanaan pengasuhan anak, tetapi karena kesibukan keduanya bekerja sehingga tidak terlaksana, sehingga yang mengasuh anak tersebut apa adanya? (bunda Nuha)

Jawab
istighfar dan taubatan nashuha, Uang bisa dicari tapi peluang sulit terulang lagi. 


Kesimpulannya adalah harus siap rendah hati untuk belajar lagi, karena adabnya adalah Ilmu dulu baru amal. 
"Karir boleh gagal, bisa diulang tapi parenting tidak boleh gagal"


Sumber : 
RESUME DISKUSI HSMN TANGERANG 2
Hari/tgl : Rabu, 2 Des 2015
Pkl : 20.00 s.d 22.00 wib
Pemateri : Abah Lilik
Tema : Islamic Parenting
Moderator : Noni Suprianti
Notulen : Nadia Fatma



Profil abah lilik Riza.  
Nama lengkap Fadli Riza, insya Allah ayah 6 anak. Fokus di mindset motivasi dan Jejakjiwa parenthood coaching, psikologi perkembangan islami, dalam dunia konseling sering menemui orang orang yang mengadakan permasalahan nya, baik dengan atasan, teman, sahabat, pasangan hidup, mertua, pendidikan anak. Yang ternyata semua itu tidak lepas dari pola pengasuhan yang pernah dialami client, sehingga abah membuat pola coaching yang berbasis  pada jejak jiwa seseorang.


No comments:

Post a Comment

Hai, saya Nurul.
Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar pada artikel ini. Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Salam hangat.