Apr 29, 2016

Teman Kebetulan

Teman Kebetulan, cocok sekali menggambarkan pertemanan kami sejak 19 tahun yang lalu hingga sekarang. Terlalu banyak kebetulan jika menyangkut teman yang satu ini, dia adalah :
  1. Orang pertama yang saya kenal saat hari PENDAFTARAN PPMI Assalaam Surakarta, 19th yang lalu. Masih saya ingat pertemuan pertama kami di masjid kala itu. (Wis jan ahli sejarah tenan!)
  2. Ternyata kami berasal dari kota yang sama & KEBETULAN cuma beda kecamatan.
  3. KEBETULAN kami berdua sama-sama diterima & menjadi teman sekamar di tahun pertama. Yes, KPI 6.
  4. KEBETULAN kami beberapa kali sekelas dalam 6 tahun.
  5. KEBETULAN kami kuliah di tempat yang sama pula (yang ini kebetulan yang luar biasa). Artinya kami adalah teman MTs - SMU - Kuliah - Profesi.
  6. KEBETULAN saat kuliah kami berangkat & pulang bersama. Bahkan di semester pertama saat tak satupun kendaraan yang kami kuasai baik motor maupun mobil, ibunya akan mengantar kami dan orang tua saya yang menjemput kami. SETIAP HARI. Wkwkwk... Sampai satpam kampus mengingatkan orang tua kami agar jangan terlalu dimanja, Hahahahah.... 
  7. KEBETULAN saat itu kami sedang sama-sama belajar menyetir & bergantian menyetir setiap harinya. Saya sempat tidak terima karena dia yang lebih dahulu bikin SIM & akhirnya saya pun nekat minta dibuatin SIM juga. ^_^
  8. KEBETULAN selepas kuliah, saya sempat ditawarinya membantu mengajar (kurang lebih selama 2 tahun) di tempat ia menjadi seorang Dosen. 
  9. KEBETULAN rumahnya bertetangga dengan rumah suami saya. Yang ini sangat tidak terduga!!
  10. KEBETULAN orang tua kami saling mengenal.
  11. KEBETULAN sampai sekarang banyak hal yang mempertemukan kami secara tidak sengaja. Benar-benar tidak sengaja, karena kami tidak pernah saling chat apakah akan datang di kondangan ini, seminar itu, reuni ini, dll.

Jujur, ini adalah pertemanan ter-aneh bagi saya. Dalam arti positif lho ya.. Sangat aneh, karena ada masa dimana kami saling curhat saat awal-awal di pondok, kemudian mulai bertemu teman-teman lain yang membuat kami tak terlalu akrab. Pernah jengkel, marah, gondok, sebel, diem-dieman yang nggak jelas, saling egois ala ABG, salah paham. Namun semua itu tak lantas membuat saya jadi membencinya. Bagaimana saya bisa membencinya? Sementara begitu melihat tingkah konyol dan ide serta gayanya yang buat saya selalu 'Anti Mainstream' itu sesuatu yang menghibur! Kami tetaplah teman baik yang selalu bahagia saat bisa bertemu di mana saja. Kalau versi saya siy, kami ini adalah dua orang 'beda aliran' yang sering bersama. Hehe...

Bukankah tak ada satupun yang kebetulan di dunia ini? Alih-alih dikatakan kebetulan, semua ini lebih tepat dikatakan sebagai takdir Tuhan. Pertemanan kami tidak terlalu dekat, tidak jauh, agak aneh & sungguh susah untuk dijabarkan. Yang pasti saya yakin Allah mempertemukan kami untuk sebuah alasan yang baik.

Perkenalkan Teman Kebetulan-ku, Risha Fillah Fithria Amelina Rosa Salsabila Zissakina Kimberlia Dixit! (Bayangke, aku masih inget lho nama khayalanmu yang aneh itu)... ^_^

Teman Kebetulan

No comments:

Post a Comment

Hai, saya Nurul.
Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar pada artikel ini. Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Salam hangat.