3 Investasi Kesehatan Selain Uang di Masa Pandemi

3 Investasi Kesehatan Selain Uang di Masa Pandemi Mengutip dari laman wikipedia Indonesia, investasi ( investment ) menurut istilah adalah k...

3 Investasi Kesehatan Selain Uang di Masa Pandemi
3 Investasi Kesehatan Selain Uang di Masa Pandemi
Mengutip dari laman wikipedia Indonesia, investasi (investment) menurut istilah adalah kegiatan menanamkan modal, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan harapan bahwa sang pemilik modal akan mendapatkan keuntungan di waktu yang akan datang. Maka jika kita bicara tentang investasi kesehatan, tidak serta merta harus selalu berhubungan dengan uang. Dengan tujuan keuntungan yang akan diperoleh di masa depan adalah berupa kesehatan, membuat kita harus pandai-pandai mencoba berbagai cara mengatur duit (keuangan) di masa pandemi seperti saat ini. 

Tak dipungkiri, investasi berupa uang untuk kesehatan tentulah penting. Baik dalam bentuk tunai, barang bernilai jual maupun asuransi. Namun sebelum menghadapi hal terburuk, kita dapat mencoba 3 investasi kesehatan selain uang di masa pandemi :  

1. Cukup Istirahat

Saya yakin bagi sebagian dari kita mencukupkan istirahat adalah hal yang tidak mudah. Terutama yang masih dalam usia produktif. "Mau istirahat gimana? Masih syukur ada kerjaan di masa pandemi seperti ini." Seloroh seorang sopir taksi online yang saya temui. Perlu diketahui, cukup istirahat beda dengan tidur sepanjang hari, bukan? Durasi tidur ideal pun berbeda-beda tergantung usia. Setidaknya sempatkan waktu 7 jam untuk beristirahat di malam hari. Kalau masih banyak tanggungan kerjaan? Maka tidurlah lebih awal agar dapat bangun lebih pagi, lalu lanjutkan tugas kita yang belum tuntas. Yakinlah, lembur hingga tengah malam tidak akan memberikan manfaat apapun bagi tubuh dan otak kita. 

Bahkan dalam Al-Qur'an telah dijelaskan dengan gamblang bahwa bekerjalah di siang hari dan beristirahatlah di malam hari, agar kita menjadi hamba yang pandai bersyukur. 

Mudah? Tentu tidak. Mengubah kebiasaan adalah hal yang perlu diusahakan, itulah yang dinamakan 'hijrah'. Niatkan saja untuk menaati seruan Allah, insyaa Allah kita diberi kemudahan.

Baca juga : Benarkah Bersepeda Dapat Membahayakan Kesehatan Wanita?

2. Rutinkan suplemen dan makanan penyehat tubuh.

Jika mendengar kata suplemen, lazimnya kita langsung berpikir tentang vitamin dan berbagai obat-obatan penambah daya tahan tubuh. Eits jangan lupa, bahwa Allah juga telah mengajarkan pada kita melalui RasulNYA Muhammad SAW terkait makanan penyehat tubuh.

"Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat yang dibuat manusia, kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang dimudahkan bagimu. Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia," (QS An-Nahl ayat 68-69).

Selain madu, terdapat pula kurma, jinten hitam yang dapat meningkatkan imun tubuh kita, dan qisthul hindi yang sangat baik bagi saluran pernapasan, yaitu daerah paling rentan yang menjadi pintu masuk coronavirus.

3. Bersedekah.

Prinsip berbagi sejatinya sudah mengakar dalam budaya masyarakat Indonesia. Dalam berbagai agama dan kepercayaan pun selalu terdapat aturan-aturan tertentu tentang cara masing-masing pemeluk agama untuk bersedekah. Ada per sepuluhan, derma, ada zakat, infaq, dan lain sebagainya. Hingga para penganut atheis di luar sana menciptakan sebuah 'profesi' bernama filantropi (philantropy), yaitu tindakan seseorang yang menyumbangkan waktu, uang dan tenaganya untuk menolong orang lain atas nama rasa kemanusiaan. See? Begitu dahsyatnya kebahagiaan yang muncul dalam diri seseorang ketika bersedekah, hingga para miliarder dunia yang telah merasa cukup pada kehidupannya akan beralih untuk membahagiakan orang lain. Lantas apakah kita harus menunggu jadi miliarder terlebih dahulu untuk bersedekah? Pastinya tidak. Jika sebagian leluhur / nenek moyang kita mempercayai sedekah sebagai penolak bala (penolak keburukan, baik berupa musibah, kesakitan, serta hal buruk lainnya), maka Allah pun berfirman :

"Kamu tidak sekali-kali akan dapat mencapai (hakikat) kebajikan dan kebaktian (yang sempurna) sebelum kamu dermakan sebagian dari apa yang kamu sayangi. Dan sesuatu apa juga yang kamu dermakan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya." QS. Ali Imran : 92

Sedangkan perintah sedekah di saat sempit (tertimpa musibah, masalah, sakit, kesusahan) juga dengan nyata difirmankan dalam ayatNYA :

 "Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan." QS. Ath-Thalaq : 7

Dengan berbagi melalui sedekah, hati kita menjadi lapang dan gembira. Hati yang gembira adalah obat terbaik bagi segala penyakit dan imun terkuat bagi tubuh kita. Bahkan dalam sebuah hadits dikatakan bahwa 50% penolong hidupmu adalah sedekah.

So, selain investasi tabungan jangan lupakan investasi harta dan jiwa kita untuk kesehatan, ya!

Related

Tips 7936551130555591676

Post a Comment

  1. Bersedekah, salah satu investasi yang gabisa dikalkulasi juga ya mbak. Menjaga jiwa raga agar tetap sehat, amin...

    ReplyDelete
  2. Setuju banget poin poinnya.
    Cakep banget nih infonya. Dan sangat bermanfaat. Thank for sharing ya

    ReplyDelete
  3. Tips yang sederhana tapi manfaatnya luar biasa.
    Jadi penjaga kesehatan selalu prima, walo masih di tengah pandemi.

    ReplyDelete
  4. Bener banget nih mbak poin2 yang dijabarkan mbak Nurul. Investasi nggak melulu soal uang. Badan yang sehat pun investasi. Coba kalau sakit, bakalan lebih mahal. Begitu juga sedekah, secara gak langsung sudah investasi dunia akhirat ya mbak.

    ReplyDelete
  5. Iya mbak setuju dg bersedekah ada kebahagiaan yg luar biasa Krn bisa membantu Orla dan bisa memicu hormon kebahagiaan... investasi kesehatan penting bgt y

    ReplyDelete
  6. Bener banget mbaa, investasi kesehatan tak melulu harus soal uang, asuransi atau apa lah itu. Jaga kesehatan dengan cukup tidur, makan makanan bergizi, rutin olahraga juga termasuk investasi ya

    ReplyDelete
  7. Nah aku juga lebih suka bangun awal2 untuk menyelesaikan kerjaan daripada dibawa ngelembur. Yg ada badan capek kerjaan blm tentu beres

    ReplyDelete
  8. Siap mba, mantap nih insightnya. Betul sekali, tak semata-mata harta ya yang merupakan investasi yang kita miliki.

    ReplyDelete
  9. Waktu baca judulnya, apa nih investasi selain uang, kirain bakalan tentang emas atau saham. Ternyata Masya Allah 3 investasi untuk diri sendiri yang kadang terlupa. Thanks Mbak untuk remindernya :)

    ReplyDelete
  10. Setuju bgt sama tips mba nurul, investasi kesehatan itu perlu, gak melulu soal uang. Sehat2 mb nurul sekeluarga

    ReplyDelete
  11. Investasi itu mmg multiguna. Mau pilih yg mana, pastinya yg berguna utk hidup kita dunia dan akhirat. Tul ga?

    ReplyDelete
  12. Aku setuju mbak, poin2 yang dituliskan adalah sisi lain dari investasi uang, bahkan jauh lebih abadi dan berlipat nilainya. Barakallah mbak

    ReplyDelete

Hai, saya Nurul.
Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar pada artikel ini. Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Salam hangat.

emo-but-icon

Member of

Member of

Part of

Blogger Perempuan

Member of

Member of
Blogger Perempuan Semarang

Random Artikel

item