Tahun Kedua Belajar Dari Rumah, Orangtua Bisa Apa?

Sepertinya tahun ajaran baru 2021/2022 akan menjadi hari patah hati para orangtua di seluruh nusantara. Apa lagi, kalau bukan disebabkan bat...

Tahun Kedua Belajar Dari Rumah, Orangtua Bisa Apa?
Sepertinya tahun ajaran baru 2021/2022 akan menjadi hari patah hati para orangtua di seluruh nusantara. Apa lagi, kalau bukan disebabkan batalnya Pertemuan Tatap Muka (PTM) yang sedianya telah direncanakan akan mulai berlaku di bulan Juli ini. Berbagai uji coba bahkan telah dilakukan di seluruh tingkatan sekolah, lengkap dengan aturan protokol kesehatan yang ketat. Namun apalah daya ketika Allah telah memberikan ketetapanNya, kita harus menerima fakta bahwa kasus infeksi Covid-19 justru melonjak tak terbendung, yang terus menguji kemampuan adaptasi manusia. Jadi di tahun kedua Belajar dari Rumah (BDR) ini orangtua bisa apa?

Hal terberat bagi saya selama mendampingi si Abang yang naik ke kelas VIII serta adiknya yang masuk kelas 4 SD adalah proses menanamkan konsep. Karena keterbatasan waktu belajar daring dengan Bapak/Ibu guru, membuat saya harus memastikan bahwa mereka betul-betul paham akan pelajaran hari ini. Dengan latar belakang yang bukan seorang guru, proses ini acap kali menguras emosi baik bagi orangtua maupun si anak sendiri. Hehehe.. Itulah mengapa di awal pandemi tahun lalu saya membuka diri untuk mulai mencoba aplikasi Ruangbelajar by Ruangguru.

Berawal dari coba mengunduh aplikasi Ruangguru untuk sekedar coba-coba, saya mengajak anak-anak melihat materi yang dapat disimak secara gratis, lalu mulai mengerjakan soal-soal yang tersedia per bab maupun di bank soal. Eh, kok ternyata seru! Ketika jawaban salah pun saya akan ikut belajar bersama mereka dengan mengulang kembali video pembelajaran yang ada. Karena kegiatan belajar jadi menyenangkan itulah akhirnya saya memutuskan untuk berlangganan. 

Baca juga : Belajar Dari Rumah dan Tangisan Ibu Bekerja

Mengapa harus memilih Ruang belajar?

1. Video Pembelajaran

Yang utama karena video pembelajarannya menarik dan disertai animasi lengkap dengan penjelasannya, sehingga memudahkan anak untuk menerima materi baru. Seperti cerita saya di atas, bahwa memperkenalkan konsep / materi baru adalah tantangan terbesar bagi kami para orangtua. Melalui video pembelajaran, anak bisa mengulang-ulang video sampai mereka paham. Jika bisa mendampingi, kita bisa menambahkan penjelasan dengan bahasa sehari-hari yang mudah dipahami. Ketika proses ini telah dilalui, maka kegiatan mengerjakan soal akan menjadi lebih mudah.

2. Bank Soal

Bank Soal termasuk fitur yang paling kami sukai. Begitu si kecil merasa mampu mengerjakan soal dalam satu bab, ia akan menjadi ketagihan untuk mengerjakan soal-soal yang lainnya. Kalau kegiatan mengerjakan soal bisa bikin ketagihan seperti saat mereka main game, bukankah itu keren?

3. Laporan Belajar

Jika bank soal adalah ranahnya anak-anak, maka orangtua dapat memantau tingkat pemahaman mereka melalui fitur Laporan Belajar. Udah semacam raport yang berisi evaluasi hasil belajar mereka, kita jadi tahu bagian-bagian mana yang perlu diulang kembali sampai anak betul-betul paham.

Tahun Kedua Belajar Dari Rumah, Orangtua Bisa Apa?
Ruangbelajar by Ruangguru

4. Jadwal Belajar

Para ibu bekerja juga seperti saya akan sangat terbantu dengan adanya fitur Jadwal Belajar. Di sini kita dapat menyusun strategi pembelajaran per 3 bulan (tengah semester) atau sesuai dengan jadwal pembelajaran di sekolah, sehingga bisa berjalan beriringan.

5. Ruangguru PET & Ruangguru Adventure

Saat menggunakan aplikasi Ruangguru, jangan pernah khawatir anak akan merasa bosan, karena ada fitur Ruangguru PET. Tahu kan, permainan membesarkan hewan peliharaan? Nah pada fitur ini anak-anak juga akan diajak untuk mengerjakan misi hewan peliharaan. Dimana terdapat daftar misi harian yang disediakan di halaman evolusi hewan. Fitur ini dapat mendorong anak yang suka bermain game online untuk semangat dalam belajar, lho! Selain Ruangguru PET, di Ruangbelajar juga tersedia Ruangguru Adventure yang pastinya tak kalah seru.

6. Asah Otak

Selain dua permainan di atas, masih ada fitur Asah Otak. Fitur ini sangat coock untuk anak yang menyukai teka-teki dan memecahkan masalah. Tentunya masih berhubungan dengan materi yang telah dipelajari.

7. Adapto dan Konsep Kilat

Di bulan Juli 2021 ini, Ruangbelajar meluncurkan dua fitur baru, Adapto dan Konsep Kilat. Adapto bertujuan membantu anak untuk belajar sesuai kemampuan dan kecepatan masing-masing (tidak harus mengikuti kecepatan orang lain). Sedangkan Konsep Kilat dikhususkan bagi mereka yang akan menghadapi ujian akhir, yang berisi intisari dari pelajaran-pelajaran yang telah mereka baca sebelumnya.

Manfaat yang didapat dari Ruangbelajar?

Berdasar pengalaman saya, manfaat setelah menggunakan Ruangbelajar by Ruangguru di antaranya :

  • Proses belajar menjadi lebih menyenangkan
  • Video pembelajaran yang dapat diulang-ulang serta banyaknya soal, membuat anak lebih mudah paham
  • Tersedia berbagai permainan seru, sehingga anak tak mudah bosan
  • Hubungan orangtua dan anak lebih harmonis tanpa huru-hara di jam-jam belajar
  • Orangtua dapat fokus memberikan pendalaman dan evaluasi di bagian-bagian yang belum dipahami anak, bukan  seluruh bab
  • Makin merasakan bahwa proses belajar adalah hasil kerjasama dari orangtua dan anak
Tahun Kedua Belajar Dari Rumah, Orangtua Bisa Apa?
Semangat Tahun Ajaran Baru!
Lepas dari seberapa hebat guru les atau aplikasi yang kita gunakan, peran dan komitmen orangtua dalam mendampingi anak selama Belajar dari Rumah tetaplah yang utama. Membuat aturan dan jadwal kegiatan yang disepakati bersama merupakan PR awal orangtua sebelum memulai tahun ajaran baru ini. Semangat belajar ya, Parents!

Related

Ulasan 1002005248118607467

Post a Comment

  1. Saya teringat ada method of learning dalam kitab ta'lim karangan al zarnuji bunda...
    Ada pembagian yangbtermaktub dalam beberapa nadzomnya.. Diantaranya : ada syarat mencari ilmu, kemudian lingkungan, tata cara mencari teman, keutamaan ilmu dan Orang yang berilmu dll...
    Terima kasih inspirasinya bunda

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, terima kasih referensinya Ustadz. Nah salah satu PR besar juga nih perihal syarat mencari ilmu, Adab sebelum Ilmu. Rasa-rasanyanya mulai banyak ditinggalkan..

      Delete

Hai, saya Nurul.
Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar pada artikel ini. Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Salam hangat.

emo-but-icon

Member of

Member of

Part of

Blogger Perempuan

Member of

Member of
Blogger Perempuan Semarang

Follow by Email

Random Artikel

item